<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pelaku Mutilasi di Bogor Berkenalan dengan Korban di Taksi Online</title><description>Korban dan pelaku telah tinggal bersama selama beberapa waktu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/18/338/2783384/pelaku-mutilasi-di-bogor-berkenalan-dengan-korban-di-taksi-online</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/18/338/2783384/pelaku-mutilasi-di-bogor-berkenalan-dengan-korban-di-taksi-online"/><item><title>Pelaku Mutilasi di Bogor Berkenalan dengan Korban di Taksi Online</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/18/338/2783384/pelaku-mutilasi-di-bogor-berkenalan-dengan-korban-di-taksi-online</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/18/338/2783384/pelaku-mutilasi-di-bogor-berkenalan-dengan-korban-di-taksi-online</guid><pubDate>Sabtu 18 Maret 2023 12:17 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/18/338/2783384/pelaku-mutilasi-di-bogor-berkenalan-dengan-korban-di-taksi-online-Nw4JFDmhyx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">DA pelaku kasus mutilasi di Bogor digelandang di Bareskrim Polres Bogor. (Foto: Putra Ramadhani)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/18/338/2783384/pelaku-mutilasi-di-bogor-berkenalan-dengan-korban-di-taksi-online-Nw4JFDmhyx.jpg</image><title>DA pelaku kasus mutilasi di Bogor digelandang di Bareskrim Polres Bogor. (Foto: Putra Ramadhani)</title></images><description>BOGOR &amp;ndash; Pelaku kasus mutilasi di Bogor yang berinisial DA, (35), ternyata berkenalan dengan korbannya, R, saat keduanya bertemu di taksi online. Menurut keterangan polisi, keduanya berkenalan ketika R menaiki taksi online yang disopiri DA.&amp;nbsp;

BACA JUGA:
Pelaku Mutilasi Bogor Bertengkar dengan Korban karena Menolak Handjob

&quot;(Korban) translator bahasa Mandarin, kemudian (pelaku) mengetahui korban 4 bulan yang lalu. Dimana si korban saat itu menggunakan aplikasi (taksi) online dan mendapatkan mendapatkan sopir si pelaku,&quot; kata Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Yohanes Redhoi, Sabtu (18/3/2023).
Dari pertemuan itu, keduanya saling mengenal lebih jauh. Hingga akhirnya, pelaku tinggal di apartemen korban di wilayah Ciasauk, Kabupaten Tangerang.
&quot;Di situ perkenalan pertama dan diberi rasa nyaman dengan cara si pelaku akhirnya dipakai sebagai langganan dan dipakai menjadi sopir pribadi dan tinggal bersama di tempat si korban,&quot; jelasnya.

BACA JUGA:
Mayat dalam Koper di Bogor Ternyata Dimutilasi dengan Gerinda&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Hasil pemeriksaan, korban diketahui pernah berkeluarga tetapi sudah berpisah. Sedangkan pelaku mengaku memiliki keluarga dan anak tetapi masih dalam pendalaman lebih lanjut oleh penyidik.&quot;Kami masih dalami, yang bersangkutan baru saja sampai dari Yogyakarta&quot; ungkapnya.
Adapun motif sementara pelaku menolak permintaan tidak senonoh dari korban. Hingga akhirnya, terjadi pertengkaran dan pelaku memutilasi korban.
&quot;Kita juga mencium motif ekonomi karena sementara ini kami temui sejumlah uang korban yang diambil pelaku, karena memang si pelaku ini mengetahui ATM korban. Sementara yang diambil Rp 30 juta,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>BOGOR &amp;ndash; Pelaku kasus mutilasi di Bogor yang berinisial DA, (35), ternyata berkenalan dengan korbannya, R, saat keduanya bertemu di taksi online. Menurut keterangan polisi, keduanya berkenalan ketika R menaiki taksi online yang disopiri DA.&amp;nbsp;

BACA JUGA:
Pelaku Mutilasi Bogor Bertengkar dengan Korban karena Menolak Handjob

&quot;(Korban) translator bahasa Mandarin, kemudian (pelaku) mengetahui korban 4 bulan yang lalu. Dimana si korban saat itu menggunakan aplikasi (taksi) online dan mendapatkan mendapatkan sopir si pelaku,&quot; kata Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Yohanes Redhoi, Sabtu (18/3/2023).
Dari pertemuan itu, keduanya saling mengenal lebih jauh. Hingga akhirnya, pelaku tinggal di apartemen korban di wilayah Ciasauk, Kabupaten Tangerang.
&quot;Di situ perkenalan pertama dan diberi rasa nyaman dengan cara si pelaku akhirnya dipakai sebagai langganan dan dipakai menjadi sopir pribadi dan tinggal bersama di tempat si korban,&quot; jelasnya.

BACA JUGA:
Mayat dalam Koper di Bogor Ternyata Dimutilasi dengan Gerinda&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Hasil pemeriksaan, korban diketahui pernah berkeluarga tetapi sudah berpisah. Sedangkan pelaku mengaku memiliki keluarga dan anak tetapi masih dalam pendalaman lebih lanjut oleh penyidik.&quot;Kami masih dalami, yang bersangkutan baru saja sampai dari Yogyakarta&quot; ungkapnya.
Adapun motif sementara pelaku menolak permintaan tidak senonoh dari korban. Hingga akhirnya, terjadi pertengkaran dan pelaku memutilasi korban.
&quot;Kita juga mencium motif ekonomi karena sementara ini kami temui sejumlah uang korban yang diambil pelaku, karena memang si pelaku ini mengetahui ATM korban. Sementara yang diambil Rp 30 juta,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
