<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pidato Sultan Hamengku Buwono IX saat Dilantik: Tugas Sulit dan Berat</title><description>Penobatan Dorodjatun sebagai Putera Mahkota memberikan harapan besar kepada golongan terpelajar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/22/337/2785672/pidato-sultan-hamengku-buwono-ix-saat-dilantik-tugas-sulit-dan-berat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/22/337/2785672/pidato-sultan-hamengku-buwono-ix-saat-dilantik-tugas-sulit-dan-berat"/><item><title>Pidato Sultan Hamengku Buwono IX saat Dilantik: Tugas Sulit dan Berat</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/22/337/2785672/pidato-sultan-hamengku-buwono-ix-saat-dilantik-tugas-sulit-dan-berat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/22/337/2785672/pidato-sultan-hamengku-buwono-ix-saat-dilantik-tugas-sulit-dan-berat</guid><pubDate>Kamis 23 Maret 2023 04:42 WIB</pubDate><dc:creator>Amelia Hermawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/22/337/2785672/pidato-sultan-hamengku-buwono-ix-saat-dilantik-tugas-sulit-dan-berat-6WezBW46Ds.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Sultan Hamengku Buwono IX. (Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/22/337/2785672/pidato-sultan-hamengku-buwono-ix-saat-dilantik-tugas-sulit-dan-berat-6WezBW46Ds.jpg</image><title>Sri Sultan Hamengku Buwono IX. (Ist)</title></images><description>

SULTAN Hamengku Buwono IX yang bernama kecil Dorodjatun merupakan salah satu tokoh pejuang kemerdekaan Indonesia sekaligus raja dari Kesultanan Yogyakarta. Pada 18 Maret 1940 Dorodjatun resmi dinobatkan sebagai Putra Mahkota dari Kesultanan Yogyakarta. Penobatan ini dilakukan setelah perjanjian kontrak politik antara Dorodjatun dan Dr. Adam terselesaikan.

Penobatan Dorodjatun sebagai Putera Mahkota memberikan harapan besar kepada golongan terpelajar. Pendidikan yang ditempuh Dorodjatun dan pemikiran kritisnya membuat golongan terpelajar percaya bahwa Dorodjatun akan memberikan perubahan besar.

Perubahan baru ini terbukti saat dua orang wartawan pribumi datang di upacara penobatan. Hal ini menjadi suatu yang baru pada masa itu, karena biasanya undangan hanya ditujukan kepada pers Belanda.



BACA JUGA:
Ketika Sultan Hamengku Buwono IX Terima Bisikan Gaib dari Nenek Moyangnya



Pukul 11.00 Gubernur Adam atas perintah Hindia Belanda melakukan prosesi penobatan Putra Mahkota Dorodjatun. Setelah kata-kata penetapan Gubernur diucapkan, maka Dorodjatun resmi menjadi Sultan Hamengku Buwono IX, menggantikan ayahnya.



BACA JUGA:
Sultan Hamengku Buwono IX, Raja yang Tak Mudah Dibujuk Belanda




Di hadapan para tamu yang kebanyakan adalah pejabat Belanda, Dorodjatun memberikan pidato yang bernada progresif, yang isinya sebagai berikut :

&amp;ldquo;Walaupun saya telah mengenyam pendidikan Barat yang sebenarnya, namun pertama-tama saya adalah dan tetap orang Jawa. Maka selamanya tak menghambat kemajuan, ada tetap menduduki tempat yang utama dalam Keraton yang kaya tradisi ini.&amp;rdquo; sebagaimana dikutip dari buku yang berjudul &quot;Tahta Untuk Rakyat : Celah-celah Kehidupan Sultan Hamengku Buwono IX&quot;.



Dengan adanya pidato tersebut, Dorodjatun resmi memulai pemerintahannya dengan sifatnya yang serius dan lugu.

</description><content:encoded>

SULTAN Hamengku Buwono IX yang bernama kecil Dorodjatun merupakan salah satu tokoh pejuang kemerdekaan Indonesia sekaligus raja dari Kesultanan Yogyakarta. Pada 18 Maret 1940 Dorodjatun resmi dinobatkan sebagai Putra Mahkota dari Kesultanan Yogyakarta. Penobatan ini dilakukan setelah perjanjian kontrak politik antara Dorodjatun dan Dr. Adam terselesaikan.

Penobatan Dorodjatun sebagai Putera Mahkota memberikan harapan besar kepada golongan terpelajar. Pendidikan yang ditempuh Dorodjatun dan pemikiran kritisnya membuat golongan terpelajar percaya bahwa Dorodjatun akan memberikan perubahan besar.

Perubahan baru ini terbukti saat dua orang wartawan pribumi datang di upacara penobatan. Hal ini menjadi suatu yang baru pada masa itu, karena biasanya undangan hanya ditujukan kepada pers Belanda.



BACA JUGA:
Ketika Sultan Hamengku Buwono IX Terima Bisikan Gaib dari Nenek Moyangnya



Pukul 11.00 Gubernur Adam atas perintah Hindia Belanda melakukan prosesi penobatan Putra Mahkota Dorodjatun. Setelah kata-kata penetapan Gubernur diucapkan, maka Dorodjatun resmi menjadi Sultan Hamengku Buwono IX, menggantikan ayahnya.



BACA JUGA:
Sultan Hamengku Buwono IX, Raja yang Tak Mudah Dibujuk Belanda




Di hadapan para tamu yang kebanyakan adalah pejabat Belanda, Dorodjatun memberikan pidato yang bernada progresif, yang isinya sebagai berikut :

&amp;ldquo;Walaupun saya telah mengenyam pendidikan Barat yang sebenarnya, namun pertama-tama saya adalah dan tetap orang Jawa. Maka selamanya tak menghambat kemajuan, ada tetap menduduki tempat yang utama dalam Keraton yang kaya tradisi ini.&amp;rdquo; sebagaimana dikutip dari buku yang berjudul &quot;Tahta Untuk Rakyat : Celah-celah Kehidupan Sultan Hamengku Buwono IX&quot;.



Dengan adanya pidato tersebut, Dorodjatun resmi memulai pemerintahannya dengan sifatnya yang serius dan lugu.

</content:encoded></item></channel></rss>
