<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Tindak 3 Kejadian Perang Sarung di Malang, Pelaku Mayoritas Remaja</title><description>Polisi menindak 3 kejadian perang sarung di Malang dengan pelaku mayoritas remaja.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/31/519/2790935/polisi-tindak-3-kejadian-perang-sarung-di-malang-pelaku-mayoritas-remaja</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/03/31/519/2790935/polisi-tindak-3-kejadian-perang-sarung-di-malang-pelaku-mayoritas-remaja"/><item><title>Polisi Tindak 3 Kejadian Perang Sarung di Malang, Pelaku Mayoritas Remaja</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/03/31/519/2790935/polisi-tindak-3-kejadian-perang-sarung-di-malang-pelaku-mayoritas-remaja</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/03/31/519/2790935/polisi-tindak-3-kejadian-perang-sarung-di-malang-pelaku-mayoritas-remaja</guid><pubDate>Jum'at 31 Maret 2023 18:02 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/31/519/2790935/polisi-tindak-3-kejadian-perang-sarung-di-malang-pelaku-mayoritas-remaja-PyFX0CiTcR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Remaja perang sarung diamankan. (Dok Humas Polres Malang)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/31/519/2790935/polisi-tindak-3-kejadian-perang-sarung-di-malang-pelaku-mayoritas-remaja-PyFX0CiTcR.jpg</image><title>Remaja perang sarung diamankan. (Dok Humas Polres Malang)</title></images><description>


MALANG - Hingga kini terdapat 3 laporan terkait perang sarung yang diterima polisi  di wilayah Malang Kota.

Kasatreskrim Polres Malang, Iptu Wahyu Rizki Saputro mengatakan, ada dua laporan yang masuk ke polisi terkait adanya perang sarung di dua wilayah berbeda di Kabupaten Malang. Kasus pertama di Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, dengan mengamankan 11 orang terduga pelaku.

&quot;Kita sudah 2 kali melakukan tindakan. Pertama di Dampit, yang memang seluruh pelakunya adalah anak di bawah umur,&quot; kata Iptu Wahyu Rizki Saputro, ditemui di Mapolres Malang, Jumat (31/3/2023).

Perang sarung kedua disebut mantan Kasatreskrim Polres Malang itu terjadi di Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Rabu (29/3/2023) malam. Beruntung aksi perang sarung itu bisa dicegah oleh aparat kepolisian melalui jajaran Satreskrim Polres Malang dengan Polsek Pakisaji, dibantu masyarakat sekitar.

&quot;Kemudian tadi malam di wilayah pakisaji juga ada kejadian perang sarung. Tapi alhamdulillah dengan reaksi dari Satreskrim Polres Malang dan Polsek Pakisaji sehingga bisa mencegah perang sarung,&quot; ucapnya.



BACA JUGA:
4 Remaja di Parung Panjang Diamankan Usai Hendak Perang Sarung




Ia mengakui, pelaku perang sarung didominasi anak di bawah umur, dengan menyiarkan atau mengundang lawannya melalui media sosial (medsos).

Hal yang sama juga terjadi di Kota Malang. Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto menemukan adanya dugaan indikasi perang sarung di kawasan Ki Ageng Gribig, meski belum ada laporan yang masuk ke Polresta Malang Kota.



BACA JUGA:
Sekelompok Remaja Perang Sarung di Rest Area, Ternyata Buat Konten



&quot;Belum ada (laporan), tetapi ada informasi yang kemarin seperti di Ki Ageng Gribig itu kita bersama komunitas, TNI Polri juga turun bersama-sama patroli,&quot; ucap Budi Hermanto dikonfirmasi secara terpisah.


Budi meminta para orang tua untuk lebih peduli terhadap anak-anaknya agar tidak terjerumus dalam kenakalan remaja, seperti mengikuti perang sarung hingga aksi balap liar yang biasanya marak terjadi ketika bulan Ramadan.



&quot;Memberikan himbauan ke orang tua, kepada kita semua untuk lebih peduli, kepada putra-putri saudara-saudaranya, adanya aksi balapan liar, adanya aksi perang sarung, ini kan suatu perbuatan tindakan yang merugikan diri sendiri dan orang lain. Lebih baik di bulan penuh hikmah bagi yang melaksanakan fokus khusuk melaksanakan ibadah bulan puasa, salat tarawih, tadarusan, dan lain-lain,&quot; tuturnya.

</description><content:encoded>


MALANG - Hingga kini terdapat 3 laporan terkait perang sarung yang diterima polisi  di wilayah Malang Kota.

Kasatreskrim Polres Malang, Iptu Wahyu Rizki Saputro mengatakan, ada dua laporan yang masuk ke polisi terkait adanya perang sarung di dua wilayah berbeda di Kabupaten Malang. Kasus pertama di Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, dengan mengamankan 11 orang terduga pelaku.

&quot;Kita sudah 2 kali melakukan tindakan. Pertama di Dampit, yang memang seluruh pelakunya adalah anak di bawah umur,&quot; kata Iptu Wahyu Rizki Saputro, ditemui di Mapolres Malang, Jumat (31/3/2023).

Perang sarung kedua disebut mantan Kasatreskrim Polres Malang itu terjadi di Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Rabu (29/3/2023) malam. Beruntung aksi perang sarung itu bisa dicegah oleh aparat kepolisian melalui jajaran Satreskrim Polres Malang dengan Polsek Pakisaji, dibantu masyarakat sekitar.

&quot;Kemudian tadi malam di wilayah pakisaji juga ada kejadian perang sarung. Tapi alhamdulillah dengan reaksi dari Satreskrim Polres Malang dan Polsek Pakisaji sehingga bisa mencegah perang sarung,&quot; ucapnya.



BACA JUGA:
4 Remaja di Parung Panjang Diamankan Usai Hendak Perang Sarung




Ia mengakui, pelaku perang sarung didominasi anak di bawah umur, dengan menyiarkan atau mengundang lawannya melalui media sosial (medsos).

Hal yang sama juga terjadi di Kota Malang. Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto menemukan adanya dugaan indikasi perang sarung di kawasan Ki Ageng Gribig, meski belum ada laporan yang masuk ke Polresta Malang Kota.



BACA JUGA:
Sekelompok Remaja Perang Sarung di Rest Area, Ternyata Buat Konten



&quot;Belum ada (laporan), tetapi ada informasi yang kemarin seperti di Ki Ageng Gribig itu kita bersama komunitas, TNI Polri juga turun bersama-sama patroli,&quot; ucap Budi Hermanto dikonfirmasi secara terpisah.


Budi meminta para orang tua untuk lebih peduli terhadap anak-anaknya agar tidak terjerumus dalam kenakalan remaja, seperti mengikuti perang sarung hingga aksi balap liar yang biasanya marak terjadi ketika bulan Ramadan.



&quot;Memberikan himbauan ke orang tua, kepada kita semua untuk lebih peduli, kepada putra-putri saudara-saudaranya, adanya aksi balapan liar, adanya aksi perang sarung, ini kan suatu perbuatan tindakan yang merugikan diri sendiri dan orang lain. Lebih baik di bulan penuh hikmah bagi yang melaksanakan fokus khusuk melaksanakan ibadah bulan puasa, salat tarawih, tadarusan, dan lain-lain,&quot; tuturnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
