<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mengejutkan! Gunung Merapi Kini Mempunyai 2 Kubah Lava Aktif, Pertama dalam Sejarah</title><description>BPPTKG juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di sekitar daerah potensi bahaya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/23/337/2785986/mengejutkan-gunung-merapi-kini-mempunyai-2-kubah-lava-aktif-pertama-dalam-sejarah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/23/337/2785986/mengejutkan-gunung-merapi-kini-mempunyai-2-kubah-lava-aktif-pertama-dalam-sejarah"/><item><title>Mengejutkan! Gunung Merapi Kini Mempunyai 2 Kubah Lava Aktif, Pertama dalam Sejarah</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/23/337/2785986/mengejutkan-gunung-merapi-kini-mempunyai-2-kubah-lava-aktif-pertama-dalam-sejarah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/23/337/2785986/mengejutkan-gunung-merapi-kini-mempunyai-2-kubah-lava-aktif-pertama-dalam-sejarah</guid><pubDate>Kamis 23 Maret 2023 11:19 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/23/337/2785986/mengejutkan-gunung-merapi-kini-mempunyai-2-kubah-lava-aktif-pertama-dalam-sejarah-PUrgfguMDU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tangkapan layar media sosial</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/23/337/2785986/mengejutkan-gunung-merapi-kini-mempunyai-2-kubah-lava-aktif-pertama-dalam-sejarah-PUrgfguMDU.jpg</image><title>Tangkapan layar media sosial</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8xNy8xLzE2NDM2My81L3g4ajZnamU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Badan Geologi mengungkapkan fakta pertama kalinya dalam sejarah bahwa Gunung Merapi memiliki 2 (dua) kubah lava aktif dalam satu periode erupsi.
&amp;ldquo;Pertama kalinya dalam sejarah, Gunung Merapi memiliki 2 kubah lava aktif dalam satu periode erupsi. Kubah lava ini adalah kubah lava barat daya dan kubah lava tengah kawah. Pasca kemunculannya pada Januari 2021, kedua kubah lava saat ini masih terus tumbuh,&amp;rdquo; ujar BPPTKG melalui akun media sosial, Kamis (23/3/2023).

BACA JUGA:
Gunung Merapi Alami 5 Kali Guguran Lava Pijar

Sebelumnya, Badan Geologi menerbangkan drone untuk memetakan sebaran suhu di puncak Gunung Merapi setelah kejadian erupsi 11 Maret 2023.
&amp;ldquo;Hasil pemetaan menunjukkan kubah lava barat daya masih terlihat aktif ditunjukkan dengan suhu yang tinggi mencapai 230 derajat Celcius,&amp;rdquo; ungkap BPPTKG.
Hasil foto udara juga menunjukkan batas material guguran secara lebih jelas. Tampak dua area panas pada bagian tengah dan bawah kubah diduga sebagai lokasi sumber guguran dan awanpanas guguran di sisi barat daya. Bagian selatan kubah barat daya (mengarah ke Sungai Boyong) juga masih tampak aktif.

BACA JUGA:
Gunung Merapi Alami 38 Kali Gempa Guguran

&amp;ldquo;Berbeda dengan kubah lava barat daya, suhu pada kubah lava tengah kawah tidak jauh berbeda dengan batuan di sekitarnya. Akan tetapi, terdapat titik panas di tepi timur kubah tengah kawah dengan suhu sebesar 114 derajat Celcius,&amp;rdquo; katanya.Sementara itu, kata BPPTKG, dari hasil pemetaan suhu ini menunjukkan bahwa dua kubah lava masih aktif. Suplai magma baik dari dalam maupun dangkal masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di daerah potensi bahaya.

BPPTKG juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di sekitar daerah potensi bahaya.
&amp;ldquo;Masyarakat direkomendasikan untuk tidak melakukan aktivitas di daerah potensi bahaya tersebut serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi,&amp;rdquo;tutup keterangan dar BMKG tersebut.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8xNy8xLzE2NDM2My81L3g4ajZnamU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Badan Geologi mengungkapkan fakta pertama kalinya dalam sejarah bahwa Gunung Merapi memiliki 2 (dua) kubah lava aktif dalam satu periode erupsi.
&amp;ldquo;Pertama kalinya dalam sejarah, Gunung Merapi memiliki 2 kubah lava aktif dalam satu periode erupsi. Kubah lava ini adalah kubah lava barat daya dan kubah lava tengah kawah. Pasca kemunculannya pada Januari 2021, kedua kubah lava saat ini masih terus tumbuh,&amp;rdquo; ujar BPPTKG melalui akun media sosial, Kamis (23/3/2023).

BACA JUGA:
Gunung Merapi Alami 5 Kali Guguran Lava Pijar

Sebelumnya, Badan Geologi menerbangkan drone untuk memetakan sebaran suhu di puncak Gunung Merapi setelah kejadian erupsi 11 Maret 2023.
&amp;ldquo;Hasil pemetaan menunjukkan kubah lava barat daya masih terlihat aktif ditunjukkan dengan suhu yang tinggi mencapai 230 derajat Celcius,&amp;rdquo; ungkap BPPTKG.
Hasil foto udara juga menunjukkan batas material guguran secara lebih jelas. Tampak dua area panas pada bagian tengah dan bawah kubah diduga sebagai lokasi sumber guguran dan awanpanas guguran di sisi barat daya. Bagian selatan kubah barat daya (mengarah ke Sungai Boyong) juga masih tampak aktif.

BACA JUGA:
Gunung Merapi Alami 38 Kali Gempa Guguran

&amp;ldquo;Berbeda dengan kubah lava barat daya, suhu pada kubah lava tengah kawah tidak jauh berbeda dengan batuan di sekitarnya. Akan tetapi, terdapat titik panas di tepi timur kubah tengah kawah dengan suhu sebesar 114 derajat Celcius,&amp;rdquo; katanya.Sementara itu, kata BPPTKG, dari hasil pemetaan suhu ini menunjukkan bahwa dua kubah lava masih aktif. Suplai magma baik dari dalam maupun dangkal masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di daerah potensi bahaya.

BPPTKG juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di sekitar daerah potensi bahaya.
&amp;ldquo;Masyarakat direkomendasikan untuk tidak melakukan aktivitas di daerah potensi bahaya tersebut serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi,&amp;rdquo;tutup keterangan dar BMKG tersebut.

</content:encoded></item></channel></rss>
