<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rutan Bareskrim Perbolehkan Tahanan Dikirimi Makanan Buka Puasa Sesuai Jadwal Besuk</title><description>Gatot menyebut bahwa Rutan Bareskrim Polri akan menggelar lomba untuk para tahanan di bulan Ramadhan 1444 H</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/24/337/2786783/rutan-bareskrim-perbolehkan-tahanan-dikirimi-makanan-buka-puasa-sesuai-jadwal-besuk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/24/337/2786783/rutan-bareskrim-perbolehkan-tahanan-dikirimi-makanan-buka-puasa-sesuai-jadwal-besuk"/><item><title>Rutan Bareskrim Perbolehkan Tahanan Dikirimi Makanan Buka Puasa Sesuai Jadwal Besuk</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/24/337/2786783/rutan-bareskrim-perbolehkan-tahanan-dikirimi-makanan-buka-puasa-sesuai-jadwal-besuk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/24/337/2786783/rutan-bareskrim-perbolehkan-tahanan-dikirimi-makanan-buka-puasa-sesuai-jadwal-besuk</guid><pubDate>Jum'at 24 Maret 2023 16:40 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/24/337/2786783/rutan-bareskrim-perbolehkan-tahanan-dikirimi-makanan-buka-puasa-sesuai-jadwal-besuk-HUUYfslBR5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/24/337/2786783/rutan-bareskrim-perbolehkan-tahanan-dikirimi-makanan-buka-puasa-sesuai-jadwal-besuk-HUUYfslBR5.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8yNC8xLzE2NDU5My81L3g4amVvNGM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pihak Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri menyatakan bahwa memperbolehkan pihak keluarga mengirimkan makanan untuk berbuka puasa.
Kabag Tahti Rorenmin Bareskrim Polri, Kombes Gatot Agus Budi Utomo mengungkapkan bahwa pengiriman makanan untuk berbuka puasa selama Ramadhan tersebut diperbolehkan sebagaimana jadwal besuk yang diatur.
&quot;Untuk jadwal besuk sesuai dengan aturan yaitu hari Selasa dan Kamis, pihak keluarga diperbolehkan mengirimkan makanan untuk berbuka puasa,&quot; kata Gatot saat dikonfirmasi awak media, Jakarta, Jumat (24/3/2023).
Sementara itu, Gatot menyebut bahwa Rutan Bareskrim Polri akan menggelar lomba untuk para tahanan di bulan Ramadhan 1444 Hijriah. Ia mengungkapkan, lomba keagamaan tersebut akan diselenggarakan pada hari menjelang Nuzulul Quran.

BACA JUGA:
Rayakan Nuzulul Quran, Rutan Bareskrim Gelar Lomba untuk Tahanan

&quot;Menjelang peringatan Nuzulul Quran diadakan perlombaan, dan diakhir Ramadhan diisi dengan i'tikaf qiyamul lail,&quot; ujar Gatot.

BACA JUGA:
Judi Online Berkedok Trading yang Dibongkar Bareskrim Beromzet Miliaran Rupiah

Sementara itu, kata Gatot, selamat bulan suci ini, para tahanan ataupun narapidana akan disibukan dengan kegiatan-kegiatan yang bernuansa dengan keagamaan.&quot;Yaitu diisi dengan kegiatan puasa wajib bagi muslim dengan diberikan asupan makanan utk buka puasa dan makan sahur, ada kegiatan Sholat fardhu 5 waktu dan tarawih secara berjamaah, tadarus Alquran dan mengaji Alquran bagi pemula yang belum lancar, kuliah subuh dari ustaz internal maupun eksternal,&quot; ucap Gatot.
Menurut Gatot, semua kegiatan yang semakin mendekatkan dengan Allah SWT itu bertujuan agar para tahanan maupun napi menjadi pribadi yang lebih baik lagi kedepannya.
&quot;Tujuannya supaya mereka menjadi pribadi yang lebih baik dan berguna bagi sesama, kembali sadar dan tidak mengulangi pelanggaran,&quot; tutur Gatot.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8yNC8xLzE2NDU5My81L3g4amVvNGM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pihak Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri menyatakan bahwa memperbolehkan pihak keluarga mengirimkan makanan untuk berbuka puasa.
Kabag Tahti Rorenmin Bareskrim Polri, Kombes Gatot Agus Budi Utomo mengungkapkan bahwa pengiriman makanan untuk berbuka puasa selama Ramadhan tersebut diperbolehkan sebagaimana jadwal besuk yang diatur.
&quot;Untuk jadwal besuk sesuai dengan aturan yaitu hari Selasa dan Kamis, pihak keluarga diperbolehkan mengirimkan makanan untuk berbuka puasa,&quot; kata Gatot saat dikonfirmasi awak media, Jakarta, Jumat (24/3/2023).
Sementara itu, Gatot menyebut bahwa Rutan Bareskrim Polri akan menggelar lomba untuk para tahanan di bulan Ramadhan 1444 Hijriah. Ia mengungkapkan, lomba keagamaan tersebut akan diselenggarakan pada hari menjelang Nuzulul Quran.

BACA JUGA:
Rayakan Nuzulul Quran, Rutan Bareskrim Gelar Lomba untuk Tahanan

&quot;Menjelang peringatan Nuzulul Quran diadakan perlombaan, dan diakhir Ramadhan diisi dengan i'tikaf qiyamul lail,&quot; ujar Gatot.

BACA JUGA:
Judi Online Berkedok Trading yang Dibongkar Bareskrim Beromzet Miliaran Rupiah

Sementara itu, kata Gatot, selamat bulan suci ini, para tahanan ataupun narapidana akan disibukan dengan kegiatan-kegiatan yang bernuansa dengan keagamaan.&quot;Yaitu diisi dengan kegiatan puasa wajib bagi muslim dengan diberikan asupan makanan utk buka puasa dan makan sahur, ada kegiatan Sholat fardhu 5 waktu dan tarawih secara berjamaah, tadarus Alquran dan mengaji Alquran bagi pemula yang belum lancar, kuliah subuh dari ustaz internal maupun eksternal,&quot; ucap Gatot.
Menurut Gatot, semua kegiatan yang semakin mendekatkan dengan Allah SWT itu bertujuan agar para tahanan maupun napi menjadi pribadi yang lebih baik lagi kedepannya.
&quot;Tujuannya supaya mereka menjadi pribadi yang lebih baik dan berguna bagi sesama, kembali sadar dan tidak mengulangi pelanggaran,&quot; tutur Gatot.



</content:encoded></item></channel></rss>
