<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Diduga Epilepsinya Kambuh, IRT Ini Tewas Tercebur ke Kolam Ikan   </title><description>Diduga penyakit epilepsi yang dideritanya kambuh, seorang warga Pekon Sidodadi, Pringsewu tewas</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/19/340/2783733/diduga-epilepsinya-kambuh-irt-ini-tewas-tercebur-ke-kolam-ikan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/19/340/2783733/diduga-epilepsinya-kambuh-irt-ini-tewas-tercebur-ke-kolam-ikan"/><item><title> Diduga Epilepsinya Kambuh, IRT Ini Tewas Tercebur ke Kolam Ikan   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/19/340/2783733/diduga-epilepsinya-kambuh-irt-ini-tewas-tercebur-ke-kolam-ikan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/19/340/2783733/diduga-epilepsinya-kambuh-irt-ini-tewas-tercebur-ke-kolam-ikan</guid><pubDate>Minggu 19 Maret 2023 12:29 WIB</pubDate><dc:creator>Yuswantoro</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/19/340/2783733/diduga-epilepsinya-kambuh-irt-ini-tewas-tercebur-ke-kolam-ikan-Y0xWWGbHLO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi (foto: Freepick)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/19/340/2783733/diduga-epilepsinya-kambuh-irt-ini-tewas-tercebur-ke-kolam-ikan-Y0xWWGbHLO.jpg</image><title>Illustrasi (foto: Freepick)</title></images><description>
PRINGSEWU - Diduga penyakit epilepsi yang dideritanya kambuh, seorang warga Pekon Sidodadi, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu tewas akibat tercebur ke dalam kolam ikan.

Kapolsek Pagelaran Iptu Hasbulloh membenarkan peritiwa tersebut. Menurut Iptu Hasbulloh Peristiwa itu terjadi pada Jumat (17/3) sekira pukul 13.40 WIB di Pekon Sidodadi Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu.

Korban berinisial YI (39) berprofesi ibu rumah tangga warga Pekon Sidodadi, Pagelaran, Pringsewu.

BACA JUGA:
 ABK Asal Lampung Tenggelam di Perairan OKI saat Ambil Kasur di Atas Kapal&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Diceritakan Kapolsek, korban dilihat warga berjalan sendirian di lokasi kejadian, lalu tiba tiba terlihat sempoyongan dan jatuh tercebur ke dalam kolam ikan lele sedalam dua meter yang ada didekatnya.

&quot;Beruntung kejadian tersebut dilihat saksi Erwin, Bocah 13 tahun yang ada di dekat lokasi dan langsung memberitahukan warga sekitar dan menolong korban,&quot; ujarnya mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Rio Cahyowidi.

BACA JUGA:
Bocah SD Tenggelam di Pantai Ketapang, Hari Kedua Pencarian Belum Membuahkan Hasil&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Dijelaskan Kapolsek, saat dievakuasi warga dari dasar kolam dan dibawa ke rumah salah satu warga kondisi korban masih hidup dan sempat berkomunikasi dengan warga.

&quot;Namun berselang waktu kondisi kesehatan korban semakin menurun dan mengeluarkan darah dari hidungn dan mulutnya,&quot; jelas Kapolsek.

Melihat kondisi korban yang terus menurun, lanjut Hasbulloh, sekira pukul 15.39 WIB Warga berinisiatif membawa korban ke Rumah Sakit Umum Pringsewu.



&quot;Setelah sampai di RSUD dan dilakukan pemeriksaan tim medis, korban dinyatakan sudah meninggal dunia,&quot; ungkapnya



Atas kejadian tersebut, ungkap Kapolsek, pihaknya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan sejumlah saksi-saksi. Dan berdasarkan hasil penyelidikan awal diduga kuat sebab tersangka sampai jatuh ke dalam kolam karena penyakit epilepsi yang dideritanya kambuh.



&quot;Hal itu diperkuat dengan keterangan pihak keluarga yang menerangkan bahwa selama ini korban memang menderita sakit epilepsi, dan sering kambuh disembarang tempat,&quot; bebernya



Menurut Kapolsek, keluarga korban sudah menerima kejadian tersebut dan menolak dilakukan otopsi terhadap jenazah korban.</description><content:encoded>
PRINGSEWU - Diduga penyakit epilepsi yang dideritanya kambuh, seorang warga Pekon Sidodadi, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu tewas akibat tercebur ke dalam kolam ikan.

Kapolsek Pagelaran Iptu Hasbulloh membenarkan peritiwa tersebut. Menurut Iptu Hasbulloh Peristiwa itu terjadi pada Jumat (17/3) sekira pukul 13.40 WIB di Pekon Sidodadi Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu.

Korban berinisial YI (39) berprofesi ibu rumah tangga warga Pekon Sidodadi, Pagelaran, Pringsewu.

BACA JUGA:
 ABK Asal Lampung Tenggelam di Perairan OKI saat Ambil Kasur di Atas Kapal&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Diceritakan Kapolsek, korban dilihat warga berjalan sendirian di lokasi kejadian, lalu tiba tiba terlihat sempoyongan dan jatuh tercebur ke dalam kolam ikan lele sedalam dua meter yang ada didekatnya.

&quot;Beruntung kejadian tersebut dilihat saksi Erwin, Bocah 13 tahun yang ada di dekat lokasi dan langsung memberitahukan warga sekitar dan menolong korban,&quot; ujarnya mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Rio Cahyowidi.

BACA JUGA:
Bocah SD Tenggelam di Pantai Ketapang, Hari Kedua Pencarian Belum Membuahkan Hasil&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Dijelaskan Kapolsek, saat dievakuasi warga dari dasar kolam dan dibawa ke rumah salah satu warga kondisi korban masih hidup dan sempat berkomunikasi dengan warga.

&quot;Namun berselang waktu kondisi kesehatan korban semakin menurun dan mengeluarkan darah dari hidungn dan mulutnya,&quot; jelas Kapolsek.

Melihat kondisi korban yang terus menurun, lanjut Hasbulloh, sekira pukul 15.39 WIB Warga berinisiatif membawa korban ke Rumah Sakit Umum Pringsewu.



&quot;Setelah sampai di RSUD dan dilakukan pemeriksaan tim medis, korban dinyatakan sudah meninggal dunia,&quot; ungkapnya



Atas kejadian tersebut, ungkap Kapolsek, pihaknya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan sejumlah saksi-saksi. Dan berdasarkan hasil penyelidikan awal diduga kuat sebab tersangka sampai jatuh ke dalam kolam karena penyakit epilepsi yang dideritanya kambuh.



&quot;Hal itu diperkuat dengan keterangan pihak keluarga yang menerangkan bahwa selama ini korban memang menderita sakit epilepsi, dan sering kambuh disembarang tempat,&quot; bebernya



Menurut Kapolsek, keluarga korban sudah menerima kejadian tersebut dan menolak dilakukan otopsi terhadap jenazah korban.</content:encoded></item></channel></rss>
