<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Humor Gus Dur: Doa Jangan Dikorupsi      </title><description>Saat berada dalam satu mobil, Gus Dur sempat melontarkan gurauan kepada Maman.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/16/337/2781760/humor-gus-dur-doa-jangan-dikorupsi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/16/337/2781760/humor-gus-dur-doa-jangan-dikorupsi"/><item><title>Humor Gus Dur: Doa Jangan Dikorupsi      </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/16/337/2781760/humor-gus-dur-doa-jangan-dikorupsi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/16/337/2781760/humor-gus-dur-doa-jangan-dikorupsi</guid><pubDate>Kamis 16 Maret 2023 05:08 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/15/337/2781760/humor-gus-dur-doa-jangan-dikorupsi-puMzkVY5n5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gus Dur (Foto : Dok Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/15/337/2781760/humor-gus-dur-doa-jangan-dikorupsi-puMzkVY5n5.jpg</image><title>Gus Dur (Foto : Dok Ist)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Abdurrahman Wahid alias Gus Dur pernah menyindir para koruptor saat dia mendatangi KPK untuk memberi dukungan atas itikad baik dalam memberantas koruptor. Hal itu diungkapkan KH Maman Imanulhaq dalam buku &amp;lsquo;Fatwa dan Canda Gus Dur&amp;rsquo; dilansir dari NU Online.

Saat itu, Gus Dur dan beberapa orang yang setia mendampinginya seperti Maman Imanulhaq menuju Kantor PBNU usai memberi dukungan kepada KPK dalam komitmen pemberantasan korupsi.

BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Persamaan Sakit Gigi, Wanita Hamil dan Rumput Tumbuh Tinggi

Saat berada dalam satu mobil, Gus Dur sempat melontarkan gurauan kepada Maman, &amp;ldquo;Inget ya, kalau doa jangan dikorupsi. Masa doa rabbana taqabbal minna-nya tidak ada watub &amp;lsquo;alaina-nya.&amp;rdquo; Maman terbahak karena tersindir.
Seketika, Maman juga tergerak menceritakan guyonan tentang koruptor. Maman bercerita, ada seorang koruptor yang telah wafat, tapi tangan kanannya terus mengacung ke atas.

BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Ketika Presiden Pergi ke Tukang Cukur Selalu Ditanya Suksesi

Dengan berbagai cara agar bisa sidakep, tangan itu tetap kaku. Akhirnya seorang kiai menempelkan uang Rp100 ribu di tangan kanan jenazah tersebut.&amp;ldquo;Dan seketika tangannya langsung luruh ke bawah,&amp;rdquo; ucap Maman terkekeh.

Gus Dur tertawa dan berkomentar, &amp;ldquo;Sudah meninggal masih doyan duit, apalagi masih hidup.&amp;rdquo;

</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Abdurrahman Wahid alias Gus Dur pernah menyindir para koruptor saat dia mendatangi KPK untuk memberi dukungan atas itikad baik dalam memberantas koruptor. Hal itu diungkapkan KH Maman Imanulhaq dalam buku &amp;lsquo;Fatwa dan Canda Gus Dur&amp;rsquo; dilansir dari NU Online.

Saat itu, Gus Dur dan beberapa orang yang setia mendampinginya seperti Maman Imanulhaq menuju Kantor PBNU usai memberi dukungan kepada KPK dalam komitmen pemberantasan korupsi.

BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Persamaan Sakit Gigi, Wanita Hamil dan Rumput Tumbuh Tinggi

Saat berada dalam satu mobil, Gus Dur sempat melontarkan gurauan kepada Maman, &amp;ldquo;Inget ya, kalau doa jangan dikorupsi. Masa doa rabbana taqabbal minna-nya tidak ada watub &amp;lsquo;alaina-nya.&amp;rdquo; Maman terbahak karena tersindir.
Seketika, Maman juga tergerak menceritakan guyonan tentang koruptor. Maman bercerita, ada seorang koruptor yang telah wafat, tapi tangan kanannya terus mengacung ke atas.

BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Ketika Presiden Pergi ke Tukang Cukur Selalu Ditanya Suksesi

Dengan berbagai cara agar bisa sidakep, tangan itu tetap kaku. Akhirnya seorang kiai menempelkan uang Rp100 ribu di tangan kanan jenazah tersebut.&amp;ldquo;Dan seketika tangannya langsung luruh ke bawah,&amp;rdquo; ucap Maman terkekeh.

Gus Dur tertawa dan berkomentar, &amp;ldquo;Sudah meninggal masih doyan duit, apalagi masih hidup.&amp;rdquo;

</content:encoded></item></channel></rss>
