<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Siklon Tropis Herman, Gelombang Tinggi 4 Meter Ancam Perairan di Indonesia</title><description>Pola angin di wilayah Indonesia turut mempengaruhi tinggi gelombang laut di beberapa perairan Indonesia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/31/337/2790640/siklon-tropis-herman-gelombang-tinggi-4-meter-ancam-perairan-di-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/31/337/2790640/siklon-tropis-herman-gelombang-tinggi-4-meter-ancam-perairan-di-indonesia"/><item><title>Siklon Tropis Herman, Gelombang Tinggi 4 Meter Ancam Perairan di Indonesia</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/31/337/2790640/siklon-tropis-herman-gelombang-tinggi-4-meter-ancam-perairan-di-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/31/337/2790640/siklon-tropis-herman-gelombang-tinggi-4-meter-ancam-perairan-di-indonesia</guid><pubDate>Jum'at 31 Maret 2023 10:24 WIB</pubDate><dc:creator>Qur'anul Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/31/337/2790640/siklon-tropis-herman-gelombang-tinggi-4-meter-ancam-perairan-di-indonesia-LQMtithFKK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Siklon Tropis Herman. (Foto: BMKG)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/31/337/2790640/siklon-tropis-herman-gelombang-tinggi-4-meter-ancam-perairan-di-indonesia-LQMtithFKK.jpg</image><title>Siklon Tropis Herman. (Foto: BMKG)</title></images><description>JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat pesisir waspada potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah perairan, seiring dengan kemunculan siklon tropis Herman.

&quot;Siklon tropis Herman 999 hPa memengaruhi secara tidak langsung terhadap peningkatan tinggi gelombang di Samudera Hindia pada kategori rough sea atau tinggi,&quot; ujar Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG Eko Prasetyo di Jakarta, dikutip dari Antara, Jumat (31/3/2023).

Ia menambahkan pola angin di wilayah Indonesia turut mempengaruhi tinggi gelombang laut di beberapa perairan Indonesia.

BACA JUGA:
Waspada Cuaca Buruk di Banten Hari Ini, BMKG: Berpotensi Timbulkan Bencana Alam!

Ia mengemukakan pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari timur laut-tenggara dengan kecepatan angin berkisar 3-20 knot. Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari barat daya-barat laut dengan kecepatan angin berkisar 3-30 knot.

&quot;Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan barat Kepulauan Mentawai-Lampung, Samudera Hindia barat Kepulauan Mentawai-Lampung, Selat Sunda, perairan selatan Banten, perairan selatan Jawa Barat dan Jawa Tengah, Laut Jawa, perairan selatan Kalimantan,&quot; katanya.

BACA JUGA:
BMKG: Hujan Masih Berpotensi Terjadi di Indonesia Hingga Awal April Mendatang

Kondisi itu, kata dia, menyebabkan terjadinya peluang peningkatan gelombang setinggi 1,25-2,5 meter di perairan utara Sabang, perairan barat Aceh-Kepulauan Simeulue-Pulau Nias, Samudera Hindia barat Aceh-Nias, Samudera Hindia Bali-NTT, perairan selatan Bali-Lombok-Sumbawa, Selat Bali-Lombok-Alas bagian selatan.

Selain itu, perairan selatan Pulau Sumba, perairan Kupang-NTT, Laut Sawu bagian selatan, Laut Natuna Utara, Laut Jawa bagian barat, perairan selatan Kalimantan, Selat Makassar bagian selatan dan tengah, perairan Kepulauan Talaud, Samudera Pasifik Utara Halmahera-Papua, perairan Pulau Biak.Untuk gelombang di kisaran lebih tinggi 2,5-4 meter berpeluang terjadi di perairan Bengkulu-Pulau Enggano, perairan barat Kepulauan Mentawai, perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Banten-Jawa Timur, Samudera Hindia barat Kepulauan Mentawai-barat Lampung, Samudera Hindia selatan Banten-Jawa Timur, Laut Jawa bagian tengah dan timur.



&quot;Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat pesisir waspada potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah perairan, seiring dengan kemunculan siklon tropis Herman.

&quot;Siklon tropis Herman 999 hPa memengaruhi secara tidak langsung terhadap peningkatan tinggi gelombang di Samudera Hindia pada kategori rough sea atau tinggi,&quot; ujar Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG Eko Prasetyo di Jakarta, dikutip dari Antara, Jumat (31/3/2023).

Ia menambahkan pola angin di wilayah Indonesia turut mempengaruhi tinggi gelombang laut di beberapa perairan Indonesia.

BACA JUGA:
Waspada Cuaca Buruk di Banten Hari Ini, BMKG: Berpotensi Timbulkan Bencana Alam!

Ia mengemukakan pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari timur laut-tenggara dengan kecepatan angin berkisar 3-20 knot. Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari barat daya-barat laut dengan kecepatan angin berkisar 3-30 knot.

&quot;Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan barat Kepulauan Mentawai-Lampung, Samudera Hindia barat Kepulauan Mentawai-Lampung, Selat Sunda, perairan selatan Banten, perairan selatan Jawa Barat dan Jawa Tengah, Laut Jawa, perairan selatan Kalimantan,&quot; katanya.

BACA JUGA:
BMKG: Hujan Masih Berpotensi Terjadi di Indonesia Hingga Awal April Mendatang

Kondisi itu, kata dia, menyebabkan terjadinya peluang peningkatan gelombang setinggi 1,25-2,5 meter di perairan utara Sabang, perairan barat Aceh-Kepulauan Simeulue-Pulau Nias, Samudera Hindia barat Aceh-Nias, Samudera Hindia Bali-NTT, perairan selatan Bali-Lombok-Sumbawa, Selat Bali-Lombok-Alas bagian selatan.

Selain itu, perairan selatan Pulau Sumba, perairan Kupang-NTT, Laut Sawu bagian selatan, Laut Natuna Utara, Laut Jawa bagian barat, perairan selatan Kalimantan, Selat Makassar bagian selatan dan tengah, perairan Kepulauan Talaud, Samudera Pasifik Utara Halmahera-Papua, perairan Pulau Biak.Untuk gelombang di kisaran lebih tinggi 2,5-4 meter berpeluang terjadi di perairan Bengkulu-Pulau Enggano, perairan barat Kepulauan Mentawai, perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Banten-Jawa Timur, Samudera Hindia barat Kepulauan Mentawai-barat Lampung, Samudera Hindia selatan Banten-Jawa Timur, Laut Jawa bagian tengah dan timur.



&quot;Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
