<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Heboh! Buaya Berukuran 2 Meter Masuk ke Permukiman Warga</title><description>Akibatnya, warga khawatir takut ada yang menjadi korban.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/14/340/2780752/heboh-buaya-berukuran-2-meter-masuk-ke-permukiman-warga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/14/340/2780752/heboh-buaya-berukuran-2-meter-masuk-ke-permukiman-warga"/><item><title>Heboh! Buaya Berukuran 2 Meter Masuk ke Permukiman Warga</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/14/340/2780752/heboh-buaya-berukuran-2-meter-masuk-ke-permukiman-warga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/14/340/2780752/heboh-buaya-berukuran-2-meter-masuk-ke-permukiman-warga</guid><pubDate>Selasa 14 Maret 2023 11:17 WIB</pubDate><dc:creator>USMAN Coddang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/14/340/2780752/heboh-buaya-berukuran-2-meter-masuk-ke-permukiman-warga-DqKsHDwtzf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: MNC Media</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/14/340/2780752/heboh-buaya-berukuran-2-meter-masuk-ke-permukiman-warga-DqKsHDwtzf.jpg</image><title>Foto: MNC Media</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wMi8xLzE2MzY2Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
TARAKAN- Seekor buaya dengan panjang kurang lebih dua meter masuk ke permukiman warga di Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Tarakan Barat, Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara).
Akibatnya, warga khawatir takut ada yang menjadi korban.  Hewan reptil itu pun langsung ditangkap dan diikat dengan tali.


BACA JUGA:
Viral Bocah Gendong Buaya Kayak Boneka, Netizen: Bukan Bocil Sembarangan


Seorang warga sekitar Satrio mengatakan, diduga buaya masuk ke permukiman karena ikut air pasang dari muara laut lalu naik ke darat.
&quot;Buaya sempat dihalau turun ke drainase, namun tidak lama kembali naik ke darat,&quot; katanya dikutip, Selasa (14/3/20230).


BACA JUGA:
Sedang Berjalan-jalan dengan Anjing Peliharaannya, Buaya Sepanjang 3 Meter Terkam Wanita Tua hingga Meninggal

Setelah ditangkap, kata dia, buaya diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan selanjutnya akan dilepasliarkan kembali ke habitatnya.
&amp;ldquo;Karena keberadaan buaya dianggap meresahkan, dan takut ada warga yang menjadi korban, buaya itu pun ditangkap dan akan kembali dilepas ke habitatnya,&amp;rdquo; pungkasnya.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wMi8xLzE2MzY2Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
TARAKAN- Seekor buaya dengan panjang kurang lebih dua meter masuk ke permukiman warga di Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Tarakan Barat, Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara).
Akibatnya, warga khawatir takut ada yang menjadi korban.  Hewan reptil itu pun langsung ditangkap dan diikat dengan tali.


BACA JUGA:
Viral Bocah Gendong Buaya Kayak Boneka, Netizen: Bukan Bocil Sembarangan


Seorang warga sekitar Satrio mengatakan, diduga buaya masuk ke permukiman karena ikut air pasang dari muara laut lalu naik ke darat.
&quot;Buaya sempat dihalau turun ke drainase, namun tidak lama kembali naik ke darat,&quot; katanya dikutip, Selasa (14/3/20230).


BACA JUGA:
Sedang Berjalan-jalan dengan Anjing Peliharaannya, Buaya Sepanjang 3 Meter Terkam Wanita Tua hingga Meninggal

Setelah ditangkap, kata dia, buaya diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan selanjutnya akan dilepasliarkan kembali ke habitatnya.
&amp;ldquo;Karena keberadaan buaya dianggap meresahkan, dan takut ada warga yang menjadi korban, buaya itu pun ditangkap dan akan kembali dilepas ke habitatnya,&amp;rdquo; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
