<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Serahkan Sertifikat Tanah Wakaf NU dan Muhammadiyah, Wamen ATR: Mohon Dijaga dengan Baik</title><description>Penyerahan dilakukan di Masjid Al Mubarok Drajat, Lamongan, Jawa Timur, pada hari ini, Kamis (30/3/2023).</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/30/519/2790380/serahkan-sertifikat-tanah-wakaf-nu-dan-muhammadiyah-wamen-atr-mohon-dijaga-dengan-baik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/30/519/2790380/serahkan-sertifikat-tanah-wakaf-nu-dan-muhammadiyah-wamen-atr-mohon-dijaga-dengan-baik"/><item><title>Serahkan Sertifikat Tanah Wakaf NU dan Muhammadiyah, Wamen ATR: Mohon Dijaga dengan Baik</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/30/519/2790380/serahkan-sertifikat-tanah-wakaf-nu-dan-muhammadiyah-wamen-atr-mohon-dijaga-dengan-baik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/30/519/2790380/serahkan-sertifikat-tanah-wakaf-nu-dan-muhammadiyah-wamen-atr-mohon-dijaga-dengan-baik</guid><pubDate>Kamis 30 Maret 2023 19:05 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/30/519/2790380/serahkan-sertifikat-tanah-wakaf-nu-dan-muhammadiyah-wamen-atr-mohon-dijaga-dengan-baik-zWvX5R1xmp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wamen ATR/BPN serahkan sertifikat tanah wakaf NU dan Muhammadiyah di Lamongan (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/30/519/2790380/serahkan-sertifikat-tanah-wakaf-nu-dan-muhammadiyah-wamen-atr-mohon-dijaga-dengan-baik-zWvX5R1xmp.jpg</image><title>Wamen ATR/BPN serahkan sertifikat tanah wakaf NU dan Muhammadiyah di Lamongan (Foto: Antara)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8zMC82Ni8xNjQ3NzMvNS94OGpsZTk0&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
LAMONGAN - Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Raja Juli Antoni menyerahkan sertifikat tanah wakaf NU dan Muhammadiyah seluas 11.781 M2.
Penyerahan dilakukan di Masjid Al Mubarok Drajat, Lamongan, Jawa Timur, pada hari ini, Kamis (30/3/2023).
Wamen ATR/BPN itu menjelaskan bahwa Presiden Jokowi menargetkan 126 juta bidang tanah terdaftar pada 2025, di antaranya tanah itu adalah tanah wakaf NU dan Muhammadiyah.
&amp;ldquo;Keduanya adalah organisasi penting di Republik ini. Kita berharap dapat mensertifikasi seluruh tanah aset dua organisasi ini secepat-cepatnya,&amp;rdquo; ujarnya dilansir Antara.
Lebih lanjut, Raja Juli menjelaskan bahwa Presiden Jokowi telah mengakselerasi pensertifikatan tanah wakaf. Selama 8 tahun, pemerintah menerbitkan sertifikasi 109.838 sertifikat wakaf. Sedangkan sejak tahun 1977 sampai 2014 selesai 99.195 sertipikat.

BACA JUGA:
Dosen Unhas Dapat Sertifikat Tanah dari Menteri Hadi, Setelah 40 Tahun Mengajar

&amp;ldquo;Sejak tahun 1977 telah disertifikasi 207.033 bidang tanah. Alhamdulilah 53%-nya dilakukan dalam era Jokowi atau 8 tahun terakhir,&amp;rdquo; jelas Raja.

BACA JUGA:
Presiden Jokowi Serahkan 1.160 Sertifikat Tanah di Blora
Sekretaris Dewan Pembina PSI itu menambahkan bahwa Kementerian ATR/BPN akan terus membagikan sertifikat terutama untuk tanah wakaf meliputi masjid, musola, tempat-tempat pendidikan dan fasilitas umum.
&amp;ldquo;Melalui Gerakan Nasional Sertifikat Rumah Ibadah dan Tanah Wakaf, insya Allah kami pastikan seluruh tanah wakaf dapat tersertifikasi,&amp;rdquo; tegas Raja.
Ia pun mengajak supaya tanah wakaf dapat segera didaftarkan ke Kantor BPN setempat. Selain biayanya lebih ringan, yang paling penting adalah soal tercatatnya tanah tersebut di kantor BPN.
&amp;ldquo;Mari kita jaga bersama aset wakaf NU dan Muhamamdiyah ini melalui pendaftaran tanah.&amp;rdquo; ujarnya.
Selain menyerahkan sertifikat milik NU dan Muhammadiyah. Dalam kesempatan itu juga, Wamen ATR/BPN menyerahkan 2 sertipikat wakaf perseorangan yang digunakan untuk Masjid dan Pendidikan.
Raja Juli meminta kepada para penerima sertifikat untuk dapat menjaganya dengan baik seperti membuat salinan guna mencegah kerusakan atau kehilangan data.
&quot;Kita tidak pernah tahu apa yang terjadi di kemudian hari, mohon dijaga dengan baik. Jika ada backup-nya. Kami dapat menerbitkan kembali sertipikat tersebut,&quot; katanya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8zMC82Ni8xNjQ3NzMvNS94OGpsZTk0&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
LAMONGAN - Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Raja Juli Antoni menyerahkan sertifikat tanah wakaf NU dan Muhammadiyah seluas 11.781 M2.
Penyerahan dilakukan di Masjid Al Mubarok Drajat, Lamongan, Jawa Timur, pada hari ini, Kamis (30/3/2023).
Wamen ATR/BPN itu menjelaskan bahwa Presiden Jokowi menargetkan 126 juta bidang tanah terdaftar pada 2025, di antaranya tanah itu adalah tanah wakaf NU dan Muhammadiyah.
&amp;ldquo;Keduanya adalah organisasi penting di Republik ini. Kita berharap dapat mensertifikasi seluruh tanah aset dua organisasi ini secepat-cepatnya,&amp;rdquo; ujarnya dilansir Antara.
Lebih lanjut, Raja Juli menjelaskan bahwa Presiden Jokowi telah mengakselerasi pensertifikatan tanah wakaf. Selama 8 tahun, pemerintah menerbitkan sertifikasi 109.838 sertifikat wakaf. Sedangkan sejak tahun 1977 sampai 2014 selesai 99.195 sertipikat.

BACA JUGA:
Dosen Unhas Dapat Sertifikat Tanah dari Menteri Hadi, Setelah 40 Tahun Mengajar

&amp;ldquo;Sejak tahun 1977 telah disertifikasi 207.033 bidang tanah. Alhamdulilah 53%-nya dilakukan dalam era Jokowi atau 8 tahun terakhir,&amp;rdquo; jelas Raja.

BACA JUGA:
Presiden Jokowi Serahkan 1.160 Sertifikat Tanah di Blora
Sekretaris Dewan Pembina PSI itu menambahkan bahwa Kementerian ATR/BPN akan terus membagikan sertifikat terutama untuk tanah wakaf meliputi masjid, musola, tempat-tempat pendidikan dan fasilitas umum.
&amp;ldquo;Melalui Gerakan Nasional Sertifikat Rumah Ibadah dan Tanah Wakaf, insya Allah kami pastikan seluruh tanah wakaf dapat tersertifikasi,&amp;rdquo; tegas Raja.
Ia pun mengajak supaya tanah wakaf dapat segera didaftarkan ke Kantor BPN setempat. Selain biayanya lebih ringan, yang paling penting adalah soal tercatatnya tanah tersebut di kantor BPN.
&amp;ldquo;Mari kita jaga bersama aset wakaf NU dan Muhamamdiyah ini melalui pendaftaran tanah.&amp;rdquo; ujarnya.
Selain menyerahkan sertifikat milik NU dan Muhammadiyah. Dalam kesempatan itu juga, Wamen ATR/BPN menyerahkan 2 sertipikat wakaf perseorangan yang digunakan untuk Masjid dan Pendidikan.
Raja Juli meminta kepada para penerima sertifikat untuk dapat menjaganya dengan baik seperti membuat salinan guna mencegah kerusakan atau kehilangan data.
&quot;Kita tidak pernah tahu apa yang terjadi di kemudian hari, mohon dijaga dengan baik. Jika ada backup-nya. Kami dapat menerbitkan kembali sertipikat tersebut,&quot; katanya.

</content:encoded></item></channel></rss>
