<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bakamla Evakuasi WNA dari Kapal Bendera Portugal di Perairan Selat Benggala</title><description>WNA merupakan ABK kapal MV. Herta. Ia dievakuasi personel Stasiun Bakamla Aceh bersama Tim SAR Gabungan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/14/340/2781212/bakamla-evakuasi-wna-dari-kapal-bendera-portugal-di-perairan-selat-benggala</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/14/340/2781212/bakamla-evakuasi-wna-dari-kapal-bendera-portugal-di-perairan-selat-benggala"/><item><title>Bakamla Evakuasi WNA dari Kapal Bendera Portugal di Perairan Selat Benggala</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/14/340/2781212/bakamla-evakuasi-wna-dari-kapal-bendera-portugal-di-perairan-selat-benggala</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/14/340/2781212/bakamla-evakuasi-wna-dari-kapal-bendera-portugal-di-perairan-selat-benggala</guid><pubDate>Selasa 14 Maret 2023 23:58 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/14/340/2781212/bakamla-evakuasi-wna-dari-kapal-bendera-portugal-di-perairan-selat-benggala-DlbFyBu2VU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bakamla RI evakuasi WNA dari kapal berbendera Portugal (Foto: Dok Bakamla)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/14/340/2781212/bakamla-evakuasi-wna-dari-kapal-bendera-portugal-di-perairan-selat-benggala-DlbFyBu2VU.jpg</image><title>Bakamla RI evakuasi WNA dari kapal berbendera Portugal (Foto: Dok Bakamla)</title></images><description>ACEH - Warga negara asing (WNA), Gillesfie Gasa Sta Ana (51) berkebangsaan Filipina dievakuasi dari kapal berbendera Portugal di Perairan Selat Benggala Aceh Besar, Selasa 14 Maret 2023.

WNA merupakan ABK kapal MV. Herta. Ia dievakuasi personel Stasiun Bakamla Aceh bersama Tim SAR Gabungan. Gillesfie Gasa Sta Ana (51) mengalami gangguan penglihatan mata, pusing dan sakit kepala akibat terkena trail block rantai mesin bagian salah satu kapal yang terlepas.

BACA JUGA:
Bantu Korban Longsor Natuna, Bakamla Angkut Ribuan Paket Sembako ke Pulau Serasan&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Kemudian, menghantam pelipis mata bagian kanan pada saat melakukan pengecekan dan pekerjaan pada bagian mesin kapal. Proses evakuasi dilakukan menggunakan unsur KN SAR Kresna 232 dari Pelabuhan Ulee Lheu menuju titik intercept.

Pada pukul 08.00 WIB, Tim SAR Gabungan tiba di titik keberadaan kapal MV. Herta. Kemudian, korban langsung dievakuasi serta dilakukan pengecekan dokumen oleh pihak Imigrasi dan Bea Cukai.

Proses evakuasi korban dilakukan hingga pukul 08.55 WIB. Kemudian korban dibawa menuju kedarat untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan di RSUD Zainal Abidin.

&amp;ldquo;Dengan berhasilnya korban dievakuasi dengan selamat, maka operasi SAR Gabungan dinyatakan ditutup,&amp;rdquo; kata Kepala Stasiun Bakamla Aceh Kapten Bakamla Wahyu Gantara berdasarkan laporan yang diterima di lapangan.

BACA JUGA:
Kunjungi JCGA, Bakamla Tinjau Fasilitas Coast Guard di Negeri Sakura

</description><content:encoded>ACEH - Warga negara asing (WNA), Gillesfie Gasa Sta Ana (51) berkebangsaan Filipina dievakuasi dari kapal berbendera Portugal di Perairan Selat Benggala Aceh Besar, Selasa 14 Maret 2023.

WNA merupakan ABK kapal MV. Herta. Ia dievakuasi personel Stasiun Bakamla Aceh bersama Tim SAR Gabungan. Gillesfie Gasa Sta Ana (51) mengalami gangguan penglihatan mata, pusing dan sakit kepala akibat terkena trail block rantai mesin bagian salah satu kapal yang terlepas.

BACA JUGA:
Bantu Korban Longsor Natuna, Bakamla Angkut Ribuan Paket Sembako ke Pulau Serasan&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Kemudian, menghantam pelipis mata bagian kanan pada saat melakukan pengecekan dan pekerjaan pada bagian mesin kapal. Proses evakuasi dilakukan menggunakan unsur KN SAR Kresna 232 dari Pelabuhan Ulee Lheu menuju titik intercept.

Pada pukul 08.00 WIB, Tim SAR Gabungan tiba di titik keberadaan kapal MV. Herta. Kemudian, korban langsung dievakuasi serta dilakukan pengecekan dokumen oleh pihak Imigrasi dan Bea Cukai.

Proses evakuasi korban dilakukan hingga pukul 08.55 WIB. Kemudian korban dibawa menuju kedarat untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan di RSUD Zainal Abidin.

&amp;ldquo;Dengan berhasilnya korban dievakuasi dengan selamat, maka operasi SAR Gabungan dinyatakan ditutup,&amp;rdquo; kata Kepala Stasiun Bakamla Aceh Kapten Bakamla Wahyu Gantara berdasarkan laporan yang diterima di lapangan.

BACA JUGA:
Kunjungi JCGA, Bakamla Tinjau Fasilitas Coast Guard di Negeri Sakura

</content:encoded></item></channel></rss>
