<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Raja Salman Kecam Rasmus Paludan, Aktivis Anti-Islam Pembakar Al-Quran di Denmark</title><description>Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz mengutuk aksi pembakaran Al Quran di Denmark</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/30/18/2789988/raja-salman-kecam-rasmus-paludan-aktivis-anti-islam-pembakar-al-quran-di-denmark</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/30/18/2789988/raja-salman-kecam-rasmus-paludan-aktivis-anti-islam-pembakar-al-quran-di-denmark"/><item><title> Raja Salman Kecam Rasmus Paludan, Aktivis Anti-Islam Pembakar Al-Quran di Denmark</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/30/18/2789988/raja-salman-kecam-rasmus-paludan-aktivis-anti-islam-pembakar-al-quran-di-denmark</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/30/18/2789988/raja-salman-kecam-rasmus-paludan-aktivis-anti-islam-pembakar-al-quran-di-denmark</guid><pubDate>Kamis 30 Maret 2023 11:27 WIB</pubDate><dc:creator> Muhammad Fadli Rizal</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/30/18/2789988/raja-salman-kecam-rasmus-paludan-aktivis-anti-islam-pembakar-al-quran-di-denmark-rmAtrvRop7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Raja Arab Saudi, Salman bin Abduaziz (Foto SPA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/30/18/2789988/raja-salman-kecam-rasmus-paludan-aktivis-anti-islam-pembakar-al-quran-di-denmark-rmAtrvRop7.jpg</image><title>Raja Arab Saudi, Salman bin Abduaziz (Foto SPA)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8yMC8xLzE2NDQ0OS81L3g4ajl1aWc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
ARAB SAUDI - Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz mengutuk aksi pembakaran Al Quran di Denmark. Pembakaran itu dilakukan oleh aktivis sekaligus politikus ekstrimis sayap kanan, Rasmus Paludan.

Dikutip dari Alarabiya, Kamis (30/3/2023) Raja Salman membahas pembakaran itu dalam sesi kabinet di Istana Al-Salam di Jeddah pada Selasa (28/3/2023).

&quot;Kabinet menegaskan kembali kecamannya atas upaya untuk membakar Al Quran dan menekankan perlunya mengkonsolidasikan nilai-nilai dialog, toleransi dan rasa hormat,&quot; ujar Raja Salman.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ucapkan Selamat Ramadhan, Raja Salman Berharap Bulan yang Penuh Berkah Bagi Umat Islam di Seluruh Dunia

Raja Salman juga menegaskan pihaknya menolak segala sesuatu yang menyangkut dengan kebencian dan ekstremisme.

Aksi Paludan itu tak hanya mengundang respons dari Raja Salman. Sejumlah negara berpenduduk Muslim seperti Qatar Yordania dan Kuwait juga melontarkan protes. Qatar menyebut aksi Paludan sebagai tanda peningkatan bahaya terhadap muslim. Sementara Yordania menyebut Paludan memantik kebencian.


Sebelumnya, Paludan melakukan pembakaran salinan Al Quran di depan kantor Kedutaan Besar Turki di Kopenhagen. Bukan pertama kali Paludan melakukan tindakan provokatif semacam itu.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tragedi Kanjuruhan, Raja Salman dan Putra Mahkota MBS Doakan yang Terbaik untuk Para Korban


Pada Januari, Paludan juga melakukan tindakan serupa di Kopenhagen dan Swedia. Aksi itu dilakukan sebagai bentuk protes. Ia ingin Turki segera mengizinkan Swedia bergabung dengan aliansi NATO. Sebab, Swedia butuh semua restu anggota untuk bergabung dengan NATO. Namun, Turki belum memberikan restu itu.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8yMC8xLzE2NDQ0OS81L3g4ajl1aWc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
ARAB SAUDI - Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz mengutuk aksi pembakaran Al Quran di Denmark. Pembakaran itu dilakukan oleh aktivis sekaligus politikus ekstrimis sayap kanan, Rasmus Paludan.

Dikutip dari Alarabiya, Kamis (30/3/2023) Raja Salman membahas pembakaran itu dalam sesi kabinet di Istana Al-Salam di Jeddah pada Selasa (28/3/2023).

&quot;Kabinet menegaskan kembali kecamannya atas upaya untuk membakar Al Quran dan menekankan perlunya mengkonsolidasikan nilai-nilai dialog, toleransi dan rasa hormat,&quot; ujar Raja Salman.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ucapkan Selamat Ramadhan, Raja Salman Berharap Bulan yang Penuh Berkah Bagi Umat Islam di Seluruh Dunia

Raja Salman juga menegaskan pihaknya menolak segala sesuatu yang menyangkut dengan kebencian dan ekstremisme.

Aksi Paludan itu tak hanya mengundang respons dari Raja Salman. Sejumlah negara berpenduduk Muslim seperti Qatar Yordania dan Kuwait juga melontarkan protes. Qatar menyebut aksi Paludan sebagai tanda peningkatan bahaya terhadap muslim. Sementara Yordania menyebut Paludan memantik kebencian.


Sebelumnya, Paludan melakukan pembakaran salinan Al Quran di depan kantor Kedutaan Besar Turki di Kopenhagen. Bukan pertama kali Paludan melakukan tindakan provokatif semacam itu.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tragedi Kanjuruhan, Raja Salman dan Putra Mahkota MBS Doakan yang Terbaik untuk Para Korban


Pada Januari, Paludan juga melakukan tindakan serupa di Kopenhagen dan Swedia. Aksi itu dilakukan sebagai bentuk protes. Ia ingin Turki segera mengizinkan Swedia bergabung dengan aliansi NATO. Sebab, Swedia butuh semua restu anggota untuk bergabung dengan NATO. Namun, Turki belum memberikan restu itu.

</content:encoded></item></channel></rss>
