<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Tangkap Pembunuh Anggota Panwaslu Kelurahan di Musi Rawas Sumsel</title><description>Polisi Tangkap Pembunuh Anggota Panwaslu Kelurahan di Musi Rawas Sumsel
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/26/610/2787401/polisi-tangkap-pembunuh-anggota-panwaslu-kelurahan-di-musi-rawas-sumsel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/26/610/2787401/polisi-tangkap-pembunuh-anggota-panwaslu-kelurahan-di-musi-rawas-sumsel"/><item><title>Polisi Tangkap Pembunuh Anggota Panwaslu Kelurahan di Musi Rawas Sumsel</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/26/610/2787401/polisi-tangkap-pembunuh-anggota-panwaslu-kelurahan-di-musi-rawas-sumsel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/26/610/2787401/polisi-tangkap-pembunuh-anggota-panwaslu-kelurahan-di-musi-rawas-sumsel</guid><pubDate>Minggu 26 Maret 2023 01:36 WIB</pubDate><dc:creator>Era Neizma Wedya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/26/610/2787401/polisi-tangkap-pembunuh-anggota-panwaslu-kelurahan-di-musi-rawas-sumsel-6e9wRzfvw2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polisi tangkap pembunuh anggota panwaslu di Musi Rawas. (MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/26/610/2787401/polisi-tangkap-pembunuh-anggota-panwaslu-kelurahan-di-musi-rawas-sumsel-6e9wRzfvw2.jpg</image><title>Polisi tangkap pembunuh anggota panwaslu di Musi Rawas. (MPI)</title></images><description>


MUSI RAWAS - Pelaku pembunuhan terhadap anggota Panwaslu Kelurahan di Musi Rawas, Sumsel, yakni Bambang (35) ditangkap polisi.


Warga Desa Batu Gane, Kecamatan Selangit ditangkap saat berada di Desa Pasenan, Kecamatan STL Ulu Terawas, Musi Rawas, pada Sabtu (25/3/2023), sekitar pukul 14.00 WIB.



Tersangka ditangkap karena membunuh  anggota Panwaslu Kelurahan/Desa (PKD) Mura, Reno (38).



Kapolres Musi Rawas, AKBP Danu Agus Purnomo, setelah tim Landak berhasil menangkap tersangka. pihaknya langsung mengelar rilis.


Ia mengatakan pembunuhan terhadap Reno (38) terjadi di jalan poros depan Desa Batu Gane, Kecamatan Selangit, Jumat (24/3/2023) sekitar pukul 15.30 WIB.

Kejadian tersebut berawal saat korban bersama rekan-rekannya berjumlah 4 orang, mengendarai mobil Datsun warna putih nomor polisi BH 1266 NH melintas di Desa Batu Gane.



Saat itu kebetulan melintas dekat di jalan desa itu, tersangka sedang menyeberangi jalan. Karena dianggap mengganggu laju kendaraan, korban Reno turun dari mobil dan tanpa curiga langsung mendekati tersangka.



Tanpa diduga tersangka langsung merangkul korban, selanjutnya menusuk korban hingga berkali-kali yang menyebabkan korban tersungkur bersimbah darah. Sedangkan tersangka langsung meninggalkan korban begitu saja.



&quot;Tersangka setelah melihat korban jatuh tersungkur, langsung pergi meninggalkan lokasi kejadian,&amp;rdquo; kata Kapolres didampingi Kasat Reskrim AKP M Indra Parameswara, dan Kasat Resnarkoba AKP Herman Junaidi, saat menggelar rilis.



BACA JUGA:
Bunuh Teman Sejawat di Tanah Abang, Pelaku Diciduk di Sumsel




Sementara itu teman-teman korban, langsung melarikan korban ke rumah sakit. Namun sampai di RS AR Bunda Lubuklinggau, ternyata korban sudah tidak tertolong lagi.



&amp;ldquo;Korban setelah dibersihkan dibawa ke rumah duka ke Desa Karang Panggung,&quot; katanya.



Sedangkan banyaknya informasi yang simpang siur terkait motif pembunuhan tersebut. Mulai dilatar belakangi utang piutang,  informasi dendam lama, dan diketahui juga bahwa tersangka dan korban saling mengenal, bertetangga desa.



BACA JUGA:
Seorang Pria Didakwa Percobaan Pembunuhan Usai Bakar 2 Pria Tua yang Keluar dari Masjid



&quot;Motif-motif lain masih kami dalami, sementara ini masih terkait ketersinggungan di jalan,&quot; kata Kapolres.


Usai pembunuhan itu pada sore kemarin suasana desa sempat agak mencekam. Sebab warga Karang Panggung tidak terima kalau warganya sampai terbunuh.



Ada upaya tindakan anarkis, bahkan ada upaya pembakaran rumah pelaku di Desa Baru Gane, oleh warga Karang Panggung.





&quot;Tadi malam dipimpin Kabag Ops memang mendorong personel ke dua desa tersebut. Antisipasi agar tidak terjadi bentrok,&quot; katanya.







Kemudian pada Sabtu pagi, lanjut Kapolres,sempat ada upaya blokir jalan oleh warga Karang Panggung, yang melarang warga Batu Gane melintas.







&quot;Akhirnya Polres, Kodim dan juga pemerintah daerah turun memberikan pemahaman kepada masyarakat. Dan kami berkomitmen mengungkap kasus ini,&quot; jelas Kapolres.







Kondisi kondusif. Namun tetap meminta sebagai personil stanbay di lokasi, untuk upaya pencegahan kembali serang balasan dari kedua belah pihak.







&quot;Kami memang sampaikan kepada Polsek, agar tetap stanby, takut adanya aksi balasan terhadap korban,&quot; tuturnya.



</description><content:encoded>


MUSI RAWAS - Pelaku pembunuhan terhadap anggota Panwaslu Kelurahan di Musi Rawas, Sumsel, yakni Bambang (35) ditangkap polisi.


Warga Desa Batu Gane, Kecamatan Selangit ditangkap saat berada di Desa Pasenan, Kecamatan STL Ulu Terawas, Musi Rawas, pada Sabtu (25/3/2023), sekitar pukul 14.00 WIB.



Tersangka ditangkap karena membunuh  anggota Panwaslu Kelurahan/Desa (PKD) Mura, Reno (38).



Kapolres Musi Rawas, AKBP Danu Agus Purnomo, setelah tim Landak berhasil menangkap tersangka. pihaknya langsung mengelar rilis.


Ia mengatakan pembunuhan terhadap Reno (38) terjadi di jalan poros depan Desa Batu Gane, Kecamatan Selangit, Jumat (24/3/2023) sekitar pukul 15.30 WIB.

Kejadian tersebut berawal saat korban bersama rekan-rekannya berjumlah 4 orang, mengendarai mobil Datsun warna putih nomor polisi BH 1266 NH melintas di Desa Batu Gane.



Saat itu kebetulan melintas dekat di jalan desa itu, tersangka sedang menyeberangi jalan. Karena dianggap mengganggu laju kendaraan, korban Reno turun dari mobil dan tanpa curiga langsung mendekati tersangka.



Tanpa diduga tersangka langsung merangkul korban, selanjutnya menusuk korban hingga berkali-kali yang menyebabkan korban tersungkur bersimbah darah. Sedangkan tersangka langsung meninggalkan korban begitu saja.



&quot;Tersangka setelah melihat korban jatuh tersungkur, langsung pergi meninggalkan lokasi kejadian,&amp;rdquo; kata Kapolres didampingi Kasat Reskrim AKP M Indra Parameswara, dan Kasat Resnarkoba AKP Herman Junaidi, saat menggelar rilis.



BACA JUGA:
Bunuh Teman Sejawat di Tanah Abang, Pelaku Diciduk di Sumsel




Sementara itu teman-teman korban, langsung melarikan korban ke rumah sakit. Namun sampai di RS AR Bunda Lubuklinggau, ternyata korban sudah tidak tertolong lagi.



&amp;ldquo;Korban setelah dibersihkan dibawa ke rumah duka ke Desa Karang Panggung,&quot; katanya.



Sedangkan banyaknya informasi yang simpang siur terkait motif pembunuhan tersebut. Mulai dilatar belakangi utang piutang,  informasi dendam lama, dan diketahui juga bahwa tersangka dan korban saling mengenal, bertetangga desa.



BACA JUGA:
Seorang Pria Didakwa Percobaan Pembunuhan Usai Bakar 2 Pria Tua yang Keluar dari Masjid



&quot;Motif-motif lain masih kami dalami, sementara ini masih terkait ketersinggungan di jalan,&quot; kata Kapolres.


Usai pembunuhan itu pada sore kemarin suasana desa sempat agak mencekam. Sebab warga Karang Panggung tidak terima kalau warganya sampai terbunuh.



Ada upaya tindakan anarkis, bahkan ada upaya pembakaran rumah pelaku di Desa Baru Gane, oleh warga Karang Panggung.





&quot;Tadi malam dipimpin Kabag Ops memang mendorong personel ke dua desa tersebut. Antisipasi agar tidak terjadi bentrok,&quot; katanya.







Kemudian pada Sabtu pagi, lanjut Kapolres,sempat ada upaya blokir jalan oleh warga Karang Panggung, yang melarang warga Batu Gane melintas.







&quot;Akhirnya Polres, Kodim dan juga pemerintah daerah turun memberikan pemahaman kepada masyarakat. Dan kami berkomitmen mengungkap kasus ini,&quot; jelas Kapolres.







Kondisi kondusif. Namun tetap meminta sebagai personil stanbay di lokasi, untuk upaya pencegahan kembali serang balasan dari kedua belah pihak.







&quot;Kami memang sampaikan kepada Polsek, agar tetap stanby, takut adanya aksi balasan terhadap korban,&quot; tuturnya.



</content:encoded></item></channel></rss>
