<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Sambangi Istana, Pemuda Muhammadiyah Diminta Jokowi Bawa Ajaran Islam yang Sejuk</title><description>Dzulfikar mengucapkan terimakasih kepada Presiden Jokowi yang telah hadir pada acara Muktamar Pemuda Muhammadiyah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/27/337/2787913/sambangi-istana-pemuda-muhammadiyah-diminta-jokowi-bawa-ajaran-islam-yang-sejuk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/27/337/2787913/sambangi-istana-pemuda-muhammadiyah-diminta-jokowi-bawa-ajaran-islam-yang-sejuk"/><item><title> Sambangi Istana, Pemuda Muhammadiyah Diminta Jokowi Bawa Ajaran Islam yang Sejuk</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/27/337/2787913/sambangi-istana-pemuda-muhammadiyah-diminta-jokowi-bawa-ajaran-islam-yang-sejuk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/27/337/2787913/sambangi-istana-pemuda-muhammadiyah-diminta-jokowi-bawa-ajaran-islam-yang-sejuk</guid><pubDate>Senin 27 Maret 2023 10:59 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/27/337/2787913/sambangi-istana-pemuda-muhammadiyah-diminta-jokowi-bawa-ajaran-islam-yang-sejuk-aycGf7nIbF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi terima Pemuda Muhammadiyah di Istana (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/27/337/2787913/sambangi-istana-pemuda-muhammadiyah-diminta-jokowi-bawa-ajaran-islam-yang-sejuk-aycGf7nIbF.jpg</image><title>Jokowi terima Pemuda Muhammadiyah di Istana (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8yNy80LzE2NDY0NC81L3g4amhkdW8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dzulfikar Ahmad Tawalla bersama jajaran diterima Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (27/3/2023).
Dia mengatakan bahwa pihaknya bertemu Kepala Negara didampingi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo untuk bersilaturahmi.
&quot;Silaturahim ini adalah yang pertama kali setelah Muktamar Pemuda Muhammadiyah yang ke-18 di Balikpapan,&quot; kata Dzulfikar di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (27/3/2023).
Dzulfikar mengucapkan terimakasih kepada Presiden Jokowi yang telah hadir pada acara Muktamar Pemuda Muhammadiyah. Hal tersebut menjadi wujud kepedulian Jokowi terhadap pengembangan gerakan pemuda Indonesia.

BACA JUGA:
Temui Jokowi di Istana, Kepala PPATK Lapor Transaksi Janggal Rp349 Triliun?

&quot;Dan tentu kita berharap ke depannya ada kemitraan yang konkret antara Pemuda Muhammadiyah. Karena pasca pembukaan muktamar di Balikpapan, kami kurang lebih ada empat agenda strategis yang kemudian akan menjadi tanggung jawab kami selama dalam 4 tahun ke depan,&quot; kata Dzulfikar.

BACA JUGA:
Sebut Jokowi Muslim yang Taat, Mahfud MD: Waktunya Salat ya Salat Dia

&quot;Empat agenda tersebut, pertama, peneguhan pergerakan Islam berkemajuan, kedua gerakan kewirausahaan sosial ketiga, adalah gerakan keilmuan dan keempat adalah gerakan politik kebangsaan,&quot; tambahnya.Jokowi, kata Dzulfikar, mengungkapkan pesan khusus untuk Pemuda Muhammadiyah. Kepala Negara, katanya, ingin Pemuda Muhammadiyah dapat membawa ajaran Islam yang sejuk dan mampu mengayomi seluruh anak bangsa di Indonesia.
&quot;Kemudian yang berikut terkhusus beliau sangat menitikberatkan terhadap gerakan ekonomi. Bahwa kedepan Pemuda Muhammadiyah betul-betul memfokuskan gerakannya kepada penumbuhan ekonomi, kesadaran untuk memulai kemandirian karena tentu tantangan ke depan akan lebih berat lagi,&quot; ungkapnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8yNy80LzE2NDY0NC81L3g4amhkdW8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dzulfikar Ahmad Tawalla bersama jajaran diterima Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (27/3/2023).
Dia mengatakan bahwa pihaknya bertemu Kepala Negara didampingi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo untuk bersilaturahmi.
&quot;Silaturahim ini adalah yang pertama kali setelah Muktamar Pemuda Muhammadiyah yang ke-18 di Balikpapan,&quot; kata Dzulfikar di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (27/3/2023).
Dzulfikar mengucapkan terimakasih kepada Presiden Jokowi yang telah hadir pada acara Muktamar Pemuda Muhammadiyah. Hal tersebut menjadi wujud kepedulian Jokowi terhadap pengembangan gerakan pemuda Indonesia.

BACA JUGA:
Temui Jokowi di Istana, Kepala PPATK Lapor Transaksi Janggal Rp349 Triliun?

&quot;Dan tentu kita berharap ke depannya ada kemitraan yang konkret antara Pemuda Muhammadiyah. Karena pasca pembukaan muktamar di Balikpapan, kami kurang lebih ada empat agenda strategis yang kemudian akan menjadi tanggung jawab kami selama dalam 4 tahun ke depan,&quot; kata Dzulfikar.

BACA JUGA:
Sebut Jokowi Muslim yang Taat, Mahfud MD: Waktunya Salat ya Salat Dia

&quot;Empat agenda tersebut, pertama, peneguhan pergerakan Islam berkemajuan, kedua gerakan kewirausahaan sosial ketiga, adalah gerakan keilmuan dan keempat adalah gerakan politik kebangsaan,&quot; tambahnya.Jokowi, kata Dzulfikar, mengungkapkan pesan khusus untuk Pemuda Muhammadiyah. Kepala Negara, katanya, ingin Pemuda Muhammadiyah dapat membawa ajaran Islam yang sejuk dan mampu mengayomi seluruh anak bangsa di Indonesia.
&quot;Kemudian yang berikut terkhusus beliau sangat menitikberatkan terhadap gerakan ekonomi. Bahwa kedepan Pemuda Muhammadiyah betul-betul memfokuskan gerakannya kepada penumbuhan ekonomi, kesadaran untuk memulai kemandirian karena tentu tantangan ke depan akan lebih berat lagi,&quot; ungkapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
