<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Covid-19 di Jakarta Melandai, Pj Gubernur Sulap Tempat Isolasi Jadi Hunian Warga Kurang Mampu</title><description>Heru Budi Hartono bakal menyulap tempat isolasi terpusat pasien Covid-19 menjadi hunian warga kurang mampu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/29/338/2789733/covid-19-di-jakarta-melandai-pj-gubernur-sulap-tempat-isolasi-jadi-hunian-warga-kurang-mampu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/29/338/2789733/covid-19-di-jakarta-melandai-pj-gubernur-sulap-tempat-isolasi-jadi-hunian-warga-kurang-mampu"/><item><title>Covid-19 di Jakarta Melandai, Pj Gubernur Sulap Tempat Isolasi Jadi Hunian Warga Kurang Mampu</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/29/338/2789733/covid-19-di-jakarta-melandai-pj-gubernur-sulap-tempat-isolasi-jadi-hunian-warga-kurang-mampu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/29/338/2789733/covid-19-di-jakarta-melandai-pj-gubernur-sulap-tempat-isolasi-jadi-hunian-warga-kurang-mampu</guid><pubDate>Rabu 29 Maret 2023 21:17 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/29/338/2789733/covid-19-di-jakarta-melandai-pj-gubernur-sulap-tempat-isolasi-jadi-hunian-warga-kurang-mampu-lceiJBF8S2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono (Foto : BPMI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/29/338/2789733/covid-19-di-jakarta-melandai-pj-gubernur-sulap-tempat-isolasi-jadi-hunian-warga-kurang-mampu-lceiJBF8S2.jpg</image><title>Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono (Foto : BPMI)</title></images><description>JAKARTA - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono bakal menyulap tempat isolasi terpusat pasien Covid-19 menjadi hunian warga kurang mampu seiring dengan mulai melandainya kasus positif Covid-19 di Jakarta.

Diketahui saat penyebaran kasus Covid-19 di Ibu Kota melonjak tajam, Pemprov DKI menyediakan kapasitas tempat tidur isolasi sebanyak 26.134 orang yang diatur dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 891 Tahun 2021.


BACA JUGA:
Tinjau Stasiun Integrasi di Halim, Pj Gubernur Dorong Pembangunan Jalan Permudah Mobilitas


Kemudian, di era kepemimpinan Heru Budi kapasitas tempat tidur isolasi pasien Covid-19 berkurang menjadi 11.134 yang dituangkan dalam Kepgub Nomor 196 Tahun 2023.

&quot;Seiring dengan meredanya kasus Covid-19 dan diberhentikannya PPKM, maka tempat atau lokasi isolasi perlu dialihfungsikan menjadi hunian sementara bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang terdampak program pemerintah,&quot; tulis Heru dalam Kepgub dikutip, Rabu (29/3/2023).


BACA JUGA:
Update Covid-19 Per 29 Maret 2023: Positif 6.745.453, Sembuh 6.579.584 dan Meninggal 161.008 Orang


Sejumlah hunian rumah susun, graha wisata, gelanggang olahraga remaja (GOR) hingga RPTRA sempat menjadi tempat isolasi pasien Covid-19. Dalam Kepgub tersebut tower 8-10 Rusun Nagrak Cilincing, Jakarta Utara masih disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19.

Selain itu sejumlah masjid hingga rumah dinas lurah juga dijadikan tempat isolasi terpusat.Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) memastikan situasi Covid-19 di Ibu Kota saat ini sangat terkendali meski ada kenaikan positivity rate dan masih ada kasus kematian dalam sepekan terakhir.

&quot;Situasi Covid-19 di Jakarta sangat terkendali walaupun ada sedikit kenaikan kasus positif dalam seminggu terakhir. BOR (Bed Occupancy Rate) atau keterisian rumah sakit tetap di 6-7 persen,&quot; kata Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi dan Imunisasi Dinkes DKI Jakarta, Ngabila Salama dalam keterangannya dikutip, Senin (27/3).

&quot;Masih ada 4 orang meninggal dalam seminggu tetapi semua lansia,&quot; tambahnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono bakal menyulap tempat isolasi terpusat pasien Covid-19 menjadi hunian warga kurang mampu seiring dengan mulai melandainya kasus positif Covid-19 di Jakarta.

Diketahui saat penyebaran kasus Covid-19 di Ibu Kota melonjak tajam, Pemprov DKI menyediakan kapasitas tempat tidur isolasi sebanyak 26.134 orang yang diatur dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 891 Tahun 2021.


BACA JUGA:
Tinjau Stasiun Integrasi di Halim, Pj Gubernur Dorong Pembangunan Jalan Permudah Mobilitas


Kemudian, di era kepemimpinan Heru Budi kapasitas tempat tidur isolasi pasien Covid-19 berkurang menjadi 11.134 yang dituangkan dalam Kepgub Nomor 196 Tahun 2023.

&quot;Seiring dengan meredanya kasus Covid-19 dan diberhentikannya PPKM, maka tempat atau lokasi isolasi perlu dialihfungsikan menjadi hunian sementara bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang terdampak program pemerintah,&quot; tulis Heru dalam Kepgub dikutip, Rabu (29/3/2023).


BACA JUGA:
Update Covid-19 Per 29 Maret 2023: Positif 6.745.453, Sembuh 6.579.584 dan Meninggal 161.008 Orang


Sejumlah hunian rumah susun, graha wisata, gelanggang olahraga remaja (GOR) hingga RPTRA sempat menjadi tempat isolasi pasien Covid-19. Dalam Kepgub tersebut tower 8-10 Rusun Nagrak Cilincing, Jakarta Utara masih disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19.

Selain itu sejumlah masjid hingga rumah dinas lurah juga dijadikan tempat isolasi terpusat.Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) memastikan situasi Covid-19 di Ibu Kota saat ini sangat terkendali meski ada kenaikan positivity rate dan masih ada kasus kematian dalam sepekan terakhir.

&quot;Situasi Covid-19 di Jakarta sangat terkendali walaupun ada sedikit kenaikan kasus positif dalam seminggu terakhir. BOR (Bed Occupancy Rate) atau keterisian rumah sakit tetap di 6-7 persen,&quot; kata Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi dan Imunisasi Dinkes DKI Jakarta, Ngabila Salama dalam keterangannya dikutip, Senin (27/3).

&quot;Masih ada 4 orang meninggal dalam seminggu tetapi semua lansia,&quot; tambahnya.</content:encoded></item></channel></rss>
