<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Peziarah Padati TPU Covid-19 Rorotan Jelang Ramadhan 1444 H</title><description>Tommy mengatakan Lebaran kedua kali ini tanpa ibunya yang telah meninggal akibat penyakit Covid-19.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/20/338/2783964/peziarah-padati-tpu-covid-19-rorotan-jelang-ramadhan-1444-h</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/20/338/2783964/peziarah-padati-tpu-covid-19-rorotan-jelang-ramadhan-1444-h"/><item><title>Peziarah Padati TPU Covid-19 Rorotan Jelang Ramadhan 1444 H</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/20/338/2783964/peziarah-padati-tpu-covid-19-rorotan-jelang-ramadhan-1444-h</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/20/338/2783964/peziarah-padati-tpu-covid-19-rorotan-jelang-ramadhan-1444-h</guid><pubDate>Senin 20 Maret 2023 01:30 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/20/338/2783964/peziarah-padati-tpu-covid-19-rorotan-jelang-ramadhan-1444-h-kbzn4h7n7O.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/20/338/2783964/peziarah-padati-tpu-covid-19-rorotan-jelang-ramadhan-1444-h-kbzn4h7n7O.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8xOS8xNy8xNjQ0MjUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Para peziarah memadati tempat pemakaman umum (TPU) Covid-19 Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, yang merupakan akhir pekan menjelang bulan suci Ramadhan 1444 Hijriah/2023, Minggu 19 Maret 2023.
Peziarah di makam khusus Covid-19 berbondong-bondong datang menggunakan kendaraan pribadi, khususnya roda empat, sehingga menyebabkan kepadatan di sekitar TPU Covid-19 Rorotan.
Suasana haru saat mendoakan sanak saudara yang telah meninggal akibat paparan virus tersebut terasa dari pagi hingga siang hari, seperti pada salah satu peziarah yakni Tommy.
Tommy mengatakan Lebaran kedua kali ini tanpa ibunya yang telah meninggal akibat penyakit Covid-19. Pemuda asal Bekasi, Jawa Barat itu mengatakan ibunya tidak bertahan setelah mendapat perawatan selama 14 hari.

BACA JUGA:
Banjir Rendam TPU Budi Darma, Peziarah Kesulitan Temukan Makam Keluarga

&quot;Ini masuk tahun kedua, dan kalau diingat-ingat memang sangat sedih. Apalagi ibu memang punya komorbid, dan waktu itu belum ada PPKM,&quot; ujar dia.

BACA JUGA:
Anies Ziarah ke Makam KH Mas Alwi Pencetus Nama NU: Kami ke Sini untuk Menghormati

Kebersamaan Tommy dengan ibunya untuk terakhir kalinya, saat ia datang menjenguk di rumah sakit dengan standar SOP Covid-19. Kebiasaan ziarah ke kuburan ibunya dilakukannya sebelum bulan Ramadhan dan seusai Hari Raya Idul Fitri.Ditemui tidak jauh dari lokasi Tommy, seorang pelajar asal Jakarta Rivano berziarah ke makan ayahnya yang meninggal karena Covid-19.
Rivano mengatakan niat ziarah ingin dilakukannya dari pekan lalu, namun dia harus menyelesaikan ujian sekolah terlebih dahulu.
&quot;Sebenarnya dari pekan lalu ingin ziarah, tapi karena saya sendiri masih kelas 12, dan masih ujian, jadi sempatnya baru sekarang,&quot; kata Rivano.
Ayah Rivano meninggal saat serangan Covid-19 varian Delta merajalela di Indonesia. Kegiatan ziarah memang setiap tahun dilakukan bersama saudara-saudaranya, bahkan sebelum ayahnya meninggal.
Harapannya, Rivano dan keluarganya dapat menjalani ibadah Ramadhan dengan tenang serta mendapat limpahan rahmat dari Allah swt.
Ziarah kubur menjelang bulan Ramadhan dan setelah Hari Raya Idul Fitri telah menjadi kegiatan rutin umat Islam di Indonesia.





</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8xOS8xNy8xNjQ0MjUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Para peziarah memadati tempat pemakaman umum (TPU) Covid-19 Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, yang merupakan akhir pekan menjelang bulan suci Ramadhan 1444 Hijriah/2023, Minggu 19 Maret 2023.
Peziarah di makam khusus Covid-19 berbondong-bondong datang menggunakan kendaraan pribadi, khususnya roda empat, sehingga menyebabkan kepadatan di sekitar TPU Covid-19 Rorotan.
Suasana haru saat mendoakan sanak saudara yang telah meninggal akibat paparan virus tersebut terasa dari pagi hingga siang hari, seperti pada salah satu peziarah yakni Tommy.
Tommy mengatakan Lebaran kedua kali ini tanpa ibunya yang telah meninggal akibat penyakit Covid-19. Pemuda asal Bekasi, Jawa Barat itu mengatakan ibunya tidak bertahan setelah mendapat perawatan selama 14 hari.

BACA JUGA:
Banjir Rendam TPU Budi Darma, Peziarah Kesulitan Temukan Makam Keluarga

&quot;Ini masuk tahun kedua, dan kalau diingat-ingat memang sangat sedih. Apalagi ibu memang punya komorbid, dan waktu itu belum ada PPKM,&quot; ujar dia.

BACA JUGA:
Anies Ziarah ke Makam KH Mas Alwi Pencetus Nama NU: Kami ke Sini untuk Menghormati

Kebersamaan Tommy dengan ibunya untuk terakhir kalinya, saat ia datang menjenguk di rumah sakit dengan standar SOP Covid-19. Kebiasaan ziarah ke kuburan ibunya dilakukannya sebelum bulan Ramadhan dan seusai Hari Raya Idul Fitri.Ditemui tidak jauh dari lokasi Tommy, seorang pelajar asal Jakarta Rivano berziarah ke makan ayahnya yang meninggal karena Covid-19.
Rivano mengatakan niat ziarah ingin dilakukannya dari pekan lalu, namun dia harus menyelesaikan ujian sekolah terlebih dahulu.
&quot;Sebenarnya dari pekan lalu ingin ziarah, tapi karena saya sendiri masih kelas 12, dan masih ujian, jadi sempatnya baru sekarang,&quot; kata Rivano.
Ayah Rivano meninggal saat serangan Covid-19 varian Delta merajalela di Indonesia. Kegiatan ziarah memang setiap tahun dilakukan bersama saudara-saudaranya, bahkan sebelum ayahnya meninggal.
Harapannya, Rivano dan keluarganya dapat menjalani ibadah Ramadhan dengan tenang serta mendapat limpahan rahmat dari Allah swt.
Ziarah kubur menjelang bulan Ramadhan dan setelah Hari Raya Idul Fitri telah menjadi kegiatan rutin umat Islam di Indonesia.





</content:encoded></item></channel></rss>
