<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hampir 2 Bulan Pilot Susi Air Disandera KKB Teroris, Panglima TNI: Kami Tak Mau Frontal</title><description>Mantan KSAL ini menambahkan, tidak ada penambahan pasukan karena kondisi saat ini pun sudah berjalan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/24/337/2786812/hampir-2-bulan-pilot-susi-air-disandera-kkb-teroris-panglima-tni-kami-tak-mau-frontal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/24/337/2786812/hampir-2-bulan-pilot-susi-air-disandera-kkb-teroris-panglima-tni-kami-tak-mau-frontal"/><item><title>Hampir 2 Bulan Pilot Susi Air Disandera KKB Teroris, Panglima TNI: Kami Tak Mau Frontal</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/24/337/2786812/hampir-2-bulan-pilot-susi-air-disandera-kkb-teroris-panglima-tni-kami-tak-mau-frontal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/24/337/2786812/hampir-2-bulan-pilot-susi-air-disandera-kkb-teroris-panglima-tni-kami-tak-mau-frontal</guid><pubDate>Jum'at 24 Maret 2023 17:18 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/24/337/2786812/hampir-2-bulan-pilot-susi-air-disandera-kkb-teroris-panglima-tni-kami-tak-mau-frontal-FFopbV1bEE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pilot Susi Air Kapten Phillips/Tangkapan layar media sosial</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/24/337/2786812/hampir-2-bulan-pilot-susi-air-disandera-kkb-teroris-panglima-tni-kami-tak-mau-frontal-FFopbV1bEE.jpg</image><title>Pilot Susi Air Kapten Phillips/Tangkapan layar media sosial</title></images><description>


PALEMBANG- Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono menyebut, pihaknya bersama pemerintah daerah di Papua melakukan pendekatan persuasif dalam upaya membebaskan pilot Susi Air, Kapten Philip Mark Martens yang disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.

BACA JUGA:
Sebulan Lebih Pilot Susi Air Disandera KKB Teroris, Jokowi Angkat Bicara

Hal itu diutarakan Yudo usai upacara Pemeriksaan Kesiapan Operasi (Riksiapops) dan Pemberangkatan Satgas Pamtas RI-PNG di Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (24/3/2023).
&quot;Kami tidak mau secara frontal yang menyebabkan bertambahnya korban. Oleh karena itu, kami tetap melakukan pendekatan secara persuasif bersama bupati dan tokoh masyarakat dalam upaya membebaskan pilot Susi Air yang disandera KKB,&quot; ujar Yudo dilansir Antara.
Sementara terkait kondisi pilot berkewarganegaraan Selandia Baru itu, Yudo menambahkan berdasarkan laporan aparat kepolisian daerah setempat kondisinya masih dinyatakan aman.

BACA JUGA:
Jenderal Kopassus Pemimpin Pembebasan Pilot Susi Air: Laporkan jika Ada KKB di Wilayah!&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Sebelumnya, Yudo menjelaskan keberadaan pasukan TNI di Papua untuk membantu Polri dalam melakukan operasi penegakan hukum.
Mantan KSAL ini menambahkan, tidak ada penambahan pasukan karena kondisi saat ini pun sudah berjalan, baik yang organik maupun yang didatangkan dari luar Papua.&quot;Pasukan TNI itu, selain untuk pengamanan perbatasan darat dan laut, juga melaksanakan operasi mem-back up Polri untuk penegakan hukum,&quot; jelasnya.
KKB pimpinan Egianus Kogoya sejak tanggal 7 Februari menyandera Philip Mark Mahrtens sesaat setelah mendaratkan pesawatnya di lapangan terbang Paro, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan. Selain menyandera Philip, KKB juga membakar pesawat jenis Pilatus Porter milik Susi Air tersebut.</description><content:encoded>


PALEMBANG- Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono menyebut, pihaknya bersama pemerintah daerah di Papua melakukan pendekatan persuasif dalam upaya membebaskan pilot Susi Air, Kapten Philip Mark Martens yang disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.

BACA JUGA:
Sebulan Lebih Pilot Susi Air Disandera KKB Teroris, Jokowi Angkat Bicara

Hal itu diutarakan Yudo usai upacara Pemeriksaan Kesiapan Operasi (Riksiapops) dan Pemberangkatan Satgas Pamtas RI-PNG di Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (24/3/2023).
&quot;Kami tidak mau secara frontal yang menyebabkan bertambahnya korban. Oleh karena itu, kami tetap melakukan pendekatan secara persuasif bersama bupati dan tokoh masyarakat dalam upaya membebaskan pilot Susi Air yang disandera KKB,&quot; ujar Yudo dilansir Antara.
Sementara terkait kondisi pilot berkewarganegaraan Selandia Baru itu, Yudo menambahkan berdasarkan laporan aparat kepolisian daerah setempat kondisinya masih dinyatakan aman.

BACA JUGA:
Jenderal Kopassus Pemimpin Pembebasan Pilot Susi Air: Laporkan jika Ada KKB di Wilayah!&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Sebelumnya, Yudo menjelaskan keberadaan pasukan TNI di Papua untuk membantu Polri dalam melakukan operasi penegakan hukum.
Mantan KSAL ini menambahkan, tidak ada penambahan pasukan karena kondisi saat ini pun sudah berjalan, baik yang organik maupun yang didatangkan dari luar Papua.&quot;Pasukan TNI itu, selain untuk pengamanan perbatasan darat dan laut, juga melaksanakan operasi mem-back up Polri untuk penegakan hukum,&quot; jelasnya.
KKB pimpinan Egianus Kogoya sejak tanggal 7 Februari menyandera Philip Mark Mahrtens sesaat setelah mendaratkan pesawatnya di lapangan terbang Paro, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan. Selain menyandera Philip, KKB juga membakar pesawat jenis Pilatus Porter milik Susi Air tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
