<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tangis Keluarga Pecah Sambut Kedatangan Jenazah Syabda Perkasa dan Ibunya</title><description>Kedua jenazah ibu dan anak ini sempat disemayamkan sekitar beberapa menit.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/20/512/2784530/tangis-keluarga-pecah-sambut-kedatangan-jenazah-syabda-perkasa-dan-ibunya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/20/512/2784530/tangis-keluarga-pecah-sambut-kedatangan-jenazah-syabda-perkasa-dan-ibunya"/><item><title>Tangis Keluarga Pecah Sambut Kedatangan Jenazah Syabda Perkasa dan Ibunya</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/20/512/2784530/tangis-keluarga-pecah-sambut-kedatangan-jenazah-syabda-perkasa-dan-ibunya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/20/512/2784530/tangis-keluarga-pecah-sambut-kedatangan-jenazah-syabda-perkasa-dan-ibunya</guid><pubDate>Senin 20 Maret 2023 17:49 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/20/512/2784530/tangis-keluarga-pecah-sambut-kedatangan-jenazah-syabda-perkasa-dan-ibunya-Tf5xZbnACC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Antara</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/20/512/2784530/tangis-keluarga-pecah-sambut-kedatangan-jenazah-syabda-perkasa-dan-ibunya-Tf5xZbnACC.jpg</image><title>Foto: Antara</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8yMC8xLzE2NDQ0NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SRAGEN - Jenazah pebulu tangkis Syabda Perkasa Belawa disambut isak tangis anggota keluarga saat tiba di rumah neneknya di Dusun Ngroto, Kelurahan Sumberjo, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.
Pantauan di Sragen, jenazah Syabda dan ibunya, Anik Sulistyowati, tiba di rumah neneknya sekitar pukul 17.00 WIB. Keduanya dibawa dengan dua ambulans yang berbeda.

BACA JUGA:
Jenazah Syabda Perkasa Belawa dan sang Ibunda Akan Dimakamkan di Sragen Sore Ini

Kedua jenazah ibu dan anak ini sempat disemayamkan sekitar beberapa menit untuk memberikan kesempatan kepada kerabat menunaikan shalat jenazah.
Setelah  disemayamkan, keduanya dimakamkan di TPU Karaban yang berjarak sekitar 500 meter dari rumah duka.
Sebelumnya, Syabda bersama kedua orang tua dan dua saudaranya melakukan perjalanan pulang dari rumahnya di Bekasi menuju Sragen untuk menghadiri pemakaman neneknya yang meninggal pada Minggu (19/3) malam.

BACA JUGA:
Identitas Lengkap 5 Korban Kecelakaan Maut Toyota Camry Tewaskan Syabda Perkasa di Tol Pemalang&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Namun, kendaraan yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan lalu lintas di KM 314A Tol Pemalang, Senin, pukul 03.40 WIB. Akibatnya Syabda dan ibunya meninggal dunia, sedangkan ayah dan dua saudaranya mengalami luka-luka.
Syabda tercatat sebagai salah seorang pebulu tangkis Pelatnas Cipayung. Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesi (PP PBSI) terpukul dengan berpulang atlet muda tersebut.&quot;Innalillahi wa inna ilaihi roji'un. Kami keluarga besar PP PBSI, insan bulutangkis, dan para pecinta bulu tangkis tentu merasa sangat kehilangan dengan meninggalnya Syabda, pemain yang memiliki talenta besar dan tangguh,&quot; ucap Ketua Umum PP PBSI Agung Firman Sampurna dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin.



Atlet kelahiran Jakarta, 25 Agustus 2001 itu, meninggal dunia setelah kendaraan yang dikemudikan sang ayah, Muanis Hadi Sutamto, menabrak kendaraan lain dari belakang saat melaju di jalan tol.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8yMC8xLzE2NDQ0NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SRAGEN - Jenazah pebulu tangkis Syabda Perkasa Belawa disambut isak tangis anggota keluarga saat tiba di rumah neneknya di Dusun Ngroto, Kelurahan Sumberjo, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.
Pantauan di Sragen, jenazah Syabda dan ibunya, Anik Sulistyowati, tiba di rumah neneknya sekitar pukul 17.00 WIB. Keduanya dibawa dengan dua ambulans yang berbeda.

BACA JUGA:
Jenazah Syabda Perkasa Belawa dan sang Ibunda Akan Dimakamkan di Sragen Sore Ini

Kedua jenazah ibu dan anak ini sempat disemayamkan sekitar beberapa menit untuk memberikan kesempatan kepada kerabat menunaikan shalat jenazah.
Setelah  disemayamkan, keduanya dimakamkan di TPU Karaban yang berjarak sekitar 500 meter dari rumah duka.
Sebelumnya, Syabda bersama kedua orang tua dan dua saudaranya melakukan perjalanan pulang dari rumahnya di Bekasi menuju Sragen untuk menghadiri pemakaman neneknya yang meninggal pada Minggu (19/3) malam.

BACA JUGA:
Identitas Lengkap 5 Korban Kecelakaan Maut Toyota Camry Tewaskan Syabda Perkasa di Tol Pemalang&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Namun, kendaraan yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan lalu lintas di KM 314A Tol Pemalang, Senin, pukul 03.40 WIB. Akibatnya Syabda dan ibunya meninggal dunia, sedangkan ayah dan dua saudaranya mengalami luka-luka.
Syabda tercatat sebagai salah seorang pebulu tangkis Pelatnas Cipayung. Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesi (PP PBSI) terpukul dengan berpulang atlet muda tersebut.&quot;Innalillahi wa inna ilaihi roji'un. Kami keluarga besar PP PBSI, insan bulutangkis, dan para pecinta bulu tangkis tentu merasa sangat kehilangan dengan meninggalnya Syabda, pemain yang memiliki talenta besar dan tangguh,&quot; ucap Ketua Umum PP PBSI Agung Firman Sampurna dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin.



Atlet kelahiran Jakarta, 25 Agustus 2001 itu, meninggal dunia setelah kendaraan yang dikemudikan sang ayah, Muanis Hadi Sutamto, menabrak kendaraan lain dari belakang saat melaju di jalan tol.

</content:encoded></item></channel></rss>
