<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Muazin Tewas Ditikam Gara-Gara Pertengkaran Soal Azan</title><description>Pelaku sempat terlibat pertengkaran dengan korban sebelum menikamnya secara brutal.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/28/18/2788675/muazin-tewas-ditikam-gara-gara-pertengkaran-soal-azan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/28/18/2788675/muazin-tewas-ditikam-gara-gara-pertengkaran-soal-azan"/><item><title>Muazin Tewas Ditikam Gara-Gara Pertengkaran Soal Azan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/28/18/2788675/muazin-tewas-ditikam-gara-gara-pertengkaran-soal-azan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/28/18/2788675/muazin-tewas-ditikam-gara-gara-pertengkaran-soal-azan</guid><pubDate>Selasa 28 Maret 2023 12:39 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/28/18/2788675/muazin-tewas-ditikam-gara-gara-pertengkaran-soal-azan-Ip9iAkI5fQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/28/18/2788675/muazin-tewas-ditikam-gara-gara-pertengkaran-soal-azan-Ip9iAkI5fQ.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone)</title></images><description>DUBAI -  Seorang relawan muazin dibunuh secara brutal oleh dua orang di Alexandria, Mesir, tak lama setelah shalat Tarawih di Masjid Mohammad Hassan, menurut media setempat. Pelaku melakukan perbuatan keji tersebut karena korban telah mencegah ayah mereka mengumandangkan azan.

BACA JUGA:
Pria Skotlandia Ini Masuk Islam Usai Mendengar Azan yang Mengetuk Hatinya di Turki&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Korban, Sheikh Hassan Al Koumi, adalah seorang muazin sukarela di sebuah masjid yang terletak di kawasan Wardian di Alexandria, demikian diwartakan Gulf News.
Polisi disiagakan segera setelah kejadian itu, dan para pelaku ditangkap dan mengakui kejahatan tersebut. Keduanya mengaku bahwa ayah mereka mengadu tentang muazin, dan mereka melakukan pembunuhan sebagai tanggapan.

BACA JUGA:
Heboh Aturan Kontroversial Ramadhan di Arab Saudi: Batasi Volume Azan hingga Larang Anak ke Masjid&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Saksi mata melaporkan bahwa korban, Sheikh Hassan Al Koumi, adalah anggota masyarakat yang dicintai. Ia sempat menolak ayah pelaku mengumandangkan shalat Maghrib dan Isya di hari kedua Ramadhan, yang menyebabkan ia meninggalkan masjid sebelum shalat Tarawih dan mengadu kepada anak laki-lakinya.Mendengar pengaduan ayah mereka, anak-anak itu pergi menemui sang muazin, dan perkelahian pun terjadi, yang menyebabkan pelaku menikam korban hingga tewas.
Direktorat Wakaf di Alexandria memastikan bahwa korban bukanlah muadzin terakreditasi dari Badan Wakaf dan tidak berafiliasi dengan direktorat. Namun, dia adalah orang lokal yang biasa mengumandangkan azan untuk orang-orang dan memimpin mereka dalam beberapa doa.

</description><content:encoded>DUBAI -  Seorang relawan muazin dibunuh secara brutal oleh dua orang di Alexandria, Mesir, tak lama setelah shalat Tarawih di Masjid Mohammad Hassan, menurut media setempat. Pelaku melakukan perbuatan keji tersebut karena korban telah mencegah ayah mereka mengumandangkan azan.

BACA JUGA:
Pria Skotlandia Ini Masuk Islam Usai Mendengar Azan yang Mengetuk Hatinya di Turki&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Korban, Sheikh Hassan Al Koumi, adalah seorang muazin sukarela di sebuah masjid yang terletak di kawasan Wardian di Alexandria, demikian diwartakan Gulf News.
Polisi disiagakan segera setelah kejadian itu, dan para pelaku ditangkap dan mengakui kejahatan tersebut. Keduanya mengaku bahwa ayah mereka mengadu tentang muazin, dan mereka melakukan pembunuhan sebagai tanggapan.

BACA JUGA:
Heboh Aturan Kontroversial Ramadhan di Arab Saudi: Batasi Volume Azan hingga Larang Anak ke Masjid&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Saksi mata melaporkan bahwa korban, Sheikh Hassan Al Koumi, adalah anggota masyarakat yang dicintai. Ia sempat menolak ayah pelaku mengumandangkan shalat Maghrib dan Isya di hari kedua Ramadhan, yang menyebabkan ia meninggalkan masjid sebelum shalat Tarawih dan mengadu kepada anak laki-lakinya.Mendengar pengaduan ayah mereka, anak-anak itu pergi menemui sang muazin, dan perkelahian pun terjadi, yang menyebabkan pelaku menikam korban hingga tewas.
Direktorat Wakaf di Alexandria memastikan bahwa korban bukanlah muadzin terakreditasi dari Badan Wakaf dan tidak berafiliasi dengan direktorat. Namun, dia adalah orang lokal yang biasa mengumandangkan azan untuk orang-orang dan memimpin mereka dalam beberapa doa.

</content:encoded></item></channel></rss>
