<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sejarah Palestina Akui Kemerdekaan Indonesia pada 1944</title><description>Sejarah Palestina Akui Kemerdekaan Indonesia pada 1944</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/01/18/2791237/sejarah-palestina-akui-kemerdekaan-indonesia-pada-1944</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/01/18/2791237/sejarah-palestina-akui-kemerdekaan-indonesia-pada-1944"/><item><title>Sejarah Palestina Akui Kemerdekaan Indonesia pada 1944</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/01/18/2791237/sejarah-palestina-akui-kemerdekaan-indonesia-pada-1944</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/01/18/2791237/sejarah-palestina-akui-kemerdekaan-indonesia-pada-1944</guid><pubDate>Sabtu 01 April 2023 07:45 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/01/18/2791237/sejarah-palestina-akui-kemerdekaan-indonesia-pada-1944-94I1ibpjkc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Palestina (Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/01/18/2791237/sejarah-palestina-akui-kemerdekaan-indonesia-pada-1944-94I1ibpjkc.jpg</image><title>Palestina (Reuters)</title></images><description>

JAKARTA - Palestina menjadi negara pertama yang mendukung kemerdekaan Indonesia. Pada 6 September 1944, Mufti Besar Palestina, Syekh Muhammad Amin Al Husaini, mengucapkan selamat kepada Indonesia melalui Radio Berlin.


Pengakuan itu menjadi salah satu bentuk dukungan untuk Indonesia, yang saat itu belum memproklamasikan kemerdekaannya.


Sementara itu, pada 1944 Palestina masih menghadapi imperialis Inggris. Meski begitu, Al Husaini tetap menyebarluaskan dukungan Palestina kepada Indonesia.


Tak hanya itu, Palestina juga ikut melobi sejumlah negara-negara di Timur Tengah untuk mengakui kemerdekaan Indonesia.



Sementara itu, pada 22 Maret 1946, Mesir memberikan pengakuan kemerdekaan Indonesia, sebagaimana dikutip dari buku Indonesia, Islam, and Democracy yang ditulis oleh Azyumardi Azra.



BACA JUGA:
Indonesia Batal jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 Imbas Polemik Israel, Media Palestina Tulis Ini



Perdana Menteri Mesir pada saat itu menandatangani pengakuan kemerdekaan dan kedaulatan Indonesia yang disaksikan oleh Haji Agus Salim dan AR Baswedan. Setahun setelah pengakuan kedaulatan dari Mesir, Menteri Luar Negeri Indonesia Haji Agus Salim berkunjung ke Kairo. Indonesia dan Mesir sepakat untuk memulai hubungan bilateral.



BACA JUGA:
Aksi Brutal Tentara Israel Bikin Ngamuk Presiden Federasi Sepakbola Palestina: Itu Serangan Berencana dan Aksi Terorisme!





</description><content:encoded>

JAKARTA - Palestina menjadi negara pertama yang mendukung kemerdekaan Indonesia. Pada 6 September 1944, Mufti Besar Palestina, Syekh Muhammad Amin Al Husaini, mengucapkan selamat kepada Indonesia melalui Radio Berlin.


Pengakuan itu menjadi salah satu bentuk dukungan untuk Indonesia, yang saat itu belum memproklamasikan kemerdekaannya.


Sementara itu, pada 1944 Palestina masih menghadapi imperialis Inggris. Meski begitu, Al Husaini tetap menyebarluaskan dukungan Palestina kepada Indonesia.


Tak hanya itu, Palestina juga ikut melobi sejumlah negara-negara di Timur Tengah untuk mengakui kemerdekaan Indonesia.



Sementara itu, pada 22 Maret 1946, Mesir memberikan pengakuan kemerdekaan Indonesia, sebagaimana dikutip dari buku Indonesia, Islam, and Democracy yang ditulis oleh Azyumardi Azra.



BACA JUGA:
Indonesia Batal jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 Imbas Polemik Israel, Media Palestina Tulis Ini



Perdana Menteri Mesir pada saat itu menandatangani pengakuan kemerdekaan dan kedaulatan Indonesia yang disaksikan oleh Haji Agus Salim dan AR Baswedan. Setahun setelah pengakuan kedaulatan dari Mesir, Menteri Luar Negeri Indonesia Haji Agus Salim berkunjung ke Kairo. Indonesia dan Mesir sepakat untuk memulai hubungan bilateral.



BACA JUGA:
Aksi Brutal Tentara Israel Bikin Ngamuk Presiden Federasi Sepakbola Palestina: Itu Serangan Berencana dan Aksi Terorisme!





</content:encoded></item></channel></rss>
