<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Asteroid Raksasa Akan Lewati Bumi pada Akhir Pekan Usai Lintasi Bulan dalam Jarak 515.000 Km</title><description>Jarang asteroid sebesar itu - diperkirakan berdiameter antara 40 dan 90 meter - mendekati planet ini.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/25/18/2787172/asteroid-raksasa-akan-lewati-bumi-pada-akhir-pekan-usai-lintasi-bulan-dalam-jarak-515-000-km</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/25/18/2787172/asteroid-raksasa-akan-lewati-bumi-pada-akhir-pekan-usai-lintasi-bulan-dalam-jarak-515-000-km"/><item><title>Asteroid Raksasa Akan Lewati Bumi pada Akhir Pekan Usai Lintasi Bulan dalam Jarak 515.000 Km</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/25/18/2787172/asteroid-raksasa-akan-lewati-bumi-pada-akhir-pekan-usai-lintasi-bulan-dalam-jarak-515-000-km</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/25/18/2787172/asteroid-raksasa-akan-lewati-bumi-pada-akhir-pekan-usai-lintasi-bulan-dalam-jarak-515-000-km</guid><pubDate>Sabtu 25 Maret 2023 13:36 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/25/18/2787172/asteroid-raksasa-akan-lewati-bumi-pada-akhir-pekan-usai-lintasi-bulan-dalam-jarak-515-000-km-vuqaKwLgA6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Asteroid raksasa akan melewati Bumi usai melintasi Bulan (Foto: The Virtual Telescope Project)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/25/18/2787172/asteroid-raksasa-akan-lewati-bumi-pada-akhir-pekan-usai-lintasi-bulan-dalam-jarak-515-000-km-vuqaKwLgA6.jpg</image><title>Asteroid raksasa akan melewati Bumi usai melintasi Bulan (Foto: The Virtual Telescope Project)</title></images><description>LONDON - Sebuah asteroid yang cukup besar untuk menghancurkan sebuah kota akan melintas di antara orbit Bumi dan Bulan akhir pekan ini. Untungnya bagi kita, hal ini tidak akan berbahaya.
Objek yang diberi nama 2023 DZ2 itu ditemukan sebulan lalu. Pada Sabtu (25/3/2023),  objek itu akan melewati bulan dalam jarak 515.000 km, sebelum terbang melewati Bumi beberapa jam kemudian.

Jarang asteroid sebesar itu - diperkirakan berdiameter antara 40 dan 90 meter - mendekati planet ini.


BACA JUGA:
NASA: Asteroid Seukuran Kolam Renang Olimpiade Berpotensi Tabrak Bumi pada Hari Valentine 2046

Menurut NASA, ini adalah kesempatan penting bagi para astronom untuk meningkatkan pengetahuan mereka tentang asteroid, jika ditemukan benda berbahaya yang berpotensi menabrak Bumi.


&quot;Tidak ada kemungkinan 'pembunuh kota' ini menyerang Bumi, tetapi pendekatannya yang dekat menawarkan peluang besar untuk pengamatan,&quot; kata kepala pertahanan planet Badan Antariksa Eropa, Richard Moissl.
Karena jaraknya hanya 68.000 km, asteroid akan terlihat melalui teropong dan teleskop kecil di seluruh dunia.



Siaran web langsung dari pendekatannya akan disediakan oleh The Virtual Telescope Project.



Objek tersebut tampaknya akan kembali ke orbit Bumi pada 2026, tetapi para ilmuwan telah mengesampingkannya sebagai ancaman bagi planet pada kesempatan itu juga.

</description><content:encoded>LONDON - Sebuah asteroid yang cukup besar untuk menghancurkan sebuah kota akan melintas di antara orbit Bumi dan Bulan akhir pekan ini. Untungnya bagi kita, hal ini tidak akan berbahaya.
Objek yang diberi nama 2023 DZ2 itu ditemukan sebulan lalu. Pada Sabtu (25/3/2023),  objek itu akan melewati bulan dalam jarak 515.000 km, sebelum terbang melewati Bumi beberapa jam kemudian.

Jarang asteroid sebesar itu - diperkirakan berdiameter antara 40 dan 90 meter - mendekati planet ini.


BACA JUGA:
NASA: Asteroid Seukuran Kolam Renang Olimpiade Berpotensi Tabrak Bumi pada Hari Valentine 2046

Menurut NASA, ini adalah kesempatan penting bagi para astronom untuk meningkatkan pengetahuan mereka tentang asteroid, jika ditemukan benda berbahaya yang berpotensi menabrak Bumi.


&quot;Tidak ada kemungkinan 'pembunuh kota' ini menyerang Bumi, tetapi pendekatannya yang dekat menawarkan peluang besar untuk pengamatan,&quot; kata kepala pertahanan planet Badan Antariksa Eropa, Richard Moissl.
Karena jaraknya hanya 68.000 km, asteroid akan terlihat melalui teropong dan teleskop kecil di seluruh dunia.



Siaran web langsung dari pendekatannya akan disediakan oleh The Virtual Telescope Project.



Objek tersebut tampaknya akan kembali ke orbit Bumi pada 2026, tetapi para ilmuwan telah mengesampingkannya sebagai ancaman bagi planet pada kesempatan itu juga.

</content:encoded></item></channel></rss>
