<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jelang Bulan Ramadhan, Partai Perindo Ingin Harga Pangan Terkendali</title><description>Perindo meminta pemerintah melalui instansi terkait untuk serius memantau pergerakan harga pasar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/18/337/2783535/jelang-bulan-ramadhan-partai-perindo-ingin-harga-pangan-terkendali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/18/337/2783535/jelang-bulan-ramadhan-partai-perindo-ingin-harga-pangan-terkendali"/><item><title>Jelang Bulan Ramadhan, Partai Perindo Ingin Harga Pangan Terkendali</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/18/337/2783535/jelang-bulan-ramadhan-partai-perindo-ingin-harga-pangan-terkendali</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/18/337/2783535/jelang-bulan-ramadhan-partai-perindo-ingin-harga-pangan-terkendali</guid><pubDate>Sabtu 18 Maret 2023 19:43 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/18/337/2783535/jelang-bulan-ramadhan-partai-perindo-harga-pangan-terkendali-OUAHyKLtjr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Yerry Tawalujan (Foto : MPI) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/18/337/2783535/jelang-bulan-ramadhan-partai-perindo-harga-pangan-terkendali-OUAHyKLtjr.jpg</image><title>Yerry Tawalujan (Foto : MPI) </title></images><description>JAKARTA - Menjelang Bulan Ramadhan harga bahan pangan kerap kali terjadi peningkatan di pasar.
Karena itu, Partai Persatuan Indonesia (Perindo) meminta pemerintah melalui instansi terkait untuk serius memantau pergerakan harga pasar guna menjamin stabilitas harga pangan.

BACA JUGA:
HT Targetkan Elektabilitas Partai Perindo Minimal 10%: Juni Harus Tembus 7 Persen

&amp;ldquo;Meminta Bapanas (Badan Pangan Nasional), DPR, dan Pemerintah untuk benar-benar serius turun ke lapangan melihat langsung di pasar-pasar bagaimana pergerakan harga dari hari ke hari,&quot; kata Ketua Bidang Sosial dan Kesejahteraan Rakyat DPP Partai Perindo Yerry Tawalujan dalam diskusi secara virtual, Sabtu (18/3/2023).
&quot;Sehingga itu langsung ada langkah-langkah terukur untuk mengendalikan harga,&amp;rdquo; imbuhnya.
Menurut Yerry, Pemerintah harus melakukan langkahl-langjak preventif dala menangani harga pangan di pasar menjelang Ramadan.

BACA JUGA:
Perindo Bagikan Gerobak dengan QR Code, HT: UMKM Naik Kelas Gunakan Teknologi

Menurutnya, Pemerintah jangan melakukan tindakan setelah adanya lonjakan harga pangan di pasar.
&amp;ldquo;Sebelum nanti harga bergerak di atas 10%, kita kan sudah tahu trennya kalau sudah bergerak 6%, 7% nah ini pasti akan mendekati 10%. Ini pasti akan lewat 10%. Langsung dihentikan dengan operasi pasar,&amp;rdquo; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menjelang Bulan Ramadhan harga bahan pangan kerap kali terjadi peningkatan di pasar.
Karena itu, Partai Persatuan Indonesia (Perindo) meminta pemerintah melalui instansi terkait untuk serius memantau pergerakan harga pasar guna menjamin stabilitas harga pangan.

BACA JUGA:
HT Targetkan Elektabilitas Partai Perindo Minimal 10%: Juni Harus Tembus 7 Persen

&amp;ldquo;Meminta Bapanas (Badan Pangan Nasional), DPR, dan Pemerintah untuk benar-benar serius turun ke lapangan melihat langsung di pasar-pasar bagaimana pergerakan harga dari hari ke hari,&quot; kata Ketua Bidang Sosial dan Kesejahteraan Rakyat DPP Partai Perindo Yerry Tawalujan dalam diskusi secara virtual, Sabtu (18/3/2023).
&quot;Sehingga itu langsung ada langkah-langkah terukur untuk mengendalikan harga,&amp;rdquo; imbuhnya.
Menurut Yerry, Pemerintah harus melakukan langkahl-langjak preventif dala menangani harga pangan di pasar menjelang Ramadan.

BACA JUGA:
Perindo Bagikan Gerobak dengan QR Code, HT: UMKM Naik Kelas Gunakan Teknologi

Menurutnya, Pemerintah jangan melakukan tindakan setelah adanya lonjakan harga pangan di pasar.
&amp;ldquo;Sebelum nanti harga bergerak di atas 10%, kita kan sudah tahu trennya kalau sudah bergerak 6%, 7% nah ini pasti akan mendekati 10%. Ini pasti akan lewat 10%. Langsung dihentikan dengan operasi pasar,&amp;rdquo; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
