<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mengaku Ingin Dapat Pengampunan Dosa, Seorang Pria Terobos Makam Pendiri Uni Soviet</title><description>Pria itu diserahkan ke petugas medis untuk diperiksa kejiwaannya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/13/18/2780410/mengaku-ingin-dapat-pengampunan-dosa-seorang-pria-terobos-makam-pendiri-uni-soviet</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/13/18/2780410/mengaku-ingin-dapat-pengampunan-dosa-seorang-pria-terobos-makam-pendiri-uni-soviet"/><item><title>Mengaku Ingin Dapat Pengampunan Dosa, Seorang Pria Terobos Makam Pendiri Uni Soviet</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/13/18/2780410/mengaku-ingin-dapat-pengampunan-dosa-seorang-pria-terobos-makam-pendiri-uni-soviet</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/13/18/2780410/mengaku-ingin-dapat-pengampunan-dosa-seorang-pria-terobos-makam-pendiri-uni-soviet</guid><pubDate>Senin 13 Maret 2023 18:33 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/13/18/2780410/mengaku-ingin-dapat-pengampunan-dosa-seorang-pria-terobos-makam-pendiri-uni-soviet-hlxzuRukF4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jasad Vladimir Lenin yang dibaringkan di mausoleum di Moskow, Rusia. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/13/18/2780410/mengaku-ingin-dapat-pengampunan-dosa-seorang-pria-terobos-makam-pendiri-uni-soviet-hlxzuRukF4.jpg</image><title>Jasad Vladimir Lenin yang dibaringkan di mausoleum di Moskow, Rusia. (Foto: Reuters)</title></images><description>MOSKOW - Seorang pria yang mencoba mencari &amp;ldquo;pengampunan&amp;rdquo; dari dosa-dosanya mencoba menerobos masuk ke mausoleum Vladimir Lenin di Lapangan Merah di Moskow pada Sabtu, (11/3/2023), menurut laporan media Rusia.

BACA JUGA:
Pria Mabuk Satroni Makam Lenin, Curi Jasad Pendiri Uni Soviet

Pria berusia 28 tahun, yang tampaknya menderita gangguan jiwa, mencoba mendobrak makam pendiri Uni Soviet itu pada pagi hari. Pria itu berperilaku tidak menentu dan mengklaim bahwa dia memiliki masalah spiritual yang penting untuk didiskusikan dengan mendiang pemimpin Soviet itu, kata seorang sumber polisi kepada TASS.
Dia &quot;berniat memasuki mausoleum, di mana, menurutnya, Vladimir Lenin seharusnya membebaskannya dari dosa-dosanya,&quot; kata sumber itu sebagaimana dilansir RT. Namun, pria itu dihentikan oleh penegak hukum sebelum dia bisa memasuki makam dan diserahkan kepada tenaga medis untuk pemeriksaan kejiwaan.

BACA JUGA:
Sejarah Hari Ini: Pendiri Uni Soviet, Vladimir Lenin Meninggal Dunia

Insiden aneh itu terjadi lebih dari sebulan setelah pria lain mencoba menerobos Mausoleum ikonik itu.Pada 6 Februari, seorang laki-laki mabuk berusaha masuk ke mausoleum sambil mengoceh dan &amp;ldquo;membangunkan&amp;rdquo; Lenin. Pria itu ditangkap dan mengakui niatnya untuk mencuri tubuh Lenin dari makam, namun gagal memberikan motifnya.
Mausoleum granit merah dibangun pada 1930 di sebelah tembok Kremlin yang menghadap Lapangan Merah, menggantikan makam kayu sementara yang digunakan untuk memajang jasad pemimpin revolusi Komunis tahun 1917 yang dibalsem. Lahir Vladimir Ilyich Ulyanov, revolusioner meninggal pada tahun 1924, tak lama setelah Uni Soviet didirikan.

</description><content:encoded>MOSKOW - Seorang pria yang mencoba mencari &amp;ldquo;pengampunan&amp;rdquo; dari dosa-dosanya mencoba menerobos masuk ke mausoleum Vladimir Lenin di Lapangan Merah di Moskow pada Sabtu, (11/3/2023), menurut laporan media Rusia.

BACA JUGA:
Pria Mabuk Satroni Makam Lenin, Curi Jasad Pendiri Uni Soviet

Pria berusia 28 tahun, yang tampaknya menderita gangguan jiwa, mencoba mendobrak makam pendiri Uni Soviet itu pada pagi hari. Pria itu berperilaku tidak menentu dan mengklaim bahwa dia memiliki masalah spiritual yang penting untuk didiskusikan dengan mendiang pemimpin Soviet itu, kata seorang sumber polisi kepada TASS.
Dia &quot;berniat memasuki mausoleum, di mana, menurutnya, Vladimir Lenin seharusnya membebaskannya dari dosa-dosanya,&quot; kata sumber itu sebagaimana dilansir RT. Namun, pria itu dihentikan oleh penegak hukum sebelum dia bisa memasuki makam dan diserahkan kepada tenaga medis untuk pemeriksaan kejiwaan.

BACA JUGA:
Sejarah Hari Ini: Pendiri Uni Soviet, Vladimir Lenin Meninggal Dunia

Insiden aneh itu terjadi lebih dari sebulan setelah pria lain mencoba menerobos Mausoleum ikonik itu.Pada 6 Februari, seorang laki-laki mabuk berusaha masuk ke mausoleum sambil mengoceh dan &amp;ldquo;membangunkan&amp;rdquo; Lenin. Pria itu ditangkap dan mengakui niatnya untuk mencuri tubuh Lenin dari makam, namun gagal memberikan motifnya.
Mausoleum granit merah dibangun pada 1930 di sebelah tembok Kremlin yang menghadap Lapangan Merah, menggantikan makam kayu sementara yang digunakan untuk memajang jasad pemimpin revolusi Komunis tahun 1917 yang dibalsem. Lahir Vladimir Ilyich Ulyanov, revolusioner meninggal pada tahun 1924, tak lama setelah Uni Soviet didirikan.

</content:encoded></item></channel></rss>
