<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Tradisi Unik Sambut Ramadhan di Asia, dari Menari hingga Mandi   </title><description>Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah dan karamah. Negara-negara di Asia</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/17/337/2782235/5-tradisi-unik-sambut-ramadhan-di-asia-dari-menari-hingga-mandi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/17/337/2782235/5-tradisi-unik-sambut-ramadhan-di-asia-dari-menari-hingga-mandi"/><item><title>5 Tradisi Unik Sambut Ramadhan di Asia, dari Menari hingga Mandi   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/17/337/2782235/5-tradisi-unik-sambut-ramadhan-di-asia-dari-menari-hingga-mandi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/17/337/2782235/5-tradisi-unik-sambut-ramadhan-di-asia-dari-menari-hingga-mandi</guid><pubDate>Jum'at 17 Maret 2023 05:01 WIB</pubDate><dc:creator>Tika Vidya Utami</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/16/337/2782235/5-tradisi-unik-sambut-ramadhan-di-asia-dari-menari-hingga-mandi-j8RX9dliq9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi (foto: Freepick)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/16/337/2782235/5-tradisi-unik-sambut-ramadhan-di-asia-dari-menari-hingga-mandi-j8RX9dliq9.jpg</image><title>Illustrasi (foto: Freepick)</title></images><description>
JAKARTA - Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah dan karamah. Negara-negara di Asia mempunyai cara atau tradisi unik ketika Ramadhan.

Berikut tradisi unik Ramadhan di beberapa negara di Asia yang diolah dari berbagai sumber:

1. Turki
&amp;nbsp;
Saat Ramadan, warga Turki yang akan sahur dibangunkan oleh para penabuh drum yang menggunakan pakaian tradisional Ottoman. Penabuh drum itu juga menggunakan fez serta rompi yang dihiasi dengan motif tradisional. Tradisi menabuh drum guna membangunkan warga yang akan sahur tersebut dilakukan sejak zaman Kekaisaran Ottoman.

BACA JUGA:
Jelang Ramadhan, Polisi Ajak Para Tahanan Khataman Alquran

2. India
&amp;nbsp;
Seheriwalas atau Zohridaars merupakan tradisi umat Islam di India. Saat Ramadhan, warga Muslim India akan berjalan di kota dengan meneriakkan nama Allah serta Nabi guna membangunkan warga yang akan sahur.

BACA JUGA:
Satpol PP Pastikan Ada Sanksi untuk Tempat Hiburan Malam Nakal di Bulan Ramadhan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Mereka mulai berkeliling sejak 2.30 pagi waktu setempat. Ketika itu, warga membawa tongkat guna mengetuk pintu serta dinding rumah warga. Tradisi tersebut sudah diturunkan dari generasi ke generasi dalam keluarga.

3. Pakistan
&amp;nbsp;


Ketika berbuka puasa, warga Pakistan sering kali menyuguhkan minuman herbal rasa mawar dan makanan seperti samosa dan pakora. Menandai akhir Ramadhan serta awal Idul Fitri, warga mulai melakukan Chaand Raat.



Usai berbuka puasa terakhir, para wanita akan membeli inai serta aksesoris warna-warni seperti gelang.


&amp;nbsp;
4. China
&amp;nbsp;


Komunitas Muslim di China memang minoritas, tetapi mereka juga memiliki tradisi yang telah ada sejak lama. Salah satu tradisi tersebut adalah muqam, berupa tari-tarian dan nyanyian. Muqam biasanya dilakukan oleh umat Islam yang berada di Kashgar, Xinjiang, China.



Untuk menyambut Ramadhan, muqam digelar di depan masjid. Mereka akan menyanyi dan menari, memperlihatkan kegembiraan akan datangnya bulan suci Ramadhan.


&amp;nbsp;
5. Filipina



Tradisi unik Muslim di Filipina antara lain datang dari komunitas Islam di Mindanao. Mereka memiliki beragam tradisi, yang salah satunya dilakukan saat datangnya bulan Ramadhan. Suku Maranao menyambut bulan Ramadhan dengan paigo, yaitu mandi atau membersihkan diri sebelum memulai puasa hari pertama.</description><content:encoded>
JAKARTA - Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah dan karamah. Negara-negara di Asia mempunyai cara atau tradisi unik ketika Ramadhan.

Berikut tradisi unik Ramadhan di beberapa negara di Asia yang diolah dari berbagai sumber:

1. Turki
&amp;nbsp;
Saat Ramadan, warga Turki yang akan sahur dibangunkan oleh para penabuh drum yang menggunakan pakaian tradisional Ottoman. Penabuh drum itu juga menggunakan fez serta rompi yang dihiasi dengan motif tradisional. Tradisi menabuh drum guna membangunkan warga yang akan sahur tersebut dilakukan sejak zaman Kekaisaran Ottoman.

BACA JUGA:
Jelang Ramadhan, Polisi Ajak Para Tahanan Khataman Alquran

2. India
&amp;nbsp;
Seheriwalas atau Zohridaars merupakan tradisi umat Islam di India. Saat Ramadhan, warga Muslim India akan berjalan di kota dengan meneriakkan nama Allah serta Nabi guna membangunkan warga yang akan sahur.

BACA JUGA:
Satpol PP Pastikan Ada Sanksi untuk Tempat Hiburan Malam Nakal di Bulan Ramadhan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Mereka mulai berkeliling sejak 2.30 pagi waktu setempat. Ketika itu, warga membawa tongkat guna mengetuk pintu serta dinding rumah warga. Tradisi tersebut sudah diturunkan dari generasi ke generasi dalam keluarga.

3. Pakistan
&amp;nbsp;


Ketika berbuka puasa, warga Pakistan sering kali menyuguhkan minuman herbal rasa mawar dan makanan seperti samosa dan pakora. Menandai akhir Ramadhan serta awal Idul Fitri, warga mulai melakukan Chaand Raat.



Usai berbuka puasa terakhir, para wanita akan membeli inai serta aksesoris warna-warni seperti gelang.


&amp;nbsp;
4. China
&amp;nbsp;


Komunitas Muslim di China memang minoritas, tetapi mereka juga memiliki tradisi yang telah ada sejak lama. Salah satu tradisi tersebut adalah muqam, berupa tari-tarian dan nyanyian. Muqam biasanya dilakukan oleh umat Islam yang berada di Kashgar, Xinjiang, China.



Untuk menyambut Ramadhan, muqam digelar di depan masjid. Mereka akan menyanyi dan menari, memperlihatkan kegembiraan akan datangnya bulan suci Ramadhan.


&amp;nbsp;
5. Filipina



Tradisi unik Muslim di Filipina antara lain datang dari komunitas Islam di Mindanao. Mereka memiliki beragam tradisi, yang salah satunya dilakukan saat datangnya bulan Ramadhan. Suku Maranao menyambut bulan Ramadhan dengan paigo, yaitu mandi atau membersihkan diri sebelum memulai puasa hari pertama.</content:encoded></item></channel></rss>
