<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ilmuwan Berhasil Deteksi Lubang Hitam Ultramasif, 33 Miliar Kali Massa Matahari</title><description>Para astronom Inggris berhasil menemukan lubang hitam ultramasif dengan besar 33 miliar kali massa matahari.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/30/18/2790258/ilmuwan-berhasil-deteksi-lubang-hitam-ultramasif-33-miliar-kali-massa-matahari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/30/18/2790258/ilmuwan-berhasil-deteksi-lubang-hitam-ultramasif-33-miliar-kali-massa-matahari"/><item><title>Ilmuwan Berhasil Deteksi Lubang Hitam Ultramasif, 33 Miliar Kali Massa Matahari</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/30/18/2790258/ilmuwan-berhasil-deteksi-lubang-hitam-ultramasif-33-miliar-kali-massa-matahari</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/30/18/2790258/ilmuwan-berhasil-deteksi-lubang-hitam-ultramasif-33-miliar-kali-massa-matahari</guid><pubDate>Kamis 30 Maret 2023 16:10 WIB</pubDate><dc:creator> Muhammad Fadli Rizal</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/30/18/2790258/ilmuwan-berhasil-deteksi-lubang-hitam-ultramasif-33-miliar-kali-massa-matahari-p9tec4uJ4m.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi lubang hitam (Foto Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/30/18/2790258/ilmuwan-berhasil-deteksi-lubang-hitam-ultramasif-33-miliar-kali-massa-matahari-p9tec4uJ4m.jpg</image><title>Ilustrasi lubang hitam (Foto Freepik)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yNC85LzE1OTQyMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
INGGRIS - Para astronom Inggris berhasil menemukan lubang hitam ultramasif dengan besar 33 miliar kali massa matahari. Ilmuwan dari Universitas Durham mengatakan lubang itu adalah salah satu lubang terbesar yang pernah ditemukan.

Dikutip dari Skynews, Kamis (30/3/2023) penemuan itu diterbitkan dalam jurnal Monthly Notices of the Royal Astronomical Society. Tim menggambarkan penemuan itu sebagai sesuatu yang sangat menarik.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Al Battani, Ilmuwan Muslim yang Ahli Astronomi dan Bapak Trigonometri

Penulis utama penelitian, Dr James Nightingale, mengatakan lubang hitam ultramasif adalah objek paling masif di alam semesta, dengan massa antara 10 miliar hingga 40 miliar kali massa matahari.

Ia dan Para astronom percaya bahwa lubang dapat ditemukan di pusat semua galaksi besar seperti Bima Sakti, termasuk tata surya. Ia mengatakan lubang hitam ultramasif langka, sulit dipahami dan asal-usulnya tidak jelas.


Beberapa pihak percaya lubang hitam macam itu terbentuk dari penggabungan ekstrem galaksi masif miliaran tahun yang lalu ketika alam semesta masih muda.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Astronom Peringatkan Bahaya Polusi Cahaya dari Satelit Buatan, Ancaman Global yang Belum Pernah Terjadi

Para ilmuwan menggunakan simulasi superkomputer di Universitas Durham dan gambar yang diambil oleh Teleskop Luar Angkasa Hubble untuk mengonfirmasi ukuran lubang hitam supermasif.

&quot;Sebagian besar lubang hitam terbesar yang kita ketahui berada dalam keadaan aktif, di mana materi yang ditarik ke dekat lubang hitam memanas dan melepaskan energi dalam bentuk cahaya, sinar-X, dan radiasi lainnya,&quot; ujar James

&quot;Namun, pelensaan gravitasi memungkinkan untuk mempelajari lubang hitam yang tidak aktif, sesuatu yang saat ini tidak mungkin dilakukan di galaksi jauh.&quot;
&quot;Pendekatan ini memungkinkan kita mendeteksi lebih banyak lubang hitam di luar alam semesta lokal kita dan mengungkapkan bagaimana benda-benda eksotis ini berevolusi lebih jauh ke belakang dalam waktu kosmik,&quot; tambahnya

Para peneliti mengatakan pekerjaan mereka membuka peluang bahwa para astronom dapat menemukan lebih banyak lubang hitam ultramasif.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yNC85LzE1OTQyMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
INGGRIS - Para astronom Inggris berhasil menemukan lubang hitam ultramasif dengan besar 33 miliar kali massa matahari. Ilmuwan dari Universitas Durham mengatakan lubang itu adalah salah satu lubang terbesar yang pernah ditemukan.

Dikutip dari Skynews, Kamis (30/3/2023) penemuan itu diterbitkan dalam jurnal Monthly Notices of the Royal Astronomical Society. Tim menggambarkan penemuan itu sebagai sesuatu yang sangat menarik.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Al Battani, Ilmuwan Muslim yang Ahli Astronomi dan Bapak Trigonometri

Penulis utama penelitian, Dr James Nightingale, mengatakan lubang hitam ultramasif adalah objek paling masif di alam semesta, dengan massa antara 10 miliar hingga 40 miliar kali massa matahari.

Ia dan Para astronom percaya bahwa lubang dapat ditemukan di pusat semua galaksi besar seperti Bima Sakti, termasuk tata surya. Ia mengatakan lubang hitam ultramasif langka, sulit dipahami dan asal-usulnya tidak jelas.


Beberapa pihak percaya lubang hitam macam itu terbentuk dari penggabungan ekstrem galaksi masif miliaran tahun yang lalu ketika alam semesta masih muda.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Astronom Peringatkan Bahaya Polusi Cahaya dari Satelit Buatan, Ancaman Global yang Belum Pernah Terjadi

Para ilmuwan menggunakan simulasi superkomputer di Universitas Durham dan gambar yang diambil oleh Teleskop Luar Angkasa Hubble untuk mengonfirmasi ukuran lubang hitam supermasif.

&quot;Sebagian besar lubang hitam terbesar yang kita ketahui berada dalam keadaan aktif, di mana materi yang ditarik ke dekat lubang hitam memanas dan melepaskan energi dalam bentuk cahaya, sinar-X, dan radiasi lainnya,&quot; ujar James

&quot;Namun, pelensaan gravitasi memungkinkan untuk mempelajari lubang hitam yang tidak aktif, sesuatu yang saat ini tidak mungkin dilakukan di galaksi jauh.&quot;
&quot;Pendekatan ini memungkinkan kita mendeteksi lebih banyak lubang hitam di luar alam semesta lokal kita dan mengungkapkan bagaimana benda-benda eksotis ini berevolusi lebih jauh ke belakang dalam waktu kosmik,&quot; tambahnya

Para peneliti mengatakan pekerjaan mereka membuka peluang bahwa para astronom dapat menemukan lebih banyak lubang hitam ultramasif.
</content:encoded></item></channel></rss>
