<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Seperti Mario Dandy, Anak Pejabat dari Medan Aniaya Calon Dokter</title><description>Akibat peristiwa pengeroyokan ini, korban mengalami luka di bagian wajah dan gangguan di otak sebelah kiri.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/15/608/2781458/seperti-mario-dandy-anak-pejabat-dari-medan-aniaya-calon-dokter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/15/608/2781458/seperti-mario-dandy-anak-pejabat-dari-medan-aniaya-calon-dokter"/><item><title>Seperti Mario Dandy, Anak Pejabat dari Medan Aniaya Calon Dokter</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/15/608/2781458/seperti-mario-dandy-anak-pejabat-dari-medan-aniaya-calon-dokter</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/15/608/2781458/seperti-mario-dandy-anak-pejabat-dari-medan-aniaya-calon-dokter</guid><pubDate>Rabu 15 Maret 2023 12:46 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/15/608/2781458/seperti-mario-dandy-anak-pejabat-dari-medan-aniaya-calon-dokter-RgNxhV9AmT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/15/608/2781458/seperti-mario-dandy-anak-pejabat-dari-medan-aniaya-calon-dokter-RgNxhV9AmT.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8xNS82LzE2NDMwMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Usai heboh anak eks pejabat pajak Kemenkeu, Mario Dendy Satrio (MDS) menganiaya David Ozora (17) gegara asmara, kali ini kasus serupa terjadi di Medan, Sumatera Utara (Sumut).
Seorang remaja warga Medan Petisah, menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh seorang oknum Taruna Akademi Militer (Akmil). Akibat peristiwa pengeroyokan ini, korban mengalami luka di bagian wajah dan gangguan di otak sebelah kiri.
Korban bernama Teuku Shehan Arifa Pasha, bersama pamannya Teuku Yose, mendatangi Mako Polisi Militer Daerah Militer Satu Bukit Barisan, Detasemen Polisi Militer (Denpom), Jalan Letjen Suprapto, Medan, Sumatera Utara.

BACA JUGA:
22 Hari Dirawat Usai Penganiayaan, Kondisi Motorik David Terus Membaik&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Mahasiswa Fakultas Kedokteran UISU ini langsung mendatangi Mako Denpom untuk mengantarkan hasil CT Scan otaknya guna melengkapi berkas laporan dugaan penganiayaan yang telah dilakukan oleh seorang Taruna Akmil, ZH dan rekannya.
ZH diduga merupakan anak pejabat Polri dari Polresta Deliserdang.

BACA JUGA:
Ini Bentuk Perlindungan LPSK ke 2 Saksi Kasus Penganiayaan David

&amp;ldquo;Peristiwa bermula saat saya sedang melintas di Komplek Taman Setia Budi indah, pada 18 Februari 2023, tiba-tiba dua unit mobil mencegat saya dan langsung menyuruh korban turun,&amp;rdquo; ujar Teuku Shehan, Selasa 14 Februari 2023.Korban yang pada saat kejadian sedang bersama empat rekannya pun turun lalu bertanya kepada pelaku. Tanpa basa basi pelaku langsung menghantam korban di bagian wajah dan kepala.
&amp;ldquo;Saya mengalami luka serius dan harus mendapatkan jahitan di bagian pelipis mata, luka di bagian bibir, bengkak di bagian pipi, serta alami gangguan otak di sebelah kiri setelah dilakukan CT Scan,&amp;rdquo; pungkasnya.
Sebelumnya, satu hari setelah kejadian, korban pun sudah membuat laporan penganiayaan ke Polrestabes Medan.
Danpomdam Satu Bukit Barisan, Letkol (CPM) Dahri Haji Dahlan, yang saat dikonfirmasi sedang tidak berada di kantor, membenarkan laporan korban. Laporan korban sudah masuk tahap penyelidikan, saksi korban juga sudah diperiksa.





</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8xNS82LzE2NDMwMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Usai heboh anak eks pejabat pajak Kemenkeu, Mario Dendy Satrio (MDS) menganiaya David Ozora (17) gegara asmara, kali ini kasus serupa terjadi di Medan, Sumatera Utara (Sumut).
Seorang remaja warga Medan Petisah, menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh seorang oknum Taruna Akademi Militer (Akmil). Akibat peristiwa pengeroyokan ini, korban mengalami luka di bagian wajah dan gangguan di otak sebelah kiri.
Korban bernama Teuku Shehan Arifa Pasha, bersama pamannya Teuku Yose, mendatangi Mako Polisi Militer Daerah Militer Satu Bukit Barisan, Detasemen Polisi Militer (Denpom), Jalan Letjen Suprapto, Medan, Sumatera Utara.

BACA JUGA:
22 Hari Dirawat Usai Penganiayaan, Kondisi Motorik David Terus Membaik&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Mahasiswa Fakultas Kedokteran UISU ini langsung mendatangi Mako Denpom untuk mengantarkan hasil CT Scan otaknya guna melengkapi berkas laporan dugaan penganiayaan yang telah dilakukan oleh seorang Taruna Akmil, ZH dan rekannya.
ZH diduga merupakan anak pejabat Polri dari Polresta Deliserdang.

BACA JUGA:
Ini Bentuk Perlindungan LPSK ke 2 Saksi Kasus Penganiayaan David

&amp;ldquo;Peristiwa bermula saat saya sedang melintas di Komplek Taman Setia Budi indah, pada 18 Februari 2023, tiba-tiba dua unit mobil mencegat saya dan langsung menyuruh korban turun,&amp;rdquo; ujar Teuku Shehan, Selasa 14 Februari 2023.Korban yang pada saat kejadian sedang bersama empat rekannya pun turun lalu bertanya kepada pelaku. Tanpa basa basi pelaku langsung menghantam korban di bagian wajah dan kepala.
&amp;ldquo;Saya mengalami luka serius dan harus mendapatkan jahitan di bagian pelipis mata, luka di bagian bibir, bengkak di bagian pipi, serta alami gangguan otak di sebelah kiri setelah dilakukan CT Scan,&amp;rdquo; pungkasnya.
Sebelumnya, satu hari setelah kejadian, korban pun sudah membuat laporan penganiayaan ke Polrestabes Medan.
Danpomdam Satu Bukit Barisan, Letkol (CPM) Dahri Haji Dahlan, yang saat dikonfirmasi sedang tidak berada di kantor, membenarkan laporan korban. Laporan korban sudah masuk tahap penyelidikan, saksi korban juga sudah diperiksa.





</content:encoded></item></channel></rss>
