<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral Video Remaja Perang Sarung, Ternyata Hanya demi Konten</title><description>Viral Video Remaja Perang Sarung, Ternyata Hanya demi Konten
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/26/340/2787413/viral-video-remaja-perang-sarung-ternyata-hanya-demi-konten</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/26/340/2787413/viral-video-remaja-perang-sarung-ternyata-hanya-demi-konten"/><item><title>Viral Video Remaja Perang Sarung, Ternyata Hanya demi Konten</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/26/340/2787413/viral-video-remaja-perang-sarung-ternyata-hanya-demi-konten</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/26/340/2787413/viral-video-remaja-perang-sarung-ternyata-hanya-demi-konten</guid><pubDate>Minggu 26 Maret 2023 03:33 WIB</pubDate><dc:creator>Azhari Sultan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/26/340/2787413/viral-video-remaja-perang-sarung-ternyata-hanya-demi-konten-SbrufkCmoL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Viral remaja perang sarung ternyata demi konten medsos. (Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/26/340/2787413/viral-video-remaja-perang-sarung-ternyata-hanya-demi-konten-SbrufkCmoL.jpg</image><title>Viral remaja perang sarung ternyata demi konten medsos. (Ist)</title></images><description>
TANJAB BARAT - Beredar video perang sarung di sejumlah aplikasi perpesanan. Video perang sarung berdurasi 12 detik itu pun viral.


Dalam video tersebut, tampak belasan remaja melakukan perang sarung yang terjadi di Jalan Sri Soedewi, Parit Gompong, Kualatungkal, Kabupaten Tanjab Barat.

Dari informasi yang didapat, video tersebut sengaja dibuat untuk membuat konten di media sosial TikTok maupun instagram.



BACA JUGA:
Polisi Amankan Tiga Remaja Gelar Perang Sarung di Bogor, Turut Amankan Celurit&amp;nbsp; &amp;nbsp;



Diduga, video tersebut dibuat pada Sabtu (25/3/2023) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari.

Kapolres Tanjab Barat AKBP Padli mengatakan video tersebut dibuat untuk bahan konten di berbagai medsos.

Sejak viral video tersebut, petugas langsung melakukan pendalaman dAn mengamankan para remaja tersebut.



BACA JUGA:
Perang Sarung, 7 Remaja Ditangkap Polisi



&quot;Dari hasil penyelidikan, peristiwa perkelahian tersebut tidak benar melainkan hanya membuat video atau konten perang sarung,&quot; ucapnya, Sabtu (25/3/2023).

Kapolres menyebutkan, dari pemeriksaan, para pelaku mengaku hal itu hanya konten untuk media sosial.



Guna penyelidikan lebih lanjut, mereka dikumpulkan di Polres Tanjab Barat guna membuat surat pernyataan minta maaf tidak mengulangi perbuatannya lagi.

</description><content:encoded>
TANJAB BARAT - Beredar video perang sarung di sejumlah aplikasi perpesanan. Video perang sarung berdurasi 12 detik itu pun viral.


Dalam video tersebut, tampak belasan remaja melakukan perang sarung yang terjadi di Jalan Sri Soedewi, Parit Gompong, Kualatungkal, Kabupaten Tanjab Barat.

Dari informasi yang didapat, video tersebut sengaja dibuat untuk membuat konten di media sosial TikTok maupun instagram.



BACA JUGA:
Polisi Amankan Tiga Remaja Gelar Perang Sarung di Bogor, Turut Amankan Celurit&amp;nbsp; &amp;nbsp;



Diduga, video tersebut dibuat pada Sabtu (25/3/2023) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari.

Kapolres Tanjab Barat AKBP Padli mengatakan video tersebut dibuat untuk bahan konten di berbagai medsos.

Sejak viral video tersebut, petugas langsung melakukan pendalaman dAn mengamankan para remaja tersebut.



BACA JUGA:
Perang Sarung, 7 Remaja Ditangkap Polisi



&quot;Dari hasil penyelidikan, peristiwa perkelahian tersebut tidak benar melainkan hanya membuat video atau konten perang sarung,&quot; ucapnya, Sabtu (25/3/2023).

Kapolres menyebutkan, dari pemeriksaan, para pelaku mengaku hal itu hanya konten untuk media sosial.



Guna penyelidikan lebih lanjut, mereka dikumpulkan di Polres Tanjab Barat guna membuat surat pernyataan minta maaf tidak mengulangi perbuatannya lagi.

</content:encoded></item></channel></rss>
