<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diserang Dengan Sajam di Exit Tol Ungaran, Dua Remaja Lapor Polisi</title><description>Dalam peristiwa yang terjadi pada Minggu (26/3/2023) dini hari itu, korban berhasil menyelamatkan diri.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/27/512/2788285/diserang-dengan-sajam-di-exit-tol-ungaran-dua-remaja-lapor-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/27/512/2788285/diserang-dengan-sajam-di-exit-tol-ungaran-dua-remaja-lapor-polisi"/><item><title>Diserang Dengan Sajam di Exit Tol Ungaran, Dua Remaja Lapor Polisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/27/512/2788285/diserang-dengan-sajam-di-exit-tol-ungaran-dua-remaja-lapor-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/27/512/2788285/diserang-dengan-sajam-di-exit-tol-ungaran-dua-remaja-lapor-polisi</guid><pubDate>Senin 27 Maret 2023 19:05 WIB</pubDate><dc:creator>Angga Rosa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/27/512/2788285/diserang-dengan-sajam-di-exit-tol-ungaran-dua-remaja-lapor-polisi-tuhnVsU2rr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kondisi motor korban ringsek dirusak OTK/Foto: Istimewa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/27/512/2788285/diserang-dengan-sajam-di-exit-tol-ungaran-dua-remaja-lapor-polisi-tuhnVsU2rr.jpg</image><title>Kondisi motor korban ringsek dirusak OTK/Foto: Istimewa</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8yMS8xLzE2NDQ3My81L3g4amFwZ3I=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SEMARANG - Dua orang remaja melaporkan lima orang lelaki tidak dikenal yang menyerang dirinya dengan senjata tajam di exit tol Ungaran ke Polres Semarang, Senin (27/3/2023). Dalam peristiwa yang terjadi pada Minggu (26/3/2023) dini hari itu, korban berhasil menyelamatkan diri.

Namun, sepeda motornya ringsek setelah dirusak oleh lima orang pelaku. Sebelum korban melapor ke polisi, sempat beredar rekaman video penyerangan terhadap korban. Kini kasus tersebut dalam proses penyelidikan petugas Satreskrim Polres Semarang.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kasus Covid-19 di Indonesia Bertambah 329 Hari Ini

Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka Mahendra melalui Kasi Humas Iptu Pri Handayani membenarkan adanya kejadian tersebut dan korban telah melapor ke Polres Semarang. &quot;Kejadian tersebut terjadi pada Minggu kemarin sekitar pukul 02.15 WIB. Lokasinya berada di kawasan exit tol Ungaran atau tepatnya di depan ruko toko mainan anak-anak,&quot; terangnya, Senin (27/3/2023).

Dia menjelaskan, kejadian bermula saat korban anak laki-laki yang masih berusia 16 tahun warga Ungaran itu, sedang memperbaiki sepeda motor yang ditumpangi bersama satu orang temannya di kawasan exit tol Ungaran.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

4 Direktur Kemenkumham Bahas Penanganan Status Kewarganegaraan Eksil

Lalu, datang lima orang yang mengendarai dua sepeda motor dan meminta rokok. Karena korban tidak mempunyai rokok, akhirnya diserang dengan senjata tajam.

&quot;Setelah mengetahui 2 di antara 5 orang tersebut mengeluarkan senjata tajam, korban bersama rekannya melarikan diri meminta bantuan warga. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kendaraan korban mengalami kerusakan dirusak pelaku,&quot; jelasnya.








Menurutnya, setelah kejadian korban tidak langsung melapor ke polisi. Korban baru melakukan pelaporan secara resmi di Polres Semarang pada Senin (27/3/2023).



&quot;Karena korban masih di bawah umur, saat melakukan pelaporan didampingi oleh orangtuanya. Jajaran Sat Reskrim Polres Semarang sudah melakukan penyelidikan dan pengumpulan keterangan,&quot; ucapnya.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8yMS8xLzE2NDQ3My81L3g4amFwZ3I=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SEMARANG - Dua orang remaja melaporkan lima orang lelaki tidak dikenal yang menyerang dirinya dengan senjata tajam di exit tol Ungaran ke Polres Semarang, Senin (27/3/2023). Dalam peristiwa yang terjadi pada Minggu (26/3/2023) dini hari itu, korban berhasil menyelamatkan diri.

Namun, sepeda motornya ringsek setelah dirusak oleh lima orang pelaku. Sebelum korban melapor ke polisi, sempat beredar rekaman video penyerangan terhadap korban. Kini kasus tersebut dalam proses penyelidikan petugas Satreskrim Polres Semarang.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kasus Covid-19 di Indonesia Bertambah 329 Hari Ini

Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka Mahendra melalui Kasi Humas Iptu Pri Handayani membenarkan adanya kejadian tersebut dan korban telah melapor ke Polres Semarang. &quot;Kejadian tersebut terjadi pada Minggu kemarin sekitar pukul 02.15 WIB. Lokasinya berada di kawasan exit tol Ungaran atau tepatnya di depan ruko toko mainan anak-anak,&quot; terangnya, Senin (27/3/2023).

Dia menjelaskan, kejadian bermula saat korban anak laki-laki yang masih berusia 16 tahun warga Ungaran itu, sedang memperbaiki sepeda motor yang ditumpangi bersama satu orang temannya di kawasan exit tol Ungaran.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

4 Direktur Kemenkumham Bahas Penanganan Status Kewarganegaraan Eksil

Lalu, datang lima orang yang mengendarai dua sepeda motor dan meminta rokok. Karena korban tidak mempunyai rokok, akhirnya diserang dengan senjata tajam.

&quot;Setelah mengetahui 2 di antara 5 orang tersebut mengeluarkan senjata tajam, korban bersama rekannya melarikan diri meminta bantuan warga. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kendaraan korban mengalami kerusakan dirusak pelaku,&quot; jelasnya.








Menurutnya, setelah kejadian korban tidak langsung melapor ke polisi. Korban baru melakukan pelaporan secara resmi di Polres Semarang pada Senin (27/3/2023).



&quot;Karena korban masih di bawah umur, saat melakukan pelaporan didampingi oleh orangtuanya. Jajaran Sat Reskrim Polres Semarang sudah melakukan penyelidikan dan pengumpulan keterangan,&quot; ucapnya.



</content:encoded></item></channel></rss>
