<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Panglima TNI Sebut Pilot Susi Air Tidak Terasa Diancam: Bajunya Ganti-Ganti Terus</title><description>Pilot maskapai Susi Air, Philips Mark Methrtens (37) masih berada di tangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/14/337/2780764/panglima-tni-sebut-pilot-susi-air-tidak-terasa-diancam-bajunya-ganti-ganti-terus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/14/337/2780764/panglima-tni-sebut-pilot-susi-air-tidak-terasa-diancam-bajunya-ganti-ganti-terus"/><item><title>Panglima TNI Sebut Pilot Susi Air Tidak Terasa Diancam: Bajunya Ganti-Ganti Terus</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/14/337/2780764/panglima-tni-sebut-pilot-susi-air-tidak-terasa-diancam-bajunya-ganti-ganti-terus</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/14/337/2780764/panglima-tni-sebut-pilot-susi-air-tidak-terasa-diancam-bajunya-ganti-ganti-terus</guid><pubDate>Selasa 14 Maret 2023 11:37 WIB</pubDate><dc:creator>Lukman Hakim</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/14/337/2780764/panglima-tni-sebut-pilot-susi-air-tidak-terasa-diancam-bajunya-ganti-ganti-terus-erXkfq7Aft.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Panglima TNI Laksamana Yudo Margono. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/14/337/2780764/panglima-tni-sebut-pilot-susi-air-tidak-terasa-diancam-bajunya-ganti-ganti-terus-erXkfq7Aft.jpg</image><title>Panglima TNI Laksamana Yudo Margono. (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8xMi8xLzE2NDE2MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

SURABAYA - Pilot maskapai Susi Air, Philips Mark Methrtens (37) masih berada di tangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Walau begitu, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menyebut kondisi Philips Mark Methrtens masih baik-baik saja.

&quot;Itu fotonya masih santai-santai saja gitu. Sepertinya tidak terasa diancam dan santai-santai saja. Bajunya juga ganti-ganti terus kemarin di foto,&quot; kata Yudo di sela kegiatan Karya Bakti Skala Besar Mabes TNI TA 2023 di Kabupaten Madiun, Sabtu (11/3/2023).


BACA JUGA:
Jenderal Kopassus Pemburu Teroris KKB Ultimatum Egianus Kogoya Bebaskan Pilot Susi Air


Walau begitu, pighak TNI-Polri masih terus melanjutkan operasi pencarian pilot berkebangsaan Selandia Baru tersebut. Pencarian melibatkan tim Satgas Damai Cartenz.

&amp;ldquo;Saya tidak mau terjadi korban. Karena dia (kelompok kriminal bersenjata) bukan gerombolan yang sendiri melawan. Tidak ada tim khusus, kami akan optimalkan Tim Satgas Damai Cartenz,&quot; tandas Yudo.

BACA JUGA:
5 Fakta Pilot Susi Air Bacakan Tuntutan KKB dan Syarat Pembebasan, Apa Isinya?&amp;nbsp; &amp;nbsp;


TNI memperluas wilayah pencarian Philips yang hingga kini masih disandera KKB Papua. Hingga saat ini, para pelaku penyanderaan terus berpindah-pindah bersama dengan Philips. Hal tersebut juga menjadi kendala dalam proses penyelamatan.

Terlebih, KKB kerap menyatu dengan masyarakat. Sehingga pihaknya harus berhati-hati dalam melakukan tindakan, terutama dalam membedakan masyarakat sipil dan anggota KKB.

&quot;Ada (perluasan wilayah pencarian). Kan kita enggak bisa menentukan oh di sini, oh di sini,&quot; kata Yudo saat di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (8/3/2022).
Pihaknya, kata dia, bisa saja langsung menyelamatkan Philips dengan menggunakan alutsista dan prajurit yang ada.



Namun karena penyelamatan ini bukan operasi militer, tindakan itu tidak bisa dilakukan. Sehingga masyarakat harus sabar. &quot;Ya harus sabar, ingat, ini bukan operasi militer,&quot; katanya.



Sebelumnya, KKB pimpinan Egianus Kogoya membakar pesawat milik Susi Air yang dipiloti Philip Merthens dan membawa lima penumpang dari Timika, pada Selasa 7 Februari 2023.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8xMi8xLzE2NDE2MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

SURABAYA - Pilot maskapai Susi Air, Philips Mark Methrtens (37) masih berada di tangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Walau begitu, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menyebut kondisi Philips Mark Methrtens masih baik-baik saja.

&quot;Itu fotonya masih santai-santai saja gitu. Sepertinya tidak terasa diancam dan santai-santai saja. Bajunya juga ganti-ganti terus kemarin di foto,&quot; kata Yudo di sela kegiatan Karya Bakti Skala Besar Mabes TNI TA 2023 di Kabupaten Madiun, Sabtu (11/3/2023).


BACA JUGA:
Jenderal Kopassus Pemburu Teroris KKB Ultimatum Egianus Kogoya Bebaskan Pilot Susi Air


Walau begitu, pighak TNI-Polri masih terus melanjutkan operasi pencarian pilot berkebangsaan Selandia Baru tersebut. Pencarian melibatkan tim Satgas Damai Cartenz.

&amp;ldquo;Saya tidak mau terjadi korban. Karena dia (kelompok kriminal bersenjata) bukan gerombolan yang sendiri melawan. Tidak ada tim khusus, kami akan optimalkan Tim Satgas Damai Cartenz,&quot; tandas Yudo.

BACA JUGA:
5 Fakta Pilot Susi Air Bacakan Tuntutan KKB dan Syarat Pembebasan, Apa Isinya?&amp;nbsp; &amp;nbsp;


TNI memperluas wilayah pencarian Philips yang hingga kini masih disandera KKB Papua. Hingga saat ini, para pelaku penyanderaan terus berpindah-pindah bersama dengan Philips. Hal tersebut juga menjadi kendala dalam proses penyelamatan.

Terlebih, KKB kerap menyatu dengan masyarakat. Sehingga pihaknya harus berhati-hati dalam melakukan tindakan, terutama dalam membedakan masyarakat sipil dan anggota KKB.

&quot;Ada (perluasan wilayah pencarian). Kan kita enggak bisa menentukan oh di sini, oh di sini,&quot; kata Yudo saat di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (8/3/2022).
Pihaknya, kata dia, bisa saja langsung menyelamatkan Philips dengan menggunakan alutsista dan prajurit yang ada.



Namun karena penyelamatan ini bukan operasi militer, tindakan itu tidak bisa dilakukan. Sehingga masyarakat harus sabar. &quot;Ya harus sabar, ingat, ini bukan operasi militer,&quot; katanya.



Sebelumnya, KKB pimpinan Egianus Kogoya membakar pesawat milik Susi Air yang dipiloti Philip Merthens dan membawa lima penumpang dari Timika, pada Selasa 7 Februari 2023.</content:encoded></item></channel></rss>
