<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Keracunan Massal di Jasinga Bogor, Korban 141 Orang!   </title><description>&quot;141 orang totalnya,&quot; kata Kepala Puskesmas Jasinga Noor Alya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/14/338/2781028/keracunan-massal-di-jasinga-bogor-korban-141-orang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/14/338/2781028/keracunan-massal-di-jasinga-bogor-korban-141-orang"/><item><title>Keracunan Massal di Jasinga Bogor, Korban 141 Orang!   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/14/338/2781028/keracunan-massal-di-jasinga-bogor-korban-141-orang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/14/338/2781028/keracunan-massal-di-jasinga-bogor-korban-141-orang</guid><pubDate>Selasa 14 Maret 2023 16:53 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/14/338/2781028/keracunan-massal-di-jasinga-bogor-korban-141-orang-fzjnp7q18r.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Keracunan massal di Bogor. (Foto: Dok Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/14/338/2781028/keracunan-massal-di-jasinga-bogor-korban-141-orang-fzjnp7q18r.jpg</image><title>Keracunan massal di Bogor. (Foto: Dok Ist)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8yOC8xLzE2MzQ4NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BOGOR &amp;ndash; Keracunan massal terjadi di Desa Pangradin, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor. Sebanyak 141 orang warga harus dilarikan ke puskesmas untuk menyantap makanan dari acara keagamaan.

&quot;141 orang totalnya,&quot; kata Kepala Puskesmas Jasinga Noor Alya dikonfirmasi, Selasa (14/3/2023).

BACA JUGA:
Kasus Keracunan di Badung Barat, 28 Warga Sudah Boleh Pulang

Dari jumlah tersebut, 39 orang di antaranya masih menjalani perawatan di puskesmas. Sedangkan, sisanya 102 orang sudah diperbolehkan pulang.

&quot;Kondisinya aman terkendali,&quot; tambahnya.

BACA JUGA:
Polisi Usut Penyebab Siswa SD Keracunan di Sekolah

Sampel makanan sudah diambil dan diserahkan kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor. Sampel itu akan diuji laboratorium untuk mengetahui penyebab keracunan.

&quot;Sudah, sampel sudah diserahkan ke Dinkes. Tadi juga tim Dinas juga datang ke sini,&quot; tutupnya.Camat Jasinga Santosa mengatakan bahwa pihaknya mendapat laporan adanya puluhan warga yang diduga mengalami gejala keracunan makanan sekira pukul 21.00 WIB pada Senin 13 Maret 2023.



&quot;Diduga dari makanan yang dihidangkan kegiatan keagamaan hari Minggu 12 Maret 2023,&quot; kata Santosa dalam keterangannya, Selasa (14/3/2023).</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8yOC8xLzE2MzQ4NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BOGOR &amp;ndash; Keracunan massal terjadi di Desa Pangradin, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor. Sebanyak 141 orang warga harus dilarikan ke puskesmas untuk menyantap makanan dari acara keagamaan.

&quot;141 orang totalnya,&quot; kata Kepala Puskesmas Jasinga Noor Alya dikonfirmasi, Selasa (14/3/2023).

BACA JUGA:
Kasus Keracunan di Badung Barat, 28 Warga Sudah Boleh Pulang

Dari jumlah tersebut, 39 orang di antaranya masih menjalani perawatan di puskesmas. Sedangkan, sisanya 102 orang sudah diperbolehkan pulang.

&quot;Kondisinya aman terkendali,&quot; tambahnya.

BACA JUGA:
Polisi Usut Penyebab Siswa SD Keracunan di Sekolah

Sampel makanan sudah diambil dan diserahkan kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor. Sampel itu akan diuji laboratorium untuk mengetahui penyebab keracunan.

&quot;Sudah, sampel sudah diserahkan ke Dinkes. Tadi juga tim Dinas juga datang ke sini,&quot; tutupnya.Camat Jasinga Santosa mengatakan bahwa pihaknya mendapat laporan adanya puluhan warga yang diduga mengalami gejala keracunan makanan sekira pukul 21.00 WIB pada Senin 13 Maret 2023.



&quot;Diduga dari makanan yang dihidangkan kegiatan keagamaan hari Minggu 12 Maret 2023,&quot; kata Santosa dalam keterangannya, Selasa (14/3/2023).</content:encoded></item></channel></rss>
