<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Humor Gus Dur: Pemimpin Dibikin Tegang Tukang Cukur</title><description>Si tukang cukur selalu bertanya tentang suksesi setiap pemimpin itu cukur rambut.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/17/337/2782397/humor-gus-dur-pemimpin-dibikin-tegang-tukang-cukur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/17/337/2782397/humor-gus-dur-pemimpin-dibikin-tegang-tukang-cukur"/><item><title>Humor Gus Dur: Pemimpin Dibikin Tegang Tukang Cukur</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/17/337/2782397/humor-gus-dur-pemimpin-dibikin-tegang-tukang-cukur</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/17/337/2782397/humor-gus-dur-pemimpin-dibikin-tegang-tukang-cukur</guid><pubDate>Jum'at 17 Maret 2023 05:00 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/16/337/2782397/humor-gus-dur-pemimpin-dibikin-tegang-tukang-cukur-orb9hcfLXT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur (Foto: Istimewa/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/16/337/2782397/humor-gus-dur-pemimpin-dibikin-tegang-tukang-cukur-orb9hcfLXT.jpg</image><title>Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur (Foto: Istimewa/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid atau biasa disapa Gus Dur diketahui kerap melontarkan humor. Humor ini bisa membuat orang tertawa terbahak-bahak sekaligus meredakan ketegangan politik pada kala itu.
Salah satunya adalah kisah yang diambil dari situs NU Online. Alkisah Gus Dur pernah bercerita  kepada kawan-kawannya tentang tukang cukur saat mencukur seorang pemimpin.


BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Doa Jangan Dikorupsi&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;


Pada suatu kesempatan ceramah di Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta, September 1992, Gus Dur bercerita bahwa ada seorang pemimpin yang setiap tiga bulan sekali pergi ke tukang cukur langganannya.

BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Boleh Berantem Satu Sama Lain, tapi...

Si tukang cukur selalu bertanya tentang suksesi setiap pemimpin itu cukur rambut.
&quot;Bagaimana pak suksesi, sudah ada penggantinya?&quot; tanya tukang cukur.

&quot;Belum,&quot; jawab pemimpin itu lalu bicara soal lain. Tiga bulan kemudian pemimpin itu cukur lagi.

&quot;Bagaimana suksesi, sudah ada penggantinya pak?&quot; tanya tukang cukur.
&quot;Belum,&quot; jawab pemimpin itu dan berlanjut bicara topik lain.



Tiga bulan berikutnya terjadi dialog antara pemimpin dan tukang cukur. &quot;Bagaimana suksesi, sudah ada penggantinya belum?&quot; tanya tukang cukur.



&quot;Kamu ini bagaimana sih selalu tanya soal pengganti saya. Kamu tidak suka dengan saya tetap menjadi pemimpin ya?&quot; jawab sang pemimpin dengan nada tinggi.



Dengan tenang tukang cukur itu menjawab, &quot;Bukan begitu pak, kalau saya tanya bapak sudah ada penggantinya atau belum, bulu kuduk bapak berdiri. Jadi saya gampang motongnya,&amp;rdquo; jawabnya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid atau biasa disapa Gus Dur diketahui kerap melontarkan humor. Humor ini bisa membuat orang tertawa terbahak-bahak sekaligus meredakan ketegangan politik pada kala itu.
Salah satunya adalah kisah yang diambil dari situs NU Online. Alkisah Gus Dur pernah bercerita  kepada kawan-kawannya tentang tukang cukur saat mencukur seorang pemimpin.


BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Doa Jangan Dikorupsi&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;


Pada suatu kesempatan ceramah di Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta, September 1992, Gus Dur bercerita bahwa ada seorang pemimpin yang setiap tiga bulan sekali pergi ke tukang cukur langganannya.

BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Boleh Berantem Satu Sama Lain, tapi...

Si tukang cukur selalu bertanya tentang suksesi setiap pemimpin itu cukur rambut.
&quot;Bagaimana pak suksesi, sudah ada penggantinya?&quot; tanya tukang cukur.

&quot;Belum,&quot; jawab pemimpin itu lalu bicara soal lain. Tiga bulan kemudian pemimpin itu cukur lagi.

&quot;Bagaimana suksesi, sudah ada penggantinya pak?&quot; tanya tukang cukur.
&quot;Belum,&quot; jawab pemimpin itu dan berlanjut bicara topik lain.



Tiga bulan berikutnya terjadi dialog antara pemimpin dan tukang cukur. &quot;Bagaimana suksesi, sudah ada penggantinya belum?&quot; tanya tukang cukur.



&quot;Kamu ini bagaimana sih selalu tanya soal pengganti saya. Kamu tidak suka dengan saya tetap menjadi pemimpin ya?&quot; jawab sang pemimpin dengan nada tinggi.



Dengan tenang tukang cukur itu menjawab, &quot;Bukan begitu pak, kalau saya tanya bapak sudah ada penggantinya atau belum, bulu kuduk bapak berdiri. Jadi saya gampang motongnya,&amp;rdquo; jawabnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
