<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Kepala BNPT Sebut Ada Parpol Baru yang Terafiliasi Kelompok Teroris   </title><description>Boy Rafli Amar mengatakan, terdapat anggota partai politik baru ternyata terindikasi dengan jaringan terorisme.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/13/337/2780324/kepala-bnpt-sebut-ada-parpol-baru-yang-terafiliasi-kelompok-teroris</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/13/337/2780324/kepala-bnpt-sebut-ada-parpol-baru-yang-terafiliasi-kelompok-teroris"/><item><title> Kepala BNPT Sebut Ada Parpol Baru yang Terafiliasi Kelompok Teroris   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/13/337/2780324/kepala-bnpt-sebut-ada-parpol-baru-yang-terafiliasi-kelompok-teroris</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/13/337/2780324/kepala-bnpt-sebut-ada-parpol-baru-yang-terafiliasi-kelompok-teroris</guid><pubDate>Senin 13 Maret 2023 16:37 WIB</pubDate><dc:creator>Bachtiar Rojab</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/13/337/2780324/kepala-bnpt-sebut-ada-parpol-baru-yang-terafiliasi-kelompok-teroris-TC7tINxsjm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala BNPT, Boy Rafli Amar (foto: MPI/Bachtiar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/13/337/2780324/kepala-bnpt-sebut-ada-parpol-baru-yang-terafiliasi-kelompok-teroris-TC7tINxsjm.jpg</image><title>Kepala BNPT, Boy Rafli Amar (foto: MPI/Bachtiar)</title></images><description>

JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Boy Rafli Amar mengatakan, terdapat anggota partai politik baru ternyata terindikasi dengan jaringan terorisme.

&amp;ldquo;Terafiliasi ya. Jadi beberapa yang tidak lolos itu yang kami katakan ada indikasi,&amp;rdquo; ujar Boy kepada wartawan, Senin (13/3/2023).

BACA JUGA:
BNPT Minta Aparat Tak Ragu Terapkan Hukum Terorisme untuk KKB di Papua

Oleh karena itu, Boy meminta kepada setiap intansi perlu meningkatkan kewaspadaan. Sebab, jangan sampai bermunculan partai baru yang ternyata berlatar belakang orang-orang yang terindikasi terorisme.

&amp;ldquo;Kita harus jaga ke depan jangan sampai membentuk partai baru, tetapi pengurusnya latar belakangnya kelompok intoleran, radikal, teroris. Backgroundnya ya, pengurusnya ya. Belom lagi platform, azas partai tentu tidak boleh lepas dari ideologi negara pancasila,&amp;rdquo; paparnya.

BACA JUGA:
 Polri Waspadai Ancaman Terorisme saat Pemilu 2024&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Kendati demikian, Boy menambahkan, meski adanya indikasi tersebut. Namun, Ia meyakini tidak ada partai-partai yang lolos verifikasi yang masuk dalam afiliasi terorisme tersebut.

&amp;ldquo;Karena kita sudah dapat  informasi dari awal dan insyallah yang lolos ini sifatnya clear,&amp;rdquo; katanya.

Adapun partai-partai yang lolos tersebut di antaranya, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Perindo, Partai NasDem, Partai Bulan Bintang (PBB), dan Partai Kebangkitan Nusantara (PKN).



Kemudian, Partai Garda Perubahan Indonesia, Partai Demokrat, Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).



Terakhir, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Buruh, dan Partai Ummat.

</description><content:encoded>

JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Boy Rafli Amar mengatakan, terdapat anggota partai politik baru ternyata terindikasi dengan jaringan terorisme.

&amp;ldquo;Terafiliasi ya. Jadi beberapa yang tidak lolos itu yang kami katakan ada indikasi,&amp;rdquo; ujar Boy kepada wartawan, Senin (13/3/2023).

BACA JUGA:
BNPT Minta Aparat Tak Ragu Terapkan Hukum Terorisme untuk KKB di Papua

Oleh karena itu, Boy meminta kepada setiap intansi perlu meningkatkan kewaspadaan. Sebab, jangan sampai bermunculan partai baru yang ternyata berlatar belakang orang-orang yang terindikasi terorisme.

&amp;ldquo;Kita harus jaga ke depan jangan sampai membentuk partai baru, tetapi pengurusnya latar belakangnya kelompok intoleran, radikal, teroris. Backgroundnya ya, pengurusnya ya. Belom lagi platform, azas partai tentu tidak boleh lepas dari ideologi negara pancasila,&amp;rdquo; paparnya.

BACA JUGA:
 Polri Waspadai Ancaman Terorisme saat Pemilu 2024&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Kendati demikian, Boy menambahkan, meski adanya indikasi tersebut. Namun, Ia meyakini tidak ada partai-partai yang lolos verifikasi yang masuk dalam afiliasi terorisme tersebut.

&amp;ldquo;Karena kita sudah dapat  informasi dari awal dan insyallah yang lolos ini sifatnya clear,&amp;rdquo; katanya.

Adapun partai-partai yang lolos tersebut di antaranya, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Perindo, Partai NasDem, Partai Bulan Bintang (PBB), dan Partai Kebangkitan Nusantara (PKN).



Kemudian, Partai Garda Perubahan Indonesia, Partai Demokrat, Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).



Terakhir, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Buruh, dan Partai Ummat.

</content:encoded></item></channel></rss>
