<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Buka-bukaan soal Dugaan Gratifikasi Rp7 Miliar, Wamenkumham: Saya Siap Klarifikasi!</title><description>Pria yang akrab disapa Prof Eddy ini datang ke Gedung Merah Putih KPK dengan didampingi kuasa hukumnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/20/337/2784266/buka-bukaan-soal-dugaan-gratifikasi-rp7-miliar-wamenkumham-saya-siap-klarifikasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/20/337/2784266/buka-bukaan-soal-dugaan-gratifikasi-rp7-miliar-wamenkumham-saya-siap-klarifikasi"/><item><title>Buka-bukaan soal Dugaan Gratifikasi Rp7 Miliar, Wamenkumham: Saya Siap Klarifikasi!</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/20/337/2784266/buka-bukaan-soal-dugaan-gratifikasi-rp7-miliar-wamenkumham-saya-siap-klarifikasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/20/337/2784266/buka-bukaan-soal-dugaan-gratifikasi-rp7-miliar-wamenkumham-saya-siap-klarifikasi</guid><pubDate>Senin 20 Maret 2023 13:17 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/20/337/2784266/buka-bukaan-soal-dugaan-gratifikasi-rp7-miliar-wamenkumham-saya-siap-klarifikasi-euHPgw1mBh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/20/337/2784266/buka-bukaan-soal-dugaan-gratifikasi-rp7-miliar-wamenkumham-saya-siap-klarifikasi-euHPgw1mBh.jpg</image><title>Foto: Okezone</title></images><description>
JAKARTA - Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej (EOSH) tiba di Gedung Merah Putih, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (20/3/2023) siang
Pria yang akrab disapa Prof Eddy ini datang ke Gedung Merah Putih KPK dengan didampingi kuasa hukumnya.

BACA JUGA:
Wamenkumham Tiba di KPK, Siap Diklarifikasi Terkait Dugaan Gratifikasi Rp7 Miliar

Pantauan Okezone, Prof Eddy mengenakan kemeja lengan pendek berwarna putih sekira pukul 12.55 WIB. Ia tampak santai saat tiba di KPK dengan didampingi dua sekretaris pribadinya (aspri).
Prof Eddy mengaku siap untuk diklarifikasi KPK soal laporan Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso. Adapun, laporan IPW tersebut berkaitan dengan dugaan penerimaan gratifikasi sebesar Rp7 miliar.

BACA JUGA:
Akibat Istri Suka Pamer Harta di Medsos, Kepala BPN Jaktim Diperiksa KPK Besok

&quot;Saya mau klarifikasi di KPK, tunggu sebenatar ya, terima kasih,&quot; singkat Prof Eddy di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan.
Sekadar diketahui, Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso melaporkan salah satu wakil menteri ke KPK karena diduga menerima gratifikasi sebesar Rp7 miliar. Kata Sugeng, wakil menteri yang dilaporkan tersebut berinisial EOSH. Kuat dugaan Wamen tersebut adalah Edward Omar Sharif Hiariej (EOSH).Sugeng saat itu membawa sejumlah dokumen yang berkaitan dengan dugaan penerimaan gratifikasi wamen tersebut ke bagian Dumas KPK.

Ia menyebut wakil menteri yang dilaporkan tersebut menerima gratifikasi berupa uang sebesar Rp7 miliar melalui asisten pribadi (aspri). Salah satu Aspri Eddy yakni Yogi Arie Rukmana (YAR).

</description><content:encoded>
JAKARTA - Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej (EOSH) tiba di Gedung Merah Putih, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (20/3/2023) siang
Pria yang akrab disapa Prof Eddy ini datang ke Gedung Merah Putih KPK dengan didampingi kuasa hukumnya.

BACA JUGA:
Wamenkumham Tiba di KPK, Siap Diklarifikasi Terkait Dugaan Gratifikasi Rp7 Miliar

Pantauan Okezone, Prof Eddy mengenakan kemeja lengan pendek berwarna putih sekira pukul 12.55 WIB. Ia tampak santai saat tiba di KPK dengan didampingi dua sekretaris pribadinya (aspri).
Prof Eddy mengaku siap untuk diklarifikasi KPK soal laporan Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso. Adapun, laporan IPW tersebut berkaitan dengan dugaan penerimaan gratifikasi sebesar Rp7 miliar.

BACA JUGA:
Akibat Istri Suka Pamer Harta di Medsos, Kepala BPN Jaktim Diperiksa KPK Besok

&quot;Saya mau klarifikasi di KPK, tunggu sebenatar ya, terima kasih,&quot; singkat Prof Eddy di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan.
Sekadar diketahui, Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso melaporkan salah satu wakil menteri ke KPK karena diduga menerima gratifikasi sebesar Rp7 miliar. Kata Sugeng, wakil menteri yang dilaporkan tersebut berinisial EOSH. Kuat dugaan Wamen tersebut adalah Edward Omar Sharif Hiariej (EOSH).Sugeng saat itu membawa sejumlah dokumen yang berkaitan dengan dugaan penerimaan gratifikasi wamen tersebut ke bagian Dumas KPK.

Ia menyebut wakil menteri yang dilaporkan tersebut menerima gratifikasi berupa uang sebesar Rp7 miliar melalui asisten pribadi (aspri). Salah satu Aspri Eddy yakni Yogi Arie Rukmana (YAR).

</content:encoded></item></channel></rss>
