<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Soal Harta Kekayaan, Wapres Maruf ke Pejabat: Hati-hatilah!   </title><description>Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin meminta kepada pejabat-pejabat pemerintahan mulai berhati-hati.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/15/337/2781762/soal-harta-kekayaan-wapres-maruf-ke-pejabat-hati-hatilah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/15/337/2781762/soal-harta-kekayaan-wapres-maruf-ke-pejabat-hati-hatilah"/><item><title> Soal Harta Kekayaan, Wapres Maruf ke Pejabat: Hati-hatilah!   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/15/337/2781762/soal-harta-kekayaan-wapres-maruf-ke-pejabat-hati-hatilah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/15/337/2781762/soal-harta-kekayaan-wapres-maruf-ke-pejabat-hati-hatilah</guid><pubDate>Rabu 15 Maret 2023 21:01 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/15/337/2781762/soal-harta-kekayaan-wapres-maruf-ke-pejabat-hati-hatilah-o3LeJJSeF2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wapres Ma'ruf Amin (foto: Setwapres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/15/337/2781762/soal-harta-kekayaan-wapres-maruf-ke-pejabat-hati-hatilah-o3LeJJSeF2.jpg</image><title>Wapres Ma'ruf Amin (foto: Setwapres)</title></images><description>

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin meminta kepada pejabat-pejabat pemerintahan mulai berhati-hati. Mengingat, saat ini sejumlah pejabat pemerintah menjadi sorotan publik terkait sejumlah kasus yang merugikan negara.

Diketahui, sorotan publik yang tajam diantaranya pejabat dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Rafael Alun Trisambodo. Dia kerap memamerkan harta kekayaannya, yang belum disampaikan di Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

BACA JUGA:
Rafael Alun Tak Kunjung Jenguk Mario di Tahanan, Tapi Ketahuan Bolak-Balik Cek Deposit Box Rp37 Miliar&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Belum selesai masalah pejabat di Kemenkeu, kini Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej dilaporkan oleh Indonesia Police Watch (IPW) ke KPK karena diduga menerima suap sebesar Rp7 miliar.

&amp;ldquo;Ya supaya semua pejabat-pejabat hati-hatilah ya,&amp;rdquo; tegas Wapres saat disinggung oleh awak media terkait hal ini di sela kunjungan kerjanya, di Jombang, Jawa Timur, Rabu (15/3/2023).

Tidak hanya itu, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Jhonny G Plate juga tengah tersandung kasus dugaan korupsi Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kominfo.

BACA JUGA:
KPK Selidiki Rafael Alun Terkait Penemuan Deposit Box Uang Puluhan Miliar

Kasus ini pun telah ditangani oleh pihak Kejaksaan Agung (Kejagung). Bahkan Jhonny G Plate telah diperiksa oleh Kejagung sebanyak dua kali, terakhir pada hari ini.

Wapres pun secara khusus berkomentar terkait kasus yang saat ini menimpa Jhonny G Plate. Dia mengatakan jika Jhonny G Plate terbukti bersalah maka akan ada proses hukum yang saat ini berjalan.



&amp;ldquo;Yang penting kalau dia clean tentu tidak akan menjadi persoalan. kecuali memang ada tersangkut itu, itu saya kira proses (hukum) yang biasa berjalan ya,&amp;rdquo; katanya.



Meski begitu, Wapres mengatakan dirinya tidak perlu menanggapi lebih dalam terkait kasus ini. Apalagi sudah ada Kejagung yang menangani kasus ini.



&amp;ldquo;Saya kira saya tidak perlu menanggapinya, ya kalau itu ada proses ya silakan, ya kan itu ada proses hukumnya,&amp;rdquo; tandasnya.</description><content:encoded>

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin meminta kepada pejabat-pejabat pemerintahan mulai berhati-hati. Mengingat, saat ini sejumlah pejabat pemerintah menjadi sorotan publik terkait sejumlah kasus yang merugikan negara.

Diketahui, sorotan publik yang tajam diantaranya pejabat dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Rafael Alun Trisambodo. Dia kerap memamerkan harta kekayaannya, yang belum disampaikan di Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

BACA JUGA:
Rafael Alun Tak Kunjung Jenguk Mario di Tahanan, Tapi Ketahuan Bolak-Balik Cek Deposit Box Rp37 Miliar&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Belum selesai masalah pejabat di Kemenkeu, kini Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej dilaporkan oleh Indonesia Police Watch (IPW) ke KPK karena diduga menerima suap sebesar Rp7 miliar.

&amp;ldquo;Ya supaya semua pejabat-pejabat hati-hatilah ya,&amp;rdquo; tegas Wapres saat disinggung oleh awak media terkait hal ini di sela kunjungan kerjanya, di Jombang, Jawa Timur, Rabu (15/3/2023).

Tidak hanya itu, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Jhonny G Plate juga tengah tersandung kasus dugaan korupsi Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kominfo.

BACA JUGA:
KPK Selidiki Rafael Alun Terkait Penemuan Deposit Box Uang Puluhan Miliar

Kasus ini pun telah ditangani oleh pihak Kejaksaan Agung (Kejagung). Bahkan Jhonny G Plate telah diperiksa oleh Kejagung sebanyak dua kali, terakhir pada hari ini.

Wapres pun secara khusus berkomentar terkait kasus yang saat ini menimpa Jhonny G Plate. Dia mengatakan jika Jhonny G Plate terbukti bersalah maka akan ada proses hukum yang saat ini berjalan.



&amp;ldquo;Yang penting kalau dia clean tentu tidak akan menjadi persoalan. kecuali memang ada tersangkut itu, itu saya kira proses (hukum) yang biasa berjalan ya,&amp;rdquo; katanya.



Meski begitu, Wapres mengatakan dirinya tidak perlu menanggapi lebih dalam terkait kasus ini. Apalagi sudah ada Kejagung yang menangani kasus ini.



&amp;ldquo;Saya kira saya tidak perlu menanggapinya, ya kalau itu ada proses ya silakan, ya kan itu ada proses hukumnya,&amp;rdquo; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
