<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Usai Ambil Sumpah, Anwar Usman Janji Jadikan MK Lembaga Transparan dan Akuntabel</title><description>Acara pengambilan sumpah Anwar Usman sebagai ketua Mahkamah Konstitusi (MK) periode 2023-2028 telah dilakukan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/20/337/2784216/usai-ambil-sumpah-anwar-usman-janji-jadikan-mk-lembaga-transparan-dan-akuntabel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/20/337/2784216/usai-ambil-sumpah-anwar-usman-janji-jadikan-mk-lembaga-transparan-dan-akuntabel"/><item><title>Usai Ambil Sumpah, Anwar Usman Janji Jadikan MK Lembaga Transparan dan Akuntabel</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/20/337/2784216/usai-ambil-sumpah-anwar-usman-janji-jadikan-mk-lembaga-transparan-dan-akuntabel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/20/337/2784216/usai-ambil-sumpah-anwar-usman-janji-jadikan-mk-lembaga-transparan-dan-akuntabel</guid><pubDate>Senin 20 Maret 2023 12:19 WIB</pubDate><dc:creator>Irfan Maulana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/20/337/2784216/usai-ambil-sumpah-anwar-usman-janji-jadikan-mk-lembaga-transparan-dan-akuntabel-vtuhbLNmpL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anwar Usman saat diambil sumpah menjadi Ketua MK. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/20/337/2784216/usai-ambil-sumpah-anwar-usman-janji-jadikan-mk-lembaga-transparan-dan-akuntabel-vtuhbLNmpL.jpg</image><title>Anwar Usman saat diambil sumpah menjadi Ketua MK. (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8yOC8xLzE2MzUwNS81L3g4ajVkcnI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Acara pengambilan sumpah Anwar Usman sebagai ketua Mahkamah Konstitusi (MK) periode 2023-2028 telah dilakukan. begitu juga Wakil ketua MK periode 2023-2028, Sadli Isra turut diambil sumpahnya di gedung MK, Jakarta Pusat, hari ini.

Acara tersebut dihadiri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan sejumlah menteri. Seperti Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD dan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasona Laolly.


BACA JUGA:


Jokowi Hadiri Pengucapan Sumpah Ketua dan Wakil Ketua MK 2023-2028&amp;nbsp;

Anwar Usman menjelaskan, saat ini MK telah hampir berusia 20 tahun. Kata dia sebagai lembaga pengawal konstitusi, MK terus mengalami ujian dan tantangan.

&quot;Dinamika kehidupan masyarakat yang demikian cepat, menuntut Mahkamah Konstitusi, bergerak secara adaptif, dalam menegakan hukum dan konstitusi,&quot; ucapnya, Senin (20/3/20230.


BACA JUGA:
BMKG Ungkap Kondisi Bumi Kian Mengkhawatirkan Akibat Perubahan Iklim


Dia menjelaskan, ikhtiar untuk membangun MK sebagai lembaga yang transparan serta akuntabel, terus dilakukan perbaikan, dan dikembangkan. Sehingga mudah dijangkau oleh masyarakat secara umum, dan para pencari keadilan pada khususnya, termasuk pengembangan transformasi teknologi, untuk mendukung sarana dan prasarana persidangan.

Hal itu, kata dia, dilakukan semata-mata, agar publik, senantiasa, dapat berpartisipasi secara aktif, memantau setiap pelaksanaan tugas Mahkamah Konstitusi.

&quot;Inilah wujud implementasi, dan kesungguhan Mahkamah Konstitusi, dalam membangun lembaga peradilan yang transparan, dan akuntabel,&quot; tambahnya.



MK, kata dia, terus menjalin hubungan kerjasama dengan lembaga peradilan di dunia. Beberapa kegiatan dan kerjasama telah dilakukan, terakhir penyelenggaraan World Conference on Constitutional Justice, di Bali, pada Oktober 2022, yang diikuti oleh sekitar 100 negara.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8yOC8xLzE2MzUwNS81L3g4ajVkcnI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Acara pengambilan sumpah Anwar Usman sebagai ketua Mahkamah Konstitusi (MK) periode 2023-2028 telah dilakukan. begitu juga Wakil ketua MK periode 2023-2028, Sadli Isra turut diambil sumpahnya di gedung MK, Jakarta Pusat, hari ini.

Acara tersebut dihadiri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan sejumlah menteri. Seperti Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD dan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasona Laolly.


BACA JUGA:


Jokowi Hadiri Pengucapan Sumpah Ketua dan Wakil Ketua MK 2023-2028&amp;nbsp;

Anwar Usman menjelaskan, saat ini MK telah hampir berusia 20 tahun. Kata dia sebagai lembaga pengawal konstitusi, MK terus mengalami ujian dan tantangan.

&quot;Dinamika kehidupan masyarakat yang demikian cepat, menuntut Mahkamah Konstitusi, bergerak secara adaptif, dalam menegakan hukum dan konstitusi,&quot; ucapnya, Senin (20/3/20230.


BACA JUGA:
BMKG Ungkap Kondisi Bumi Kian Mengkhawatirkan Akibat Perubahan Iklim


Dia menjelaskan, ikhtiar untuk membangun MK sebagai lembaga yang transparan serta akuntabel, terus dilakukan perbaikan, dan dikembangkan. Sehingga mudah dijangkau oleh masyarakat secara umum, dan para pencari keadilan pada khususnya, termasuk pengembangan transformasi teknologi, untuk mendukung sarana dan prasarana persidangan.

Hal itu, kata dia, dilakukan semata-mata, agar publik, senantiasa, dapat berpartisipasi secara aktif, memantau setiap pelaksanaan tugas Mahkamah Konstitusi.

&quot;Inilah wujud implementasi, dan kesungguhan Mahkamah Konstitusi, dalam membangun lembaga peradilan yang transparan, dan akuntabel,&quot; tambahnya.



MK, kata dia, terus menjalin hubungan kerjasama dengan lembaga peradilan di dunia. Beberapa kegiatan dan kerjasama telah dilakukan, terakhir penyelenggaraan World Conference on Constitutional Justice, di Bali, pada Oktober 2022, yang diikuti oleh sekitar 100 negara.



</content:encoded></item></channel></rss>
