<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banjir Musi Rawas Sumsel, 8.227 Jiwa Terdampak</title><description>Banjir Musi Rawas Sumsel, sebanyak 8.227 jiwa terdampak.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/14/610/2781145/banjir-musi-rawas-sumsel-8-227-jiwa-terdampak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/14/610/2781145/banjir-musi-rawas-sumsel-8-227-jiwa-terdampak"/><item><title>Banjir Musi Rawas Sumsel, 8.227 Jiwa Terdampak</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/14/610/2781145/banjir-musi-rawas-sumsel-8-227-jiwa-terdampak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/14/610/2781145/banjir-musi-rawas-sumsel-8-227-jiwa-terdampak</guid><pubDate>Selasa 14 Maret 2023 20:25 WIB</pubDate><dc:creator>Inin Nastain</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/14/610/2781145/banjir-musi-rawas-sumsel-8-227-jiwa-terdampak-PeXl6pbtP2.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Banjir Musi Rawas, Sumsel. (BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/14/610/2781145/banjir-musi-rawas-sumsel-8-227-jiwa-terdampak-PeXl6pbtP2.jfif</image><title>Banjir Musi Rawas, Sumsel. (BNPB)</title></images><description>
JAKARTA - Banjir melanda wilayah Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan sejak Jumat (10/3/2023) lalu. Akibatnya ribuan orang harus mengungsi hingga Senin (13/3/2024).

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, banjir dipicu hujan dengan intensitas tinggi, hingga mengakibatkan Sungai Musi meluap ke pemukiman warga.

&quot;Data dari BPBD Kabupaten Musi Rawas per Senin (13/3/2023) pukul 17.30 WIB menyebutkan sebanyak 8.227 jiwa di tiga kecamatan terdampak,&quot; kata dia, dalam keterangan tertulis yang diterima MPI, Selasa (14/3/2023).


BACA JUGA:
Tak Hanya Rumah, Banjir Juga Rendam Akses Jalan Musi Rawas-Sekayu


Tiga kecamatan yang terdampak itu adalah Kecamatan Bts Ulu Cecar, Muara Kelingi, dan Kecamatan Sukakarya. Banjir juga mengakibatkan sedikitnya 2.618 unit rumah terdampak, dua jembatan rusak ringan, dua jembatan gantung putus, satu polindes, satu kantor desa, satu sekolah dasar, dan tiga tempat ibadah terdampak.

&quot;Berdasarkan kaji cepat sementara, ketinggian banjir terpantau berkisar antara 50 sampai 400 sentimeter. Pantauan visual di lapangan menyebutkan, kondisi air cenderung naik dan luasan terdampak semakin meluas,&quot; papar dia.


BACA JUGA:
Banjir Terjang Musi Rawas, Ribuan Rumah Terendam dan Akses Jalan Terputus


BPBD Kabupaten Musi Rawas, lanjut dia, segera tiba di lokasi sesaat setelah kejadian dan terus melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah daerah guna melakukan pendataan serta peninjauan dilokasi terdampak. &quot;Upaya evakuasi juga terus dilakukan dengan mengerahkan perahu karet untuk membawa warga terdampak ke lokasi yang lebih aman,&quot; ungkap dia.


Lebih jauh dijelaskannnya, merujuk informasi BMKG mengenai Prakiraan Curah Hujan Dasarian III Maret, untuk wilayah Musi Rawas memiliki potensi curah hujan dengan kategori Menengah. Merpons hal tersebut, BNPB mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan langkah-langkah meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan bencana yang disebabkan oleh faktor cuaca.



&quot;Salahsatunya dengan mengetahui mana saja wilayah yang rawan bencana, kemudian selalu mencari informasi terkini cuaca yang akan terjadi, dan selanjutnya mengetahui jalur evakuasi jika terjadi bencana,&quot; jelas dia.

</description><content:encoded>
JAKARTA - Banjir melanda wilayah Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan sejak Jumat (10/3/2023) lalu. Akibatnya ribuan orang harus mengungsi hingga Senin (13/3/2024).

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, banjir dipicu hujan dengan intensitas tinggi, hingga mengakibatkan Sungai Musi meluap ke pemukiman warga.

&quot;Data dari BPBD Kabupaten Musi Rawas per Senin (13/3/2023) pukul 17.30 WIB menyebutkan sebanyak 8.227 jiwa di tiga kecamatan terdampak,&quot; kata dia, dalam keterangan tertulis yang diterima MPI, Selasa (14/3/2023).


BACA JUGA:
Tak Hanya Rumah, Banjir Juga Rendam Akses Jalan Musi Rawas-Sekayu


Tiga kecamatan yang terdampak itu adalah Kecamatan Bts Ulu Cecar, Muara Kelingi, dan Kecamatan Sukakarya. Banjir juga mengakibatkan sedikitnya 2.618 unit rumah terdampak, dua jembatan rusak ringan, dua jembatan gantung putus, satu polindes, satu kantor desa, satu sekolah dasar, dan tiga tempat ibadah terdampak.

&quot;Berdasarkan kaji cepat sementara, ketinggian banjir terpantau berkisar antara 50 sampai 400 sentimeter. Pantauan visual di lapangan menyebutkan, kondisi air cenderung naik dan luasan terdampak semakin meluas,&quot; papar dia.


BACA JUGA:
Banjir Terjang Musi Rawas, Ribuan Rumah Terendam dan Akses Jalan Terputus


BPBD Kabupaten Musi Rawas, lanjut dia, segera tiba di lokasi sesaat setelah kejadian dan terus melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah daerah guna melakukan pendataan serta peninjauan dilokasi terdampak. &quot;Upaya evakuasi juga terus dilakukan dengan mengerahkan perahu karet untuk membawa warga terdampak ke lokasi yang lebih aman,&quot; ungkap dia.


Lebih jauh dijelaskannnya, merujuk informasi BMKG mengenai Prakiraan Curah Hujan Dasarian III Maret, untuk wilayah Musi Rawas memiliki potensi curah hujan dengan kategori Menengah. Merpons hal tersebut, BNPB mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan langkah-langkah meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan bencana yang disebabkan oleh faktor cuaca.



&quot;Salahsatunya dengan mengetahui mana saja wilayah yang rawan bencana, kemudian selalu mencari informasi terkini cuaca yang akan terjadi, dan selanjutnya mengetahui jalur evakuasi jika terjadi bencana,&quot; jelas dia.

</content:encoded></item></channel></rss>
