<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Selidiki Penyebab Ambruknya Kubah Masjid Ittifaqul Jamaah</title><description>Sebanyak 12 orang menjadi korban tertimpa reruntuhan kubah masjid dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan medis.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/28/609/2788518/polisi-selidiki-penyebab-ambruknya-kubah-masjid-ittifaqul-jamaah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/28/609/2788518/polisi-selidiki-penyebab-ambruknya-kubah-masjid-ittifaqul-jamaah"/><item><title>Polisi Selidiki Penyebab Ambruknya Kubah Masjid Ittifaqul Jamaah</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/28/609/2788518/polisi-selidiki-penyebab-ambruknya-kubah-masjid-ittifaqul-jamaah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/28/609/2788518/polisi-selidiki-penyebab-ambruknya-kubah-masjid-ittifaqul-jamaah</guid><pubDate>Selasa 28 Maret 2023 09:13 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/28/609/2788518/polisi-selidiki-penyebab-ambruknya-kubah-masjid-ittifaqul-jamaah-erW9ZfJFj0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Masjid Ittifaqul Jamaah (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/28/609/2788518/polisi-selidiki-penyebab-ambruknya-kubah-masjid-ittifaqul-jamaah-erW9ZfJFj0.jpg</image><title>Masjid Ittifaqul Jamaah (Foto: Antara)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8yOC8xLzE2NDY4MS81L3g4amlnaWk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
MAKASSAR - Kubah Masjid Ittifaqul Jamaah di Makassar ambruk dan menimpa sejumlah jamaah yang sedang mendengarkan ceramah sholat Tarawih, Minggu 26 Maret 2023 sekitar pukul 20.15 Wita.
Sebanyak 12 orang menjadi korban tertimpa reruntuhan kubah masjid dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan medis.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait insiden ambruknya kubah Masjid Ittifaqul Jamaah di Jalan Barukang II, Kecamatan Ujung Tanah, Makassar, Sulawesi Selatan itu.
&quot;Kami terus berkoordinasi dengan Dinas Prasarana Umum (PU) dalam hal penyelidikan terkait soal ini,&quot; kata Kapolsek Ujung Tanah, Kompol Andriyani Lilikai dilansir Antara, Selasa (28/3/2023).
Sejauh ini, pihak kepolisian masih menunggu hasil investigasi Dinas PU Makassar terkait pemeriksaan konstruksi bangunan, apakah itu masih layak digunakan atau tidak digunakan beribadah.

BACA JUGA:
Baja Perindo Gelar Sahur Bersama 300 Guru TK Kabupaten Rembang di Masjid Istiqlal

Kendati demikian, sejauh ini kondisi bangunan lain masjid, selain kubah masih terlihat kuat, bahkan sejumlah warga berjibaku membersihkan puing-puing yang masih tersisa di bagian atas kubah bangunan masjid tersebut.

BACA JUGA:
Pengurus Masjid Raudhatul Jannah Terima Bantuan Rp100 Juta dari MNC Peduli&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Dari awal kejadian kami sudah siapkan anggota untuk pengamanan di area masjid bersama-sama satuan Koramil. Tadi, ada peninjauan Dinas PU untuk melaksanakan investigasi,&quot; paparnya.&quot;Korban semuanya ada 12 orang. Alhamdulillah, kondisi mereka sampai saat ini mengalami kemajuan. Tadi malam, saya di Rumah Sakit TNI Angkatan Laut Lantamal (Jala Ammari) sampai jam 03.00 Wita guna memastikan korban tertangani dengan baik,&quot; katanya.
Para korban tersebut dirawat di Rumah Sakit Angkatan Laut Jala Ammari, Rumah Sakit Umum Akademis dan Puskesmas Pattingalloang.
&quot;Kami melakukan penyelidikan, termasuk malam tadi, sudah dibuat laporan polisi model A, memasang garis polisi dan mengambil sampel dari reruntuhan bangunan masjid,&quot; papar dia.
Meski demikian, pihak kepolisian belum bisa memastikan penyebab kejadian walaupun usia kubah masjid tersebut tergolong tua berumur 20 tahunan.
&quot;Kami belum bisa berspekulasi dan menyimpulkan. Ini masih melakukan penyelidikan. Untuk pelaksanaan tarawih di masjid ini, menggunakan halaman masjid untuk sementara waktu,&quot; kata Andri menambahkan.
Di tempat terpisah, Kepala Puskesmas Pattingaloang Dr Aminah Darwis menyatakan, seorang korban atas nama Fikri usia 19 tahun telah diizinkan pulang setelah dirawat intensif setelah kejadian. Korban mengalami luka pada bagian kepala samping kanan.
&quot;Jumlah jahitan ada 18 dan kini dalam keadaan sadar. Alhamdulillah, hari ini ia boleh pulang, dan diberi obat. Sekarang sudah rawat jalan. Kondisinya kita pantau terus dan sampai ganti perban. Untuk biaya pengobatan gratis,&quot; tutur dia.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8yOC8xLzE2NDY4MS81L3g4amlnaWk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
MAKASSAR - Kubah Masjid Ittifaqul Jamaah di Makassar ambruk dan menimpa sejumlah jamaah yang sedang mendengarkan ceramah sholat Tarawih, Minggu 26 Maret 2023 sekitar pukul 20.15 Wita.
Sebanyak 12 orang menjadi korban tertimpa reruntuhan kubah masjid dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan medis.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait insiden ambruknya kubah Masjid Ittifaqul Jamaah di Jalan Barukang II, Kecamatan Ujung Tanah, Makassar, Sulawesi Selatan itu.
&quot;Kami terus berkoordinasi dengan Dinas Prasarana Umum (PU) dalam hal penyelidikan terkait soal ini,&quot; kata Kapolsek Ujung Tanah, Kompol Andriyani Lilikai dilansir Antara, Selasa (28/3/2023).
Sejauh ini, pihak kepolisian masih menunggu hasil investigasi Dinas PU Makassar terkait pemeriksaan konstruksi bangunan, apakah itu masih layak digunakan atau tidak digunakan beribadah.

BACA JUGA:
Baja Perindo Gelar Sahur Bersama 300 Guru TK Kabupaten Rembang di Masjid Istiqlal

Kendati demikian, sejauh ini kondisi bangunan lain masjid, selain kubah masih terlihat kuat, bahkan sejumlah warga berjibaku membersihkan puing-puing yang masih tersisa di bagian atas kubah bangunan masjid tersebut.

BACA JUGA:
Pengurus Masjid Raudhatul Jannah Terima Bantuan Rp100 Juta dari MNC Peduli&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Dari awal kejadian kami sudah siapkan anggota untuk pengamanan di area masjid bersama-sama satuan Koramil. Tadi, ada peninjauan Dinas PU untuk melaksanakan investigasi,&quot; paparnya.&quot;Korban semuanya ada 12 orang. Alhamdulillah, kondisi mereka sampai saat ini mengalami kemajuan. Tadi malam, saya di Rumah Sakit TNI Angkatan Laut Lantamal (Jala Ammari) sampai jam 03.00 Wita guna memastikan korban tertangani dengan baik,&quot; katanya.
Para korban tersebut dirawat di Rumah Sakit Angkatan Laut Jala Ammari, Rumah Sakit Umum Akademis dan Puskesmas Pattingalloang.
&quot;Kami melakukan penyelidikan, termasuk malam tadi, sudah dibuat laporan polisi model A, memasang garis polisi dan mengambil sampel dari reruntuhan bangunan masjid,&quot; papar dia.
Meski demikian, pihak kepolisian belum bisa memastikan penyebab kejadian walaupun usia kubah masjid tersebut tergolong tua berumur 20 tahunan.
&quot;Kami belum bisa berspekulasi dan menyimpulkan. Ini masih melakukan penyelidikan. Untuk pelaksanaan tarawih di masjid ini, menggunakan halaman masjid untuk sementara waktu,&quot; kata Andri menambahkan.
Di tempat terpisah, Kepala Puskesmas Pattingaloang Dr Aminah Darwis menyatakan, seorang korban atas nama Fikri usia 19 tahun telah diizinkan pulang setelah dirawat intensif setelah kejadian. Korban mengalami luka pada bagian kepala samping kanan.
&quot;Jumlah jahitan ada 18 dan kini dalam keadaan sadar. Alhamdulillah, hari ini ia boleh pulang, dan diberi obat. Sekarang sudah rawat jalan. Kondisinya kita pantau terus dan sampai ganti perban. Untuk biaya pengobatan gratis,&quot; tutur dia.



</content:encoded></item></channel></rss>
