<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jenderal Kopassus Pemburu Teroris KKB Ultimatum Egianus Kogoya Bebaskan Pilot Susi Air</title><description>Dia meminta Egianus Kogoya jangan menyakiti masyarakat karena mereka ingin hidup bebas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/13/340/2780138/jenderal-kopassus-pemburu-teroris-kkb-ultimatum-egianus-kogoya-bebaskan-pilot-susi-air</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/13/340/2780138/jenderal-kopassus-pemburu-teroris-kkb-ultimatum-egianus-kogoya-bebaskan-pilot-susi-air"/><item><title>Jenderal Kopassus Pemburu Teroris KKB Ultimatum Egianus Kogoya Bebaskan Pilot Susi Air</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/13/340/2780138/jenderal-kopassus-pemburu-teroris-kkb-ultimatum-egianus-kogoya-bebaskan-pilot-susi-air</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/13/340/2780138/jenderal-kopassus-pemburu-teroris-kkb-ultimatum-egianus-kogoya-bebaskan-pilot-susi-air</guid><pubDate>Senin 13 Maret 2023 13:06 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/13/340/2780138/jenderal-kopassus-pemburu-teroris-kkb-ultimatum-egianus-kogoya-bebaskan-pilot-susi-air-6xSfsLJfG0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Brigjen JO Sembiring/Tangkapan layar media sosial</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/13/340/2780138/jenderal-kopassus-pemburu-teroris-kkb-ultimatum-egianus-kogoya-bebaskan-pilot-susi-air-6xSfsLJfG0.jpg</image><title>Brigjen JO Sembiring/Tangkapan layar media sosial</title></images><description>


AGATS &amp;ndash; Komandan Resor Militer 172/Praja Wira Yakthi (Danrem 172 PWY) Brigjen TNI JO Sembiring menegaskan tidak ada penambahan pasukan untuk membebaskan sandera Pilot Susi Air Kapten Philips Mark Marthens.
&quot;Kami lebih memberdayakan prajurit yang ada saat ini,&quot; kata JO Sembiring dilansir Antara, Senin (13/3/2023).

BACA JUGA:
Syarat Pembebasan oleh KKB yang Diungkapkan Pilot Susi Air

Terkait insiden yang terjadi di Dekai, ia mengaku telah melakukan penambahan pasukan namun itu merupakan prajurit yang berada di bawah Korem 172.
Ia mengatakan TNI bersama Polri terus bersinergi untuk membebaskan sandera yang juga merupakan berkebangsaan Selandia Baru.
&quot;Egianus Kogoya, diminta menyerahkan diri ke polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya membunuh warga sipil,&quot; paparnya.
Dia meminta Egianus Kogoya jangan menyakiti masyarakat karena mereka ingin hidup bebas tanpa diliputi rasa ketakutan.

BACA JUGA:
Senyap! Jenderal Kopassus Sekat Pergerakan KKB di Nduga dan Lanny Jaya Cari Pilot Susi Air

&quot;Saya sudah perintahkan kepada prajurit untuk bertindak profesional dan terukur sehingga yang masuk dalam DPO yang ditangkap. Jangan lakukan kekerasan kepada masyarakat karena mereka takut terhadap kelompok kriminal bersenjata (KKB),&quot; katanya.
Jenderal bintang satu Kopassus ini menambahkan, data kekerasan yang dilakukan KKB Pimpinan Egianus Kogoya sudah terdata dan jumlahnya cukup banyak.
Saat ini, kepolisian sudah memiliki data terkait aksi kejahatan yang dilakukan Egianus sehingga sehingga dia masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).Hal senada diungkapkan Komandan Satgas Damai Cartenz Kombes Faizal Rahmadani yang mengaku lebih menerjunkan personel satgas dalam upaya pencarian dan pembebasan Pilot Susi Air yang disandera .
&quot;Tidak ada penambahan personel dan lebih mengedepankan anggota yang tergabung dalam Satgas Damai Cartenz, &quot; pungkasnya.</description><content:encoded>


AGATS &amp;ndash; Komandan Resor Militer 172/Praja Wira Yakthi (Danrem 172 PWY) Brigjen TNI JO Sembiring menegaskan tidak ada penambahan pasukan untuk membebaskan sandera Pilot Susi Air Kapten Philips Mark Marthens.
&quot;Kami lebih memberdayakan prajurit yang ada saat ini,&quot; kata JO Sembiring dilansir Antara, Senin (13/3/2023).

BACA JUGA:
Syarat Pembebasan oleh KKB yang Diungkapkan Pilot Susi Air

Terkait insiden yang terjadi di Dekai, ia mengaku telah melakukan penambahan pasukan namun itu merupakan prajurit yang berada di bawah Korem 172.
Ia mengatakan TNI bersama Polri terus bersinergi untuk membebaskan sandera yang juga merupakan berkebangsaan Selandia Baru.
&quot;Egianus Kogoya, diminta menyerahkan diri ke polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya membunuh warga sipil,&quot; paparnya.
Dia meminta Egianus Kogoya jangan menyakiti masyarakat karena mereka ingin hidup bebas tanpa diliputi rasa ketakutan.

BACA JUGA:
Senyap! Jenderal Kopassus Sekat Pergerakan KKB di Nduga dan Lanny Jaya Cari Pilot Susi Air

&quot;Saya sudah perintahkan kepada prajurit untuk bertindak profesional dan terukur sehingga yang masuk dalam DPO yang ditangkap. Jangan lakukan kekerasan kepada masyarakat karena mereka takut terhadap kelompok kriminal bersenjata (KKB),&quot; katanya.
Jenderal bintang satu Kopassus ini menambahkan, data kekerasan yang dilakukan KKB Pimpinan Egianus Kogoya sudah terdata dan jumlahnya cukup banyak.
Saat ini, kepolisian sudah memiliki data terkait aksi kejahatan yang dilakukan Egianus sehingga sehingga dia masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).Hal senada diungkapkan Komandan Satgas Damai Cartenz Kombes Faizal Rahmadani yang mengaku lebih menerjunkan personel satgas dalam upaya pencarian dan pembebasan Pilot Susi Air yang disandera .
&quot;Tidak ada penambahan personel dan lebih mengedepankan anggota yang tergabung dalam Satgas Damai Cartenz, &quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
