<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rusia Klaim Tangkap Basah Wartawan Amerika Atas Tuduhan Spionase</title><description>Rusia menangkap reporter Wall Street Journal (WSJ) Evan Gershkovich, Kamis (30/3/2023).</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/31/18/2790621/rusia-klaim-tangkap-basah-wartawan-amerika-atas-tuduhan-spionase</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/31/18/2790621/rusia-klaim-tangkap-basah-wartawan-amerika-atas-tuduhan-spionase"/><item><title>Rusia Klaim Tangkap Basah Wartawan Amerika Atas Tuduhan Spionase</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/31/18/2790621/rusia-klaim-tangkap-basah-wartawan-amerika-atas-tuduhan-spionase</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/31/18/2790621/rusia-klaim-tangkap-basah-wartawan-amerika-atas-tuduhan-spionase</guid><pubDate>Jum'at 31 Maret 2023 10:01 WIB</pubDate><dc:creator> Muhammad Fadli Rizal</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/31/18/2790621/rusia-klaim-tangkap-basah-wartawan-amerika-atas-tuduhan-spionase-rFNEcgzieh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penangkapan Jurnalis WSJ, Evan Gershkovich  (Foto Antara/Reuters Evgenia N)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/31/18/2790621/rusia-klaim-tangkap-basah-wartawan-amerika-atas-tuduhan-spionase-rFNEcgzieh.jpg</image><title>Penangkapan Jurnalis WSJ, Evan Gershkovich  (Foto Antara/Reuters Evgenia N)</title></images><description>
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8xNS8xLzE2NDMxMy81L3g4ajU2ZmI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
RUSIA - Rusia menangkap reporter Wall Street Journal (WSJ) Evan Gershkovich, Kamis (30/3/2023). Evan ditangkap atas tuduhan spionase.

Otoritas Rusia menangkap wartawan berusia 31 tahun itu di kota Yekaterinburg, di timur Rusia. Evan bekerja untuk WSJ Biro Moskow dan memegang akreditasi pers Rusia resmi. Ia telah bekerja di Rusia sejak 2017.

Juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih (NSC) John Kirby mengatakan Amerika Serikat mengutuk penahanan tersebut. Penahanan itu merupakan yang pertama kalinya dilakukan terhadap seorang koresponden AS atas tuduhan spionase sejak Perang Dingin.

&amp;ldquo;Penargetan warga negara AS oleh pemerintah Rusia benar-benar tidak dapat diterima,&amp;rdquo; kata Kirby dikutip VOA, Jumat (31/3/2023).

&amp;ldquo;Kami juga mengutuk penargetan dan penindasan wartawan yang terus berlanjut oleh pemerintah Rusia,&amp;rdquo; imbuh Kirby.

Badan Keamanan Rusia, FSB, merilis sebuah pernyataan yang mengatakan bahwa pihaknya telah menghentikan aktivitas ilegal yang dilakukan Evan. Ia dicurigai melakukan aktivitas mata-mata untuk kepentingan pemerintah Amerika.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pelantikan Hamengku Buwono IX Jadi Momen Pertama Kali Wartawan Pribumi Diundang Meliput&amp;nbsp; &amp;nbsp;

FSB menuduh Evan mengumpulkan informasi tentang &amp;ldquo;kompleks industri militer.&amp;rdquo;

Tuduhan itu kembali disampaikan oleh juru bicara kementerian luar negeri Rusia, Maria Zakharova, dan juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, yang sama-sama menuduh Gershkovich tertangkap basah.

WSJ membantah klaim tersebut dan menuntut pembebasan Evan dengan segera. &amp;ldquo;Kami berdiri dalam solidaritas dengan Evan dan keluarganya,&amp;rdquo; kata WSJ dalam sebuah pernyataan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Menlu Ukraina Bicara Potensi Rusia jadi Presiden DK PBB: Lelucon yang Buruk!

Lembaga pemantau media Reporters Without Borders mengatakan Evan sedang melakukan liputan investigasi tentang kelompok tentara bayaran Wagner ketika ditangkap.

Januari lalu, AS mengumumkan sanksi terhadap Wagner. Mereka dituduh mendukung Rusia dalam perang di Ukraina. Akhir tahun lalu, Gedung Putih menyebut Wagner telah menerjunkan sekitar 50.000 petempurnya ke Ukraina dan banyak di antaranya direkrut dari penjara-penjara Rusia.


</description><content:encoded>
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8xNS8xLzE2NDMxMy81L3g4ajU2ZmI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
RUSIA - Rusia menangkap reporter Wall Street Journal (WSJ) Evan Gershkovich, Kamis (30/3/2023). Evan ditangkap atas tuduhan spionase.

Otoritas Rusia menangkap wartawan berusia 31 tahun itu di kota Yekaterinburg, di timur Rusia. Evan bekerja untuk WSJ Biro Moskow dan memegang akreditasi pers Rusia resmi. Ia telah bekerja di Rusia sejak 2017.

Juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih (NSC) John Kirby mengatakan Amerika Serikat mengutuk penahanan tersebut. Penahanan itu merupakan yang pertama kalinya dilakukan terhadap seorang koresponden AS atas tuduhan spionase sejak Perang Dingin.

&amp;ldquo;Penargetan warga negara AS oleh pemerintah Rusia benar-benar tidak dapat diterima,&amp;rdquo; kata Kirby dikutip VOA, Jumat (31/3/2023).

&amp;ldquo;Kami juga mengutuk penargetan dan penindasan wartawan yang terus berlanjut oleh pemerintah Rusia,&amp;rdquo; imbuh Kirby.

Badan Keamanan Rusia, FSB, merilis sebuah pernyataan yang mengatakan bahwa pihaknya telah menghentikan aktivitas ilegal yang dilakukan Evan. Ia dicurigai melakukan aktivitas mata-mata untuk kepentingan pemerintah Amerika.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pelantikan Hamengku Buwono IX Jadi Momen Pertama Kali Wartawan Pribumi Diundang Meliput&amp;nbsp; &amp;nbsp;

FSB menuduh Evan mengumpulkan informasi tentang &amp;ldquo;kompleks industri militer.&amp;rdquo;

Tuduhan itu kembali disampaikan oleh juru bicara kementerian luar negeri Rusia, Maria Zakharova, dan juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, yang sama-sama menuduh Gershkovich tertangkap basah.

WSJ membantah klaim tersebut dan menuntut pembebasan Evan dengan segera. &amp;ldquo;Kami berdiri dalam solidaritas dengan Evan dan keluarganya,&amp;rdquo; kata WSJ dalam sebuah pernyataan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Menlu Ukraina Bicara Potensi Rusia jadi Presiden DK PBB: Lelucon yang Buruk!

Lembaga pemantau media Reporters Without Borders mengatakan Evan sedang melakukan liputan investigasi tentang kelompok tentara bayaran Wagner ketika ditangkap.

Januari lalu, AS mengumumkan sanksi terhadap Wagner. Mereka dituduh mendukung Rusia dalam perang di Ukraina. Akhir tahun lalu, Gedung Putih menyebut Wagner telah menerjunkan sekitar 50.000 petempurnya ke Ukraina dan banyak di antaranya direkrut dari penjara-penjara Rusia.


</content:encoded></item></channel></rss>
