<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cerita Pedagang Takjil Pasar Benhil Sepi Pembeli Usai Hari Pertama Puasa Cuti Bersama</title><description>&amp;ldquo;(Saat pandemi) sempat tutup. Ini tahun ke dua buka setelah pandemi,&amp;rdquo; ujarnya</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/23/338/2786276/cerita-pedagang-takjil-pasar-benhil-sepi-pembeli-usai-hari-pertama-puasa-cuti-bersama</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/23/338/2786276/cerita-pedagang-takjil-pasar-benhil-sepi-pembeli-usai-hari-pertama-puasa-cuti-bersama"/><item><title>Cerita Pedagang Takjil Pasar Benhil Sepi Pembeli Usai Hari Pertama Puasa Cuti Bersama</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/23/338/2786276/cerita-pedagang-takjil-pasar-benhil-sepi-pembeli-usai-hari-pertama-puasa-cuti-bersama</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/23/338/2786276/cerita-pedagang-takjil-pasar-benhil-sepi-pembeli-usai-hari-pertama-puasa-cuti-bersama</guid><pubDate>Kamis 23 Maret 2023 20:18 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/23/338/2786276/cerita-pedagang-takjil-pasar-benhil-sepi-pembeli-usai-hari-pertama-puasa-cuti-bersama-PkJwiDV8RX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pedagang takjil Pasar Benhil (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/23/338/2786276/cerita-pedagang-takjil-pasar-benhil-sepi-pembeli-usai-hari-pertama-puasa-cuti-bersama-PkJwiDV8RX.jpg</image><title>Pedagang takjil Pasar Benhil (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8yMy8xLzE2NDU2Ni81L3g4amRxN3U=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Tradisi berburu takjil kerap dilakukan oleh warga selama berlangsungnya bulan suci Ramadhan. Salah satunya takjil yang dibeli warga berada di Pasar Bendungan Hilir (Benhil) Jakarta Pusat.
Selama ini Pasar Benhil memang dikenal sebagai pusat penjualan makanan takjil selama Ramadhan.
Berbagai hidangan berbuka puasa khas Ramadhan bisa tersedia di pasar yang berada di Jakarta Pusat itu, mulai dari kolak, bakwan, pastel, es kelapa muda, es jeruk, jus mangga, hingga makanan berat seperti gudeg dan nasi padang.

BACA JUGA:
Berkah Ramadhan, Pedagang Takjil Semringah Dagangan Diserbu Warga

Pasar Benhil kembali ramai dipadati pengunjung usai dua tahun ditiadakan akibat adanya pandemi Covid-19.

BACA JUGA:
Jelang Buka Puasa, Pasar Takjil di Benhil Diserbu Warga

Penjual takjil di Pasar Benhil yang bernama Ari (32) mengatakan bahwa tahun ini merupakan tahun kedua pihaknya berdagang usai pandemi Covid-19 melanda Ibu Kota.
&amp;ldquo;(Saat pandemi) sempat tutup. Ini tahun ke dua buka setelah pandemi,&amp;rdquo; ujarnya saat ditemui, Kamis (23/3/2023).Ari pun mengaku sudah 5 kali Ramadhan berjualan di sini. Selama itu, ia mengaku meraup keuntungan. &amp;ldquo;Ya alhamdulillah (terima untung selama jualan di pasar Benhil),&amp;rdquo; jelas dia.
Sementara itu, pedagang lainnya bernama Sudarmi mengatakan untuk hari pertama puasa ini dirinya merasa sepi dari pengunjung. Pasalnya, hal itu bertepatan cuti bersama Hari Raya Nyepi.
&amp;ldquo;Karena ini hari libur kali ya, kantor-kantor pada libur jadi agak sepi. Biasanya ramai, apalagi sebelum corona,&amp;rdquo; ucap dia.
Selain itu, ia mengungkapkan bahwa dirinya juga kurang beruntung saat pengundian meja dagangan.
&amp;ldquo;Biasanya saya dapat di depan, kalau di depan ramai. Tapi ini dikocok jadi nggak dapat,&amp;rdquo; tuturnya.
Ia berharap selama bulan suci Ramadhan ini dirinya bisa mendapatkan keuntungan yang lebih untuk memenuhi kebutuhan Lebaran.
&amp;ldquo;Semoga ramai, lancar dan banyak yang beli. Khawatir kalau modal ngga balik, apalagi modal sekarang mahal-mahal semua,&amp;rdquo; tuturnya.





</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8yMy8xLzE2NDU2Ni81L3g4amRxN3U=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Tradisi berburu takjil kerap dilakukan oleh warga selama berlangsungnya bulan suci Ramadhan. Salah satunya takjil yang dibeli warga berada di Pasar Bendungan Hilir (Benhil) Jakarta Pusat.
Selama ini Pasar Benhil memang dikenal sebagai pusat penjualan makanan takjil selama Ramadhan.
Berbagai hidangan berbuka puasa khas Ramadhan bisa tersedia di pasar yang berada di Jakarta Pusat itu, mulai dari kolak, bakwan, pastel, es kelapa muda, es jeruk, jus mangga, hingga makanan berat seperti gudeg dan nasi padang.

BACA JUGA:
Berkah Ramadhan, Pedagang Takjil Semringah Dagangan Diserbu Warga

Pasar Benhil kembali ramai dipadati pengunjung usai dua tahun ditiadakan akibat adanya pandemi Covid-19.

BACA JUGA:
Jelang Buka Puasa, Pasar Takjil di Benhil Diserbu Warga

Penjual takjil di Pasar Benhil yang bernama Ari (32) mengatakan bahwa tahun ini merupakan tahun kedua pihaknya berdagang usai pandemi Covid-19 melanda Ibu Kota.
&amp;ldquo;(Saat pandemi) sempat tutup. Ini tahun ke dua buka setelah pandemi,&amp;rdquo; ujarnya saat ditemui, Kamis (23/3/2023).Ari pun mengaku sudah 5 kali Ramadhan berjualan di sini. Selama itu, ia mengaku meraup keuntungan. &amp;ldquo;Ya alhamdulillah (terima untung selama jualan di pasar Benhil),&amp;rdquo; jelas dia.
Sementara itu, pedagang lainnya bernama Sudarmi mengatakan untuk hari pertama puasa ini dirinya merasa sepi dari pengunjung. Pasalnya, hal itu bertepatan cuti bersama Hari Raya Nyepi.
&amp;ldquo;Karena ini hari libur kali ya, kantor-kantor pada libur jadi agak sepi. Biasanya ramai, apalagi sebelum corona,&amp;rdquo; ucap dia.
Selain itu, ia mengungkapkan bahwa dirinya juga kurang beruntung saat pengundian meja dagangan.
&amp;ldquo;Biasanya saya dapat di depan, kalau di depan ramai. Tapi ini dikocok jadi nggak dapat,&amp;rdquo; tuturnya.
Ia berharap selama bulan suci Ramadhan ini dirinya bisa mendapatkan keuntungan yang lebih untuk memenuhi kebutuhan Lebaran.
&amp;ldquo;Semoga ramai, lancar dan banyak yang beli. Khawatir kalau modal ngga balik, apalagi modal sekarang mahal-mahal semua,&amp;rdquo; tuturnya.





</content:encoded></item></channel></rss>
