<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ledakan Diduga Petasan Tewaskan 1 Orang di Malang, Suara Letusan hingga Radius 15 Km</title><description>Ledakan keras diduga dari petasan menewaskan satu orang di Dusun Pulosari, Sukosari, Kasembon.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/12/519/2779643/ledakan-diduga-petasan-tewaskan-1-orang-di-malang-suara-letusan-hingga-radius-15-km</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/12/519/2779643/ledakan-diduga-petasan-tewaskan-1-orang-di-malang-suara-letusan-hingga-radius-15-km"/><item><title>Ledakan Diduga Petasan Tewaskan 1 Orang di Malang, Suara Letusan hingga Radius 15 Km</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/12/519/2779643/ledakan-diduga-petasan-tewaskan-1-orang-di-malang-suara-letusan-hingga-radius-15-km</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/12/519/2779643/ledakan-diduga-petasan-tewaskan-1-orang-di-malang-suara-letusan-hingga-radius-15-km</guid><pubDate>Minggu 12 Maret 2023 11:15 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/12/519/2779643/ledakan-diduga-petasan-tewaskan-1-orang-di-malang-suara-letusan-hingga-radius-15-km-APmyWQsVor.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ledakan diduga petasan terjadi di Malang. (Foto: Avirista Midaada)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/12/519/2779643/ledakan-diduga-petasan-tewaskan-1-orang-di-malang-suara-letusan-hingga-radius-15-km-APmyWQsVor.jpg</image><title>Ledakan diduga petasan terjadi di Malang. (Foto: Avirista Midaada)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8xMi8xLzE2NDE2OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
MALANG - Ledakan keras diduga dari petasan menewaskan satu orang di Dusun Pulosari, Sukosari, Kasembon, Malang, Jatim. Selain korban tewas, ledakan dahsyat itu juga menyebabkan tiga orang terluka.

Ledakan dilaporkan terjadi pada Sabtu (11/3/2023) malam pukul 18.40 WIB. Sumber ledakan berasal dari rumah warga bernama Hasan. Warga mengungkapkan suara ledakan terdengar hingga radius 15 Km.

Pantauan di lokasi kejadian pada Minggu (12/3/2023), garis polisi terpasang berjarak 10 meter dari lokasi kejadian. Sementara sejumlah petugas kepolisian berjaga di sekitar area ledakan.

BACA JUGA:
Ledakan Dahsyat di Pasar Bangladesh Tewaskan Setidaknya 15 Orang

Beberapa masyarakat juga membantu proses pembersihan puing-puing material dari rumah yang terdampak ledakan. Sementara satu unit mobil Gegana masih bersiaga di sekitar lokasi ledakan.

Beberapa warga dan awak media yang mendekat area lokasi diminta menjauh. Sebab kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyisiran bersama tim Gegana Polda Jawa Timu, untuk mencari benda atau bahan berbahaya lainnya.

Sukasto, warga Desa Bayem menuturkan, ledakan diduga dari petasan terdengar hingga radius 5 kilometer. Kejadian nahas terjadi bakda Magrib.

&quot;Kejadiannya habis Magriban, itu dari rumah saya terdengar dua kali, jarak dari rumah saya itu 6 kilometer, saya di desa sebelah,&quot; kata Sukasto.

BACA JUGA:
Korban Tewas Ledakan Depo Pertamina Plumpang Alami Luka Bakar Stadium 4

Hal serupa diceritakan Wiwik, warga Kandangan yang masih keluarga dengan korban. Menurutnya, dari rumahnya di Kandangan yang berjarak 15 kilometer saja suara ledakan terdengar dua kali.

&quot;Dari rumah dua kali terdengar ledakan, yang keras itu yang kedua. Rumah saya di Kandangan Kediri, terdengar jelas, jaraknya ya ada 15 kilometeran,&quot; tutur Wiwik.&amp;nbsp;Dirinya membenarkan rumah yang menjadi lokasi ledakan merupakan milik nenek dari korban ledakan petasan bernama Ahmad Hasan Rifai (20).



&quot;Dia itu tinggalnya di Pare, kadang ke sini, kalau di Pare ikut ibunya kerja di sawah. Saya nggak tahu kalau dia itu buat mercon,&quot; kata dia.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8xMi8xLzE2NDE2OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
MALANG - Ledakan keras diduga dari petasan menewaskan satu orang di Dusun Pulosari, Sukosari, Kasembon, Malang, Jatim. Selain korban tewas, ledakan dahsyat itu juga menyebabkan tiga orang terluka.

Ledakan dilaporkan terjadi pada Sabtu (11/3/2023) malam pukul 18.40 WIB. Sumber ledakan berasal dari rumah warga bernama Hasan. Warga mengungkapkan suara ledakan terdengar hingga radius 15 Km.

Pantauan di lokasi kejadian pada Minggu (12/3/2023), garis polisi terpasang berjarak 10 meter dari lokasi kejadian. Sementara sejumlah petugas kepolisian berjaga di sekitar area ledakan.

BACA JUGA:
Ledakan Dahsyat di Pasar Bangladesh Tewaskan Setidaknya 15 Orang

Beberapa masyarakat juga membantu proses pembersihan puing-puing material dari rumah yang terdampak ledakan. Sementara satu unit mobil Gegana masih bersiaga di sekitar lokasi ledakan.

Beberapa warga dan awak media yang mendekat area lokasi diminta menjauh. Sebab kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyisiran bersama tim Gegana Polda Jawa Timu, untuk mencari benda atau bahan berbahaya lainnya.

Sukasto, warga Desa Bayem menuturkan, ledakan diduga dari petasan terdengar hingga radius 5 kilometer. Kejadian nahas terjadi bakda Magrib.

&quot;Kejadiannya habis Magriban, itu dari rumah saya terdengar dua kali, jarak dari rumah saya itu 6 kilometer, saya di desa sebelah,&quot; kata Sukasto.

BACA JUGA:
Korban Tewas Ledakan Depo Pertamina Plumpang Alami Luka Bakar Stadium 4

Hal serupa diceritakan Wiwik, warga Kandangan yang masih keluarga dengan korban. Menurutnya, dari rumahnya di Kandangan yang berjarak 15 kilometer saja suara ledakan terdengar dua kali.

&quot;Dari rumah dua kali terdengar ledakan, yang keras itu yang kedua. Rumah saya di Kandangan Kediri, terdengar jelas, jaraknya ya ada 15 kilometeran,&quot; tutur Wiwik.&amp;nbsp;Dirinya membenarkan rumah yang menjadi lokasi ledakan merupakan milik nenek dari korban ledakan petasan bernama Ahmad Hasan Rifai (20).



&quot;Dia itu tinggalnya di Pare, kadang ke sini, kalau di Pare ikut ibunya kerja di sawah. Saya nggak tahu kalau dia itu buat mercon,&quot; kata dia.



</content:encoded></item></channel></rss>
