<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kenangan Soekarno Usai Menceraikan dan Mengantar Inggit Kembali ke Bandung   </title><description>Inggit yang tidak mau dimadu pun langsung menyepakati perceraian.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/19/337/2783488/kenangan-soekarno-usai-menceraikan-dan-mengantar-inggit-kembali-ke-bandung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/19/337/2783488/kenangan-soekarno-usai-menceraikan-dan-mengantar-inggit-kembali-ke-bandung"/><item><title>Kenangan Soekarno Usai Menceraikan dan Mengantar Inggit Kembali ke Bandung   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/19/337/2783488/kenangan-soekarno-usai-menceraikan-dan-mengantar-inggit-kembali-ke-bandung</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/19/337/2783488/kenangan-soekarno-usai-menceraikan-dan-mengantar-inggit-kembali-ke-bandung</guid><pubDate>Minggu 19 Maret 2023 06:55 WIB</pubDate><dc:creator>Novia Adristi Zhafira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/18/337/2783488/kenangan-soekarno-usai-menceraikan-dan-mengantar-inggit-kembali-ke-bandung-sL12WiWKek.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Inggit Garnasih dan Soekarno/Foto: Istimewa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/18/337/2783488/kenangan-soekarno-usai-menceraikan-dan-mengantar-inggit-kembali-ke-bandung-sL12WiWKek.jpg</image><title>Inggit Garnasih dan Soekarno/Foto: Istimewa</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wMy8xLzE2MzY5NC81L3g4ajVkNDA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pertengkaran dalam rumah tangga Soekarno dan Inggit akibat Soekarno yang menjalin cinta dengan Fatmawati membuat Inggit diminta sang anak angkat untuk merelakan bapaknya untuk Fatmawati. Inggit yang tidak mau dimadu pun langsung menyepakati perceraian.

Dikutip dalam buku &amp;ldquo;Soekarno Fatmawati Sebuah Kisah Cinta Klasik&amp;rdquo; yang ditulis oleh Adhe Riyanto, Soekarno meminta pengertian dari Inggit dan menyetujui perceraian tersebut. Kemudian, ia pun memberikan beberapa perjanjian.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

IYD Jaring Anak Muda di Padang, Dukung ASEAN Chairmanship 2023

Soekarno berjanji akan membelikan Inggit rumah dan menafkahi Inggit selama seumur hidup, ia berkata &amp;ldquo;Aku akan mencarikanmu rumah dan selalu mengusahakan segala sesuatu yang kau perlukan. Kau pun tahu, di antara kita semakin sering terjadi pertengkaran dan ini tentu tidak baik untukmu.&quot;

Setelah mereka resmi bercerai, Inggit berencana akan kembali tinggal di Bandung. Namun, sebelum benar-benar berpisah Soekarno dan Inggit menyempatkan untuk mengenang perpisahan mereka.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jokowi dan Megawati Berbibcang 3 Jam di Istana, Bahas Apa Saja?

Kenangan perpisahan tersebut dijelaskan dalam otobiografinya, momen perpisahan dimulai dengan Soekarno yang mengantar Inggit pergi ke dokter gigi terlebih dahulu karena ia tidak rela membiarkan Inggit untuk pergi seorang diri. Oleh karena itu, ia bersedia menemani Inggit agar senantiasa hatinya selalu dekat pada istrinya.

Pada saat matahari sudah tinggi, akhirnya mereka pulang dalam keadaan letih dan merasa tidak enak badan. Namun, sesampainya di rumah mereka melihat segerombolan wanita  ingin menemui Inggit.

Sejam kemudian, mereka pun selesai berkunjung. Soekarno tampak terlihat sedang gelisah. Padahal Inggit dan mereka tidak banyak melakukan perbincangan. Namun, hal itu cukup membuat Soekarno merasa kelelahan.

Di hari terakhir bersama istrinya, ia masih ikut serta mengantar Inggit pulang ke Kota Kembang. Tak lupa, ia juga membantu Inggit membongkar barang-barang setelah mengecek dan memastikan tidak ada sesuatu yang tertinggal.



Sementara itu, Nyoman Rai Srimben yang merupakan ibunda dari Soekarno, sudah mendengar kabar perceraian Inggit dan Soekarno. Ia pun cukup tabah dalam mendengar kabar tersebut hingga kemudian Soekarno melakukan pernikahan dengan Fatmawati.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wMy8xLzE2MzY5NC81L3g4ajVkNDA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pertengkaran dalam rumah tangga Soekarno dan Inggit akibat Soekarno yang menjalin cinta dengan Fatmawati membuat Inggit diminta sang anak angkat untuk merelakan bapaknya untuk Fatmawati. Inggit yang tidak mau dimadu pun langsung menyepakati perceraian.

Dikutip dalam buku &amp;ldquo;Soekarno Fatmawati Sebuah Kisah Cinta Klasik&amp;rdquo; yang ditulis oleh Adhe Riyanto, Soekarno meminta pengertian dari Inggit dan menyetujui perceraian tersebut. Kemudian, ia pun memberikan beberapa perjanjian.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

IYD Jaring Anak Muda di Padang, Dukung ASEAN Chairmanship 2023

Soekarno berjanji akan membelikan Inggit rumah dan menafkahi Inggit selama seumur hidup, ia berkata &amp;ldquo;Aku akan mencarikanmu rumah dan selalu mengusahakan segala sesuatu yang kau perlukan. Kau pun tahu, di antara kita semakin sering terjadi pertengkaran dan ini tentu tidak baik untukmu.&quot;

Setelah mereka resmi bercerai, Inggit berencana akan kembali tinggal di Bandung. Namun, sebelum benar-benar berpisah Soekarno dan Inggit menyempatkan untuk mengenang perpisahan mereka.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jokowi dan Megawati Berbibcang 3 Jam di Istana, Bahas Apa Saja?

Kenangan perpisahan tersebut dijelaskan dalam otobiografinya, momen perpisahan dimulai dengan Soekarno yang mengantar Inggit pergi ke dokter gigi terlebih dahulu karena ia tidak rela membiarkan Inggit untuk pergi seorang diri. Oleh karena itu, ia bersedia menemani Inggit agar senantiasa hatinya selalu dekat pada istrinya.

Pada saat matahari sudah tinggi, akhirnya mereka pulang dalam keadaan letih dan merasa tidak enak badan. Namun, sesampainya di rumah mereka melihat segerombolan wanita  ingin menemui Inggit.

Sejam kemudian, mereka pun selesai berkunjung. Soekarno tampak terlihat sedang gelisah. Padahal Inggit dan mereka tidak banyak melakukan perbincangan. Namun, hal itu cukup membuat Soekarno merasa kelelahan.

Di hari terakhir bersama istrinya, ia masih ikut serta mengantar Inggit pulang ke Kota Kembang. Tak lupa, ia juga membantu Inggit membongkar barang-barang setelah mengecek dan memastikan tidak ada sesuatu yang tertinggal.



Sementara itu, Nyoman Rai Srimben yang merupakan ibunda dari Soekarno, sudah mendengar kabar perceraian Inggit dan Soekarno. Ia pun cukup tabah dalam mendengar kabar tersebut hingga kemudian Soekarno melakukan pernikahan dengan Fatmawati.

</content:encoded></item></channel></rss>
