<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BPBD: Tiga Desa di Parigi Moutong Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai</title><description>Ia menjelaskan hingga saat ini tim reaksi cepat (TRC) sedang menuju ke lokasi banjir untuk melakukan asesmen lapangan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/28/340/2788457/bpbd-tiga-desa-di-parigi-moutong-terendam-banjir-akibat-luapan-sungai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/28/340/2788457/bpbd-tiga-desa-di-parigi-moutong-terendam-banjir-akibat-luapan-sungai"/><item><title>BPBD: Tiga Desa di Parigi Moutong Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/28/340/2788457/bpbd-tiga-desa-di-parigi-moutong-terendam-banjir-akibat-luapan-sungai</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/28/340/2788457/bpbd-tiga-desa-di-parigi-moutong-terendam-banjir-akibat-luapan-sungai</guid><pubDate>Selasa 28 Maret 2023 06:45 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/28/340/2788457/bpbd-tiga-desa-di-parigi-moutong-terendam-banjir-akibat-luapan-sungai-9KB2Esceiw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir di Parigi Moutong (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/28/340/2788457/bpbd-tiga-desa-di-parigi-moutong-terendam-banjir-akibat-luapan-sungai-9KB2Esceiw.jpg</image><title>Banjir di Parigi Moutong (Foto: Antara)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8yOC8xLzE2NDY3My81L3g4amljMWE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
PALU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah mengatakan tiga desa di kabupaten itu terendam banjir akibat terjadinya luapan air sungai saat hujan lebat.
&quot;Dari laporan kami terima, tiga desa terdampak yakni Desa Paria, Desa Tompo dan Desa Gio Barat, Kecamatan Moutong dipicu hujan yang mengguyur sejak pukul 17.30 Wita hingga malam ini pukul 23.30 Wita, mengakibatkan air Sungai Taopa meluap,&quot; kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Parigi Moutong Amirudin dilansir Antara, Selasa (28/3/2023).
Ia menjelaskan hingga saat ini tim reaksi cepat (TRC) sedang menuju ke lokasi banjir untuk melakukan asesmen lapangan.
Laporan sementara, belum diketahui apakah ada kerusakan akibat bencana hidrometeorologi ini, dan juga belum diketahui berapa jumlah warga terdampak, maupun warga mengungsi.

BACA JUGA:
Banjir dan Longsor di Jawa dan Kalimantan Ternyata Beda Sebab, Begini Analisis BNPB

&quot;Kami belum belum mendapat data valid terkait peristiwa ini, karena TRC BPBD masih bergerak menuju lokasi banjir,&quot; ucapnya.

BACA JUGA:
Nyanyikan Lagu Cari Pacar Lagi, Nayl Author Banjir Pujian di Indonesian Idol 2023

Pada Minggu 26 Maret 2023 terjadi banjir di tiga desa di kabupaten itu yakni Desa Moutong Utara, Kecamatan Moutong, Desa Tomini Barat dan Desa Tomini Utara, Kecamatan Tomini.

Berdasarkan hasil asesmen tim di lapangan, dari tiga desa tersebut jumlah warga terdampak kurang lebih 1.028 jiwa atau sekitar 322 kepala keluarga (KK).
&quot;Dari peristiwa ini tidak ada korban jiwa, dan tidak ada ditemukan kerusakan bangunan. Air sudah surut, sedangkan banjir yang baru-baru terjadi sedang dilakukan pendataan dan secepatnya kami informasikan situasi terkini,&quot; tutur Amirudin.
Ia meminta warga tetap tenang dan tidak panik, serta selalu meningkatkan mitigasi secara mandiri bila sewaktu-waktu terjadi banjir, karena saat ini sedang musim hujan.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8yOC8xLzE2NDY3My81L3g4amljMWE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
PALU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah mengatakan tiga desa di kabupaten itu terendam banjir akibat terjadinya luapan air sungai saat hujan lebat.
&quot;Dari laporan kami terima, tiga desa terdampak yakni Desa Paria, Desa Tompo dan Desa Gio Barat, Kecamatan Moutong dipicu hujan yang mengguyur sejak pukul 17.30 Wita hingga malam ini pukul 23.30 Wita, mengakibatkan air Sungai Taopa meluap,&quot; kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Parigi Moutong Amirudin dilansir Antara, Selasa (28/3/2023).
Ia menjelaskan hingga saat ini tim reaksi cepat (TRC) sedang menuju ke lokasi banjir untuk melakukan asesmen lapangan.
Laporan sementara, belum diketahui apakah ada kerusakan akibat bencana hidrometeorologi ini, dan juga belum diketahui berapa jumlah warga terdampak, maupun warga mengungsi.

BACA JUGA:
Banjir dan Longsor di Jawa dan Kalimantan Ternyata Beda Sebab, Begini Analisis BNPB

&quot;Kami belum belum mendapat data valid terkait peristiwa ini, karena TRC BPBD masih bergerak menuju lokasi banjir,&quot; ucapnya.

BACA JUGA:
Nyanyikan Lagu Cari Pacar Lagi, Nayl Author Banjir Pujian di Indonesian Idol 2023

Pada Minggu 26 Maret 2023 terjadi banjir di tiga desa di kabupaten itu yakni Desa Moutong Utara, Kecamatan Moutong, Desa Tomini Barat dan Desa Tomini Utara, Kecamatan Tomini.

Berdasarkan hasil asesmen tim di lapangan, dari tiga desa tersebut jumlah warga terdampak kurang lebih 1.028 jiwa atau sekitar 322 kepala keluarga (KK).
&quot;Dari peristiwa ini tidak ada korban jiwa, dan tidak ada ditemukan kerusakan bangunan. Air sudah surut, sedangkan banjir yang baru-baru terjadi sedang dilakukan pendataan dan secepatnya kami informasikan situasi terkini,&quot; tutur Amirudin.
Ia meminta warga tetap tenang dan tidak panik, serta selalu meningkatkan mitigasi secara mandiri bila sewaktu-waktu terjadi banjir, karena saat ini sedang musim hujan.

</content:encoded></item></channel></rss>
