<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Paguyuban Baraya Sunda Padukan Teknologi dengan Kearifan Lokal untuk Sosialisasi Budaya   </title><description>Salah satunya adalah dengan memanfaatkan teknologi digital lewat media sosial.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/21/337/2785175/paguyuban-baraya-sunda-padukan-teknologi-dengan-kearifan-lokal-untuk-sosialisasi-budaya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/21/337/2785175/paguyuban-baraya-sunda-padukan-teknologi-dengan-kearifan-lokal-untuk-sosialisasi-budaya"/><item><title>Paguyuban Baraya Sunda Padukan Teknologi dengan Kearifan Lokal untuk Sosialisasi Budaya   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/21/337/2785175/paguyuban-baraya-sunda-padukan-teknologi-dengan-kearifan-lokal-untuk-sosialisasi-budaya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/21/337/2785175/paguyuban-baraya-sunda-padukan-teknologi-dengan-kearifan-lokal-untuk-sosialisasi-budaya</guid><pubDate>Selasa 21 Maret 2023 16:57 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/21/337/2785175/paguyuban-baraya-sunda-padukan-teknologi-dengan-kearifan-lokal-untuk-sosialisasi-budaya-bwwx1EHP1g.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Paguyuban Baraya Sunda/Foto: Nur Khabibi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/21/337/2785175/paguyuban-baraya-sunda-padukan-teknologi-dengan-kearifan-lokal-untuk-sosialisasi-budaya-bwwx1EHP1g.jpg</image><title>Paguyuban Baraya Sunda/Foto: Nur Khabibi</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8xOC8yMC8xNjQzOTMvNS94OGo5N2Fo&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Paguyuban Baraya Sunda terus melakukan program untuk melestarikan budaya Sunda di tengah kemajuan zaman. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan teknologi digital lewat media sosial.

Sesepuh Paguyuban Baraya Sunda, Bah Udin Shamsudin menyatakan, meski pihaknya melestarikan budaya tradisional, namun tidak menutup diri dari teknologi. Menurutnya, dengan teknologi dapat memberikan manfaat dalam sosialisasi budaya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Paguyuban Baraya Sunda Lestarikan Budaya Lewat Kaulinan Barudak Lembur&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Itu pasti, karena di era digital ini untuk mengenalkan kaulinan barudak itu sendiri kita perlu namanya media sosial, teknologi, dan sebagainya,&quot; kata Udin dalam Podcast Aksi Nyata Perindo bertajuk 'Melestarikan Budaya Ka Sundaan Melalui Ekstensi Paguyuban', Kamis (16/3/2023).

&quot;Maka dari itu kita sangat membutuhkan sekali yang namanya teknologi, kita tidak terpaku dengan alat tradisional itu sendiri tapi memanfaatkan teknologi yang ada semaksimal mungkin,&quot; sambungnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pria Ini Ditemukan Tewas di Bawah Papan Bunga Ucapan Duka Cita

Bah Udin berpesan kepada generasi milenial dan gen z khususnya, untuk tidak hanya menggeluti budaya asing yang saat ini menjadi favorit dari generasi tersebut. Menurutnya, sebagai orang Indonesia yang memiliki beragam budaya, perlu juga mempelajari budaya lokal.

&quot;Cintailah budaya negeri kita, karena kita Indonesia punya banyak sekali budaya dan alat-alat permainan zaman dahulu yang harus dikembangkan,&quot; ucapnya.



&quot;Maka dari itu yuk kaum-kaum milenial kita kembangkan permainan zaman dahulu yang nenek moyang kita kembangkan dari dulu,&quot; pungkasnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8xOC8yMC8xNjQzOTMvNS94OGo5N2Fo&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Paguyuban Baraya Sunda terus melakukan program untuk melestarikan budaya Sunda di tengah kemajuan zaman. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan teknologi digital lewat media sosial.

Sesepuh Paguyuban Baraya Sunda, Bah Udin Shamsudin menyatakan, meski pihaknya melestarikan budaya tradisional, namun tidak menutup diri dari teknologi. Menurutnya, dengan teknologi dapat memberikan manfaat dalam sosialisasi budaya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Paguyuban Baraya Sunda Lestarikan Budaya Lewat Kaulinan Barudak Lembur&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Itu pasti, karena di era digital ini untuk mengenalkan kaulinan barudak itu sendiri kita perlu namanya media sosial, teknologi, dan sebagainya,&quot; kata Udin dalam Podcast Aksi Nyata Perindo bertajuk 'Melestarikan Budaya Ka Sundaan Melalui Ekstensi Paguyuban', Kamis (16/3/2023).

&quot;Maka dari itu kita sangat membutuhkan sekali yang namanya teknologi, kita tidak terpaku dengan alat tradisional itu sendiri tapi memanfaatkan teknologi yang ada semaksimal mungkin,&quot; sambungnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pria Ini Ditemukan Tewas di Bawah Papan Bunga Ucapan Duka Cita

Bah Udin berpesan kepada generasi milenial dan gen z khususnya, untuk tidak hanya menggeluti budaya asing yang saat ini menjadi favorit dari generasi tersebut. Menurutnya, sebagai orang Indonesia yang memiliki beragam budaya, perlu juga mempelajari budaya lokal.

&quot;Cintailah budaya negeri kita, karena kita Indonesia punya banyak sekali budaya dan alat-alat permainan zaman dahulu yang harus dikembangkan,&quot; ucapnya.



&quot;Maka dari itu yuk kaum-kaum milenial kita kembangkan permainan zaman dahulu yang nenek moyang kita kembangkan dari dulu,&quot; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
