<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Berawal Saling Olok, Santri Usia 5 Tahun Dibacok Celurit di Blitar</title><description>Polres Blitar tengah menyelidiki kasus ini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/12/519/2779692/berawal-saling-olok-santri-usia-5-tahun-dibacok-celurit-di-blitar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/12/519/2779692/berawal-saling-olok-santri-usia-5-tahun-dibacok-celurit-di-blitar"/><item><title>Berawal Saling Olok, Santri Usia 5 Tahun Dibacok Celurit di Blitar</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/12/519/2779692/berawal-saling-olok-santri-usia-5-tahun-dibacok-celurit-di-blitar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/12/519/2779692/berawal-saling-olok-santri-usia-5-tahun-dibacok-celurit-di-blitar</guid><pubDate>Minggu 12 Maret 2023 13:29 WIB</pubDate><dc:creator>Solichan Arif</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/12/519/2779692/berawal-saling-olok-santri-usia-5-tahun-dibacok-celurit-di-blitar-4hSu7Wa761.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Dok Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/12/519/2779692/berawal-saling-olok-santri-usia-5-tahun-dibacok-celurit-di-blitar-4hSu7Wa761.jpeg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Dok Okezone.com)</title></images><description>BLITAR&amp;nbsp;- Seorang santri di lingkungan Pondok Pesantren di wilayah Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, diduga menjadi korban pembacokan. Polres Blitar tengah menyelidiki kasus ini.

BACA JUGA:
Rekonstruksi Penganiayaan David, Shane Bantah Provokasi Mario soal Free Kick

Korban yang masih bocah mengalami luka bacok pada tangan. Penganiayaan dengan sebilah celurit di lingkungan pesantren itu diduga dipicu aksi saling olok.

&amp;ldquo;Saat ini kita masih melakukan penyelidikan,&amp;rdquo; ujar Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Tika Pusvita Sari kepada wartawan Minggu (12/3/2023).

Korban diketahui berusia lima tahun, warga Kecamatan Gandusari. Tangan bocah kecil itu robek dan bercucuran darah. Dari pemeriksaan terungkap, luka pada tangan korban akibat dibacok clurit oleh santri berusia 14 tahun.

Belum diketahui pasti penyebab pertikaian. Informasi yang diperoleh dari keterangan saksi, sebelumnya kedua santri sempat terlibat saling olok.

BACA JUGA:
 Rekonstruksi Penganiayaan David, Mario ke Shane: Gw Mau Mukulin Orang Nih&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Diduga karena jengkel, pelaku tiba-tiba menyambar celurit dan spontan membacok tangan korban. Pertikaian itu sontak membuat heboh seisi pesantren.

Mengetahui kondisi tangan anaknya yang menderita luka bacok, orang tua korban memutuskan melapor ke kepolisian.

&amp;ldquo;Ibu korban melapor ke Mapolres Blitar,&amp;rdquo; ungkap Tika.&amp;nbsp;Dalam pemeriksaan, petugas mengamankan baju koko warna hitam putih milik korban sebagai alat bukti. Korban juga dibawa ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Blitar untuk menjalani perawatan luka yang diderita sekaligus dilakukan visum.



Menurut Tika, saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman penyelidikan. Polisi juga masih meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk pengurus pondok pesantren.</description><content:encoded>BLITAR&amp;nbsp;- Seorang santri di lingkungan Pondok Pesantren di wilayah Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, diduga menjadi korban pembacokan. Polres Blitar tengah menyelidiki kasus ini.

BACA JUGA:
Rekonstruksi Penganiayaan David, Shane Bantah Provokasi Mario soal Free Kick

Korban yang masih bocah mengalami luka bacok pada tangan. Penganiayaan dengan sebilah celurit di lingkungan pesantren itu diduga dipicu aksi saling olok.

&amp;ldquo;Saat ini kita masih melakukan penyelidikan,&amp;rdquo; ujar Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Tika Pusvita Sari kepada wartawan Minggu (12/3/2023).

Korban diketahui berusia lima tahun, warga Kecamatan Gandusari. Tangan bocah kecil itu robek dan bercucuran darah. Dari pemeriksaan terungkap, luka pada tangan korban akibat dibacok clurit oleh santri berusia 14 tahun.

Belum diketahui pasti penyebab pertikaian. Informasi yang diperoleh dari keterangan saksi, sebelumnya kedua santri sempat terlibat saling olok.

BACA JUGA:
 Rekonstruksi Penganiayaan David, Mario ke Shane: Gw Mau Mukulin Orang Nih&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Diduga karena jengkel, pelaku tiba-tiba menyambar celurit dan spontan membacok tangan korban. Pertikaian itu sontak membuat heboh seisi pesantren.

Mengetahui kondisi tangan anaknya yang menderita luka bacok, orang tua korban memutuskan melapor ke kepolisian.

&amp;ldquo;Ibu korban melapor ke Mapolres Blitar,&amp;rdquo; ungkap Tika.&amp;nbsp;Dalam pemeriksaan, petugas mengamankan baju koko warna hitam putih milik korban sebagai alat bukti. Korban juga dibawa ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Blitar untuk menjalani perawatan luka yang diderita sekaligus dilakukan visum.



Menurut Tika, saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman penyelidikan. Polisi juga masih meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk pengurus pondok pesantren.</content:encoded></item></channel></rss>
