<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir: Sanksi Terberat FIFA untuk Timnas dan Klub Tak Bisa Ikut Kompetisi FIFA</title><description>Erick menyebutkan hal tersebut akan menjadi sebuah kemunduran untuk persepakbolaan di Tanah Air.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/31/337/2790899/erick-thohir-sanksi-terberat-fifa-untuk-timnas-dan-klub-tak-bisa-ikut-kompetisi-fifa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/31/337/2790899/erick-thohir-sanksi-terberat-fifa-untuk-timnas-dan-klub-tak-bisa-ikut-kompetisi-fifa"/><item><title>Erick Thohir: Sanksi Terberat FIFA untuk Timnas dan Klub Tak Bisa Ikut Kompetisi FIFA</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/31/337/2790899/erick-thohir-sanksi-terberat-fifa-untuk-timnas-dan-klub-tak-bisa-ikut-kompetisi-fifa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/31/337/2790899/erick-thohir-sanksi-terberat-fifa-untuk-timnas-dan-klub-tak-bisa-ikut-kompetisi-fifa</guid><pubDate>Jum'at 31 Maret 2023 15:20 WIB</pubDate><dc:creator>Carlos Roy Fajarta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/31/337/2790899/erick-thohir-sanksi-terberat-fifa-untuk-timnas-dan-klub-tak-bisa-ikut-kompetisi-fifa-QBIMJI7Jg2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Umum PSSI Erick Thohir (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/31/337/2790899/erick-thohir-sanksi-terberat-fifa-untuk-timnas-dan-klub-tak-bisa-ikut-kompetisi-fifa-QBIMJI7Jg2.jpg</image><title>Ketua Umum PSSI Erick Thohir (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8zMS8xLzE2NDgwMy81L3g4am1mOXA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir menyebutkan saksi terberat buntut pencabutan status tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 yakni Indonesia tidak bisa lagi ikut kompetisi sepakbola yang diadakan oleh FIFA.
Hal tersebut disampaikan Erick Thohir kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat pada Jumat (31/3/2023) siang.
&quot;Sanksi terberat tentu ini yang kita tidak harapkan kalau kita tidak bisa berikut kompetisi secara maksimal di seluruh dunia baik sebagai tim nasional ataupun sebagai klub,&quot; ujar Erick Thohir.
Jika sanksi tersebut benar diambil oleh FIFA, Erick menyebutkan hal tersebut akan menjadi sebuah kemunduran untuk persepakbolaan di Tanah Air.

BACA JUGA:
Erick Thohir: Presiden Jokowi Tak Mau Indonesia Dikucilkan FIFA

&quot;Dan itu sebenarnya sudah pernah terjadi di tahun 2015. Waktu itu yang kebetulan juga saya bukan siapa-siapa, saya bukan menteri, bukan pengurus PSSI, Bapak Presiden meminta untuk saya juga bisa melobi waktu itu ke FIFA dan dicabut di tahun 2016 kalau tidak salah,&quot; kata Erick Thohir.

BACA JUGA:
Dua Arahan Jokowi ke Erick Thohir Usai FIFA Cabut Status Indonesia Tuan Rumah Piala Dunia U-20

Pada saat pemberian sanksi oleh FIFA pada 2015 silam, Erick mengungkapkan bahwa masa tersebut merupakan masa terberat bagi dunia persepakbolaan di Indonesia.
&quot;Kita menjadi menyendiri, jadi kita melakukan pertandingan, pembinaan wasit, usia muda, tetapi tidak ada tentu ke depannya. Ya cuman ibarat kita di Indonesia saja,&quot; ungkap dia.Hal seperti itu diharapkan Erick Thohir tidak kembali terulang pada saat ini. &quot;Saya rasa yang tidak kita harapkan karena apalagi mata pencaharian di sepak bola ini kan tidak bisa sekonyong-konyong. Hanya dilihat oh hanya ini dan itu tetapi turunannya banyak sekali yang namanya industri olahraga sepak bola,&quot; ucap Erick Thohir.
Sebagaimana diketahui, Indonesia sebelumnya akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 yang diselenggarakan pada 20 Mei hingga 11 Juni 2023.
PSSI pada Minggu 26 Maret 2023 merilis pembatalan drawing Piala Dunia U-20 2023 yang akan digelar di Bali, Jumat (31/3/2023) dengan alasan dibatalkan oleh FIFA karena maraknya penolakan berbagai elemen di Indonesia terhadap kehadiran Timnas Israel.
FIFA pada akhirnya secara resmi mencopot Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. Keputusan tersebut terkonfirmasi usai pertemuan Ketua Umum PSSI Erick Thohir dan FIFA di Qatar. FIFA kemudian mengumumkan keputusan tersebut di situs resminya, Rabu 29 Maret 2023 malam.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8zMS8xLzE2NDgwMy81L3g4am1mOXA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir menyebutkan saksi terberat buntut pencabutan status tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 yakni Indonesia tidak bisa lagi ikut kompetisi sepakbola yang diadakan oleh FIFA.
Hal tersebut disampaikan Erick Thohir kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat pada Jumat (31/3/2023) siang.
&quot;Sanksi terberat tentu ini yang kita tidak harapkan kalau kita tidak bisa berikut kompetisi secara maksimal di seluruh dunia baik sebagai tim nasional ataupun sebagai klub,&quot; ujar Erick Thohir.
Jika sanksi tersebut benar diambil oleh FIFA, Erick menyebutkan hal tersebut akan menjadi sebuah kemunduran untuk persepakbolaan di Tanah Air.

BACA JUGA:
Erick Thohir: Presiden Jokowi Tak Mau Indonesia Dikucilkan FIFA

&quot;Dan itu sebenarnya sudah pernah terjadi di tahun 2015. Waktu itu yang kebetulan juga saya bukan siapa-siapa, saya bukan menteri, bukan pengurus PSSI, Bapak Presiden meminta untuk saya juga bisa melobi waktu itu ke FIFA dan dicabut di tahun 2016 kalau tidak salah,&quot; kata Erick Thohir.

BACA JUGA:
Dua Arahan Jokowi ke Erick Thohir Usai FIFA Cabut Status Indonesia Tuan Rumah Piala Dunia U-20

Pada saat pemberian sanksi oleh FIFA pada 2015 silam, Erick mengungkapkan bahwa masa tersebut merupakan masa terberat bagi dunia persepakbolaan di Indonesia.
&quot;Kita menjadi menyendiri, jadi kita melakukan pertandingan, pembinaan wasit, usia muda, tetapi tidak ada tentu ke depannya. Ya cuman ibarat kita di Indonesia saja,&quot; ungkap dia.Hal seperti itu diharapkan Erick Thohir tidak kembali terulang pada saat ini. &quot;Saya rasa yang tidak kita harapkan karena apalagi mata pencaharian di sepak bola ini kan tidak bisa sekonyong-konyong. Hanya dilihat oh hanya ini dan itu tetapi turunannya banyak sekali yang namanya industri olahraga sepak bola,&quot; ucap Erick Thohir.
Sebagaimana diketahui, Indonesia sebelumnya akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 yang diselenggarakan pada 20 Mei hingga 11 Juni 2023.
PSSI pada Minggu 26 Maret 2023 merilis pembatalan drawing Piala Dunia U-20 2023 yang akan digelar di Bali, Jumat (31/3/2023) dengan alasan dibatalkan oleh FIFA karena maraknya penolakan berbagai elemen di Indonesia terhadap kehadiran Timnas Israel.
FIFA pada akhirnya secara resmi mencopot Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. Keputusan tersebut terkonfirmasi usai pertemuan Ketua Umum PSSI Erick Thohir dan FIFA di Qatar. FIFA kemudian mengumumkan keputusan tersebut di situs resminya, Rabu 29 Maret 2023 malam.

</content:encoded></item></channel></rss>
