<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Api Ile Lewotolo Erupsi, Warga Diminta Jauhi Lokasi hingga 2 KM   </title><description>Gunung Api Ile Lewotolo yang terletak di bagian utara Pulau Lembata, mengalami erupsi.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/22/337/2785416/gunung-api-ile-lewotolo-erupsi-warga-diminta-jauhi-lokasi-hingga-2-km</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/22/337/2785416/gunung-api-ile-lewotolo-erupsi-warga-diminta-jauhi-lokasi-hingga-2-km"/><item><title>Gunung Api Ile Lewotolo Erupsi, Warga Diminta Jauhi Lokasi hingga 2 KM   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/22/337/2785416/gunung-api-ile-lewotolo-erupsi-warga-diminta-jauhi-lokasi-hingga-2-km</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/22/337/2785416/gunung-api-ile-lewotolo-erupsi-warga-diminta-jauhi-lokasi-hingga-2-km</guid><pubDate>Rabu 22 Maret 2023 05:27 WIB</pubDate><dc:creator> Muhammad Farhan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/22/337/2785416/gunung-api-ile-lewotolo-erupsi-warga-diminta-jauhi-lokasi-hingga-2-km-8kbsppmWjz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Ile Lewotolok saat erupsi (foto: PVMBG)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/22/337/2785416/gunung-api-ile-lewotolo-erupsi-warga-diminta-jauhi-lokasi-hingga-2-km-8kbsppmWjz.jpg</image><title>Gunung Ile Lewotolok saat erupsi (foto: PVMBG)</title></images><description>JAKARTA - Gunung Api Ile Lewotolo yang terletak di bagian utara Pulau Lembata, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, mengalami erupsi. Erupsi yang terjadi pada pukul 05.17 WITA, Rabu ini (23/3/2023), memiliki kolom letusan hingga kurang lebih 400 meter di atas puncak.
Berdasarkan informasi yang diunggah oleh akun media sosial Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di @PVMBG_, tinggi letusan berada kurang lebih pada 1823 meter di atas permukaan laut.
&quot;Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat laut. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 35.5 mm dan durasi 54 detik,&quot; ujar PVMBG dalam laman resminya, Rabu (23/3/2023).

BACA JUGA:
Kepala Badan Geologi: Sistem Early Warning Minimalkan Korban Jiwa Erupsi Merapi

Guna menanggulangi efek buruk dari erupsi tersebut, PVMBG mengimbau Masyarakat di sekitar Gunung Ile Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 2 km dari pusat aktivitas gunung tersebut.
&quot;Masyarakat Desa Lamawolo, Desa Lamatokan, dan Desa Jontona agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dan awan panas dari bagian timur puncak atau  kawah Gunung Ile Lewotolok,&quot; lanjut PVMBG.
Ihwal adanya abu vulkanik, PVMBG juga mengimbau masyarakat yang berada di sekitar Gunung tersebut, dapat menggunakan masker pelindung mulut dan hidung serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit. Hal ini dilakukan untuk menghindari gangguan pernapasan (ISPA) maupun gangguan kesehatan Iainnya yang disebabkan oleh abu vulkanik.

BACA JUGA:
Gunung Ile Lewotolok 4 Kali Erupsi, Muntahkan Abu Vulkanik Setinggi 200 Meter

Sementara itu, PVMBG juga mengimbau agar masyarakat agar waspada adanya lahar yang nantinya akan mengaliri aliran sungai di sepanjang gunung tersebut.
&quot;Masyarakat yang bermukim di sekitar lembah/aliran sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Ile Lewotolok agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan,&quot; pungkas PVMBG.</description><content:encoded>JAKARTA - Gunung Api Ile Lewotolo yang terletak di bagian utara Pulau Lembata, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, mengalami erupsi. Erupsi yang terjadi pada pukul 05.17 WITA, Rabu ini (23/3/2023), memiliki kolom letusan hingga kurang lebih 400 meter di atas puncak.
Berdasarkan informasi yang diunggah oleh akun media sosial Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di @PVMBG_, tinggi letusan berada kurang lebih pada 1823 meter di atas permukaan laut.
&quot;Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat laut. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 35.5 mm dan durasi 54 detik,&quot; ujar PVMBG dalam laman resminya, Rabu (23/3/2023).

BACA JUGA:
Kepala Badan Geologi: Sistem Early Warning Minimalkan Korban Jiwa Erupsi Merapi

Guna menanggulangi efek buruk dari erupsi tersebut, PVMBG mengimbau Masyarakat di sekitar Gunung Ile Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 2 km dari pusat aktivitas gunung tersebut.
&quot;Masyarakat Desa Lamawolo, Desa Lamatokan, dan Desa Jontona agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dan awan panas dari bagian timur puncak atau  kawah Gunung Ile Lewotolok,&quot; lanjut PVMBG.
Ihwal adanya abu vulkanik, PVMBG juga mengimbau masyarakat yang berada di sekitar Gunung tersebut, dapat menggunakan masker pelindung mulut dan hidung serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit. Hal ini dilakukan untuk menghindari gangguan pernapasan (ISPA) maupun gangguan kesehatan Iainnya yang disebabkan oleh abu vulkanik.

BACA JUGA:
Gunung Ile Lewotolok 4 Kali Erupsi, Muntahkan Abu Vulkanik Setinggi 200 Meter

Sementara itu, PVMBG juga mengimbau agar masyarakat agar waspada adanya lahar yang nantinya akan mengaliri aliran sungai di sepanjang gunung tersebut.
&quot;Masyarakat yang bermukim di sekitar lembah/aliran sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Ile Lewotolok agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan,&quot; pungkas PVMBG.</content:encoded></item></channel></rss>
