<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ramai-Ramai Menolak Penundaan Pemilu 2024, Pengamat Politik: Wajar karena Melanggar UUD 1945   </title><description>Keputusan Majelis Hakim PN Jakpus memunda pemilu membuat banyak pihak resah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/13/337/2779949/ramai-ramai-menolak-penundaan-pemilu-2024-pengamat-politik-wajar-karena-melanggar-uud-1945</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/13/337/2779949/ramai-ramai-menolak-penundaan-pemilu-2024-pengamat-politik-wajar-karena-melanggar-uud-1945"/><item><title>Ramai-Ramai Menolak Penundaan Pemilu 2024, Pengamat Politik: Wajar karena Melanggar UUD 1945   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/13/337/2779949/ramai-ramai-menolak-penundaan-pemilu-2024-pengamat-politik-wajar-karena-melanggar-uud-1945</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/13/337/2779949/ramai-ramai-menolak-penundaan-pemilu-2024-pengamat-politik-wajar-karena-melanggar-uud-1945</guid><pubDate>Senin 13 Maret 2023 08:04 WIB</pubDate><dc:creator>Amelia Hermawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/13/337/2779949/ramai-ramai-menolak-penundaan-pemilu-2024-pengamat-politik-wajar-karena-melanggar-uud-1945-cTffsFZUad.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Special Dialogue Okezone.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/13/337/2779949/ramai-ramai-menolak-penundaan-pemilu-2024-pengamat-politik-wajar-karena-melanggar-uud-1945-cTffsFZUad.jpg</image><title>Special Dialogue Okezone.</title></images><description>JAKARTA - Isu Penundaan Pemilu 2024 menjadi topik yang hangat diperbincangkan oleh masyarakat akhir-akhir ini. Keputusan Majelis Hakim PN Jakpus memunda pemilu membuat banyak pihak resah.

Keputusan tersebut berhasil menyita perhatian publik. Baik masyarakat, pakar hukum maupun tokoh partai politik menganggap keputusan ini merugikan dan tidak sesuai dengan konstitusi yang ada.

BACA JUGA:
KY Diminta Objektif Periksa Hakim PN Jakpus yang Perintahkan Tunda Pemilu 2024

Reaksi dari partai politik pun bermunculan saat mendengar isu yang beredar mengenai penundaan pemilu 2024. Banyak partai yang menolak bila pemilu ditunda hingga 2025 mendatang.

Pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio membenarkan hal tersebut dana Special Dialogue Okezone.

BACA JUGA:
Penundaan Pemilu Timbulkan Kegaduhan Politik, Harus Cepat Diselesaikan!

&amp;ldquo;Ya, menurut saya reaksi mereka tidak terlalu berlebihan, sudah bisa ditebak. Mereka juga menolak isu ini karena melanggar Undang-Undang 1945,&amp;rdquo; ucapnya.

Hendri juga berharap isu ini segera terselesaikan agar tak menimbulkan kegaduhan.</description><content:encoded>JAKARTA - Isu Penundaan Pemilu 2024 menjadi topik yang hangat diperbincangkan oleh masyarakat akhir-akhir ini. Keputusan Majelis Hakim PN Jakpus memunda pemilu membuat banyak pihak resah.

Keputusan tersebut berhasil menyita perhatian publik. Baik masyarakat, pakar hukum maupun tokoh partai politik menganggap keputusan ini merugikan dan tidak sesuai dengan konstitusi yang ada.

BACA JUGA:
KY Diminta Objektif Periksa Hakim PN Jakpus yang Perintahkan Tunda Pemilu 2024

Reaksi dari partai politik pun bermunculan saat mendengar isu yang beredar mengenai penundaan pemilu 2024. Banyak partai yang menolak bila pemilu ditunda hingga 2025 mendatang.

Pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio membenarkan hal tersebut dana Special Dialogue Okezone.

BACA JUGA:
Penundaan Pemilu Timbulkan Kegaduhan Politik, Harus Cepat Diselesaikan!

&amp;ldquo;Ya, menurut saya reaksi mereka tidak terlalu berlebihan, sudah bisa ditebak. Mereka juga menolak isu ini karena melanggar Undang-Undang 1945,&amp;rdquo; ucapnya.

Hendri juga berharap isu ini segera terselesaikan agar tak menimbulkan kegaduhan.</content:encoded></item></channel></rss>
