<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dinkes DKI Klaim Status Covid-19 di Jakarta Sangat Terkendali, 4 Orang Meninggal dalam Sepekan</title><description>Ngabila mengatakan bahwa Dinkes DKI fokus mencegah kematian pada kasus positif Covid-19 dengan sejumlah upaya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/27/338/2787815/dinkes-dki-klaim-status-covid-19-di-jakarta-sangat-terkendali-4-orang-meninggal-dalam-sepekan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/27/338/2787815/dinkes-dki-klaim-status-covid-19-di-jakarta-sangat-terkendali-4-orang-meninggal-dalam-sepekan"/><item><title>Dinkes DKI Klaim Status Covid-19 di Jakarta Sangat Terkendali, 4 Orang Meninggal dalam Sepekan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/27/338/2787815/dinkes-dki-klaim-status-covid-19-di-jakarta-sangat-terkendali-4-orang-meninggal-dalam-sepekan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/27/338/2787815/dinkes-dki-klaim-status-covid-19-di-jakarta-sangat-terkendali-4-orang-meninggal-dalam-sepekan</guid><pubDate>Senin 27 Maret 2023 06:39 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/27/338/2787815/dinkes-dki-klaim-status-covid-19-di-jakarta-sangat-terkendali-4-orang-meninggal-dalam-sepekan-B1WGQGg27a.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/27/338/2787815/dinkes-dki-klaim-status-covid-19-di-jakarta-sangat-terkendali-4-orang-meninggal-dalam-sepekan-B1WGQGg27a.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) memastikan situasi Covid-19 di Ibu Kota saat ini sangat terkendali meski ada kenaikan positivity rate dan masih ada kasus kematian dalam sepekan terakhir.

&quot;Situasi Covid-19 di Jakarta sangat terkendali walaupun ada sedikit kenaikan kasus positif dalam seminggu terakhir. BOR (Bed Occupancy Rate) atau keterisian rumah sakit tetap di 6-7 persen,&quot; kata Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi dan Imunisasi Dinkes DKI Jakarta, Ngabila Salama dalam keterangannya dikutip, Senin (27/3/2023).

&quot;Masih ada 4 orang meninggal dalam seminggu tetapi semua lansia,&quot; tambahnya.

Ngabila mengatakan bahwa Dinkes DKI fokus mencegah kematian pada kasus positif Covid-19 dengan sejumlah upaya. Ia menjelaskan bahwa empat pasien meninggal berstatus memiliki komorbid berat terutama hipertensi dan diabetes mellitus.


BACA JUGA:
Berpuasa di Masa Pandemi Bikin Mudah Terinfeksi Covid-19?&amp;nbsp;&amp;nbsp;


&quot;Semua berusia diatas 60 tahun, 1 orang belum vaksin sama sekali, 2 orang sudah vaksin dosis 1, 1 orang sudah vaksin dosis 2. Semua memiliki komorbid berat terutama hipertensi dan diabetes mellitus yang merupakan silent killer dan mother of disease,&quot; ucapnya.

Lebih lanjut, Ngabila menegaskan apa pun variannya, cegah sakit dengan disiplin bermasker hingga hindari orang yang sedang sakit. Ia juga meminta masyarakat tidak buka puasa bersama (bukber) untuk mencegah kenaikan kasus saat momen Hari Raya Idulfitri 1444 Hijriah.

&quot;Masker dapat melindungi dari berbagai penyakit menular seperti batuk pilek yang disebabkan oleh virus/bakteri lainnya, campak, rubella, TBC, difteri, dll. Hindari buka puasa bersama untuk mencegah kenaikan kasus/kasus memuncak 2-4 minggu ke depan saat momen Hari Raya, jika kasus naik, maka kematian tentu berpotensi naik,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) memastikan situasi Covid-19 di Ibu Kota saat ini sangat terkendali meski ada kenaikan positivity rate dan masih ada kasus kematian dalam sepekan terakhir.

&quot;Situasi Covid-19 di Jakarta sangat terkendali walaupun ada sedikit kenaikan kasus positif dalam seminggu terakhir. BOR (Bed Occupancy Rate) atau keterisian rumah sakit tetap di 6-7 persen,&quot; kata Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi dan Imunisasi Dinkes DKI Jakarta, Ngabila Salama dalam keterangannya dikutip, Senin (27/3/2023).

&quot;Masih ada 4 orang meninggal dalam seminggu tetapi semua lansia,&quot; tambahnya.

Ngabila mengatakan bahwa Dinkes DKI fokus mencegah kematian pada kasus positif Covid-19 dengan sejumlah upaya. Ia menjelaskan bahwa empat pasien meninggal berstatus memiliki komorbid berat terutama hipertensi dan diabetes mellitus.


BACA JUGA:
Berpuasa di Masa Pandemi Bikin Mudah Terinfeksi Covid-19?&amp;nbsp;&amp;nbsp;


&quot;Semua berusia diatas 60 tahun, 1 orang belum vaksin sama sekali, 2 orang sudah vaksin dosis 1, 1 orang sudah vaksin dosis 2. Semua memiliki komorbid berat terutama hipertensi dan diabetes mellitus yang merupakan silent killer dan mother of disease,&quot; ucapnya.

Lebih lanjut, Ngabila menegaskan apa pun variannya, cegah sakit dengan disiplin bermasker hingga hindari orang yang sedang sakit. Ia juga meminta masyarakat tidak buka puasa bersama (bukber) untuk mencegah kenaikan kasus saat momen Hari Raya Idulfitri 1444 Hijriah.

&quot;Masker dapat melindungi dari berbagai penyakit menular seperti batuk pilek yang disebabkan oleh virus/bakteri lainnya, campak, rubella, TBC, difteri, dll. Hindari buka puasa bersama untuk mencegah kenaikan kasus/kasus memuncak 2-4 minggu ke depan saat momen Hari Raya, jika kasus naik, maka kematian tentu berpotensi naik,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
