<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Fakta AS-Rusia Kian Memanas, Imbas Penangkapan Wartawan Dituduh Mata-Mata</title><description>Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Antony Blinken mengatakan Washington sangat prihatin tentang penangkatan Evan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/01/337/2791105/5-fakta-as-rusia-kian-memanas-imbas-penangkapan-wartawan-dituduh-mata-mata</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/01/337/2791105/5-fakta-as-rusia-kian-memanas-imbas-penangkapan-wartawan-dituduh-mata-mata"/><item><title>5 Fakta AS-Rusia Kian Memanas, Imbas Penangkapan Wartawan Dituduh Mata-Mata</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/01/337/2791105/5-fakta-as-rusia-kian-memanas-imbas-penangkapan-wartawan-dituduh-mata-mata</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/01/337/2791105/5-fakta-as-rusia-kian-memanas-imbas-penangkapan-wartawan-dituduh-mata-mata</guid><pubDate>Sabtu 01 April 2023 02:00 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/31/337/2791105/5-fakta-as-rusia-kian-memanas-imbas-penangkapan-wartawan-dituduh-mata-mata-6qZYzBqWfe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/31/337/2791105/5-fakta-as-rusia-kian-memanas-imbas-penangkapan-wartawan-dituduh-mata-mata-6qZYzBqWfe.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Amerika Serikat (AS) meminta warganya yang ada di Rusia untuk segera pergi. Seruan itu dilakukan sebagai respons penangkapan jurnalis Wall Street Journal (WSJ) Evan Gershkovich.
Okezone merangkum 5 fakta hubungan AS-Rusia kian memanas. Berikut ulasannya:
1. Menlu Amerika Prihatin tentang Penangkapan Jurnalis WSJ
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Antony Blinken mengatakan Washington sangat prihatin tentang penangkatan Evan.
&quot;Dalam istilah yang paling kuat, kami mengutuk upaya Kremlin yang terus menerus untuk mengintimidasi, menindas, dan menghukum jurnalis dan suara masyarakat sipil,&quot; kata Blinken.

BACA JUGA:
Imbas Penangkapan Jurnalis WSJ, Amerika Minta Warganya Keluar dari Rusia

2. Amerika Minta Warganya Segera Tinggalkan Rusia
&amp;ldquo;Kami mengulangi peringatan keras kami tentang bahaya yang ditimbulkan terhadap warga AS di dalam Federasi Rusia. Warga negara AS yang tinggal atau bepergian di Rusia harus segera berangkat,&amp;rdquo; kata diplomat tinggi AS itu dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari RT, Jumat (31/3/2023).

BACA JUGA:
Mengapa Setiap Ada Perang Selalu Ada Amerika Serikat?

3. Ini Pesan Gedung Putih terkait Memanasnya Hubungan AS-Rusia
Gedung Putih juga menyerukan pesan serupa. Sekretaris Pers Karine Jean-Pierre menyatakan tindakan Rusia yang menargetkan WN Amerika merupakan sesuatu yang tak bisa diterima.
4. Gedung Putih Kutuk Rusia terkait Penangkapan Jurnalis WSJ
&quot;Kami juga mengutuk penargetan dan penindasan terus-menerus pemerintah Rusia terhadap jurnalis dan kebebasan pers,&amp;rdquo; tambahnya.
5. Jurnalis WSJ Ditangkap dengan Tuduhan Spionase
Sebelumnya, Rusia menangkap reporter Wall Street Journal (WSJ) Evan Gershkovich, Kamis (30/3/2023). Evan ditangkap atas tuduhan spionase.
Otoritas Rusia menangkap wartawan berusia 31 tahun itu di kota Yekaterinburg, di timur Rusia. Evan bekerja untuk WSJ Biro Moskow dan memegang akreditasi pers Rusia resmi. Ia telah bekerja di Rusia sejak 2017.
Badan Keamanan Rusia, FSB, merilis sebuah pernyataan yang mengatakan bahwa pihaknya telah menghentikan aktivitas ilegal yang dilakukan Evan. Ia dicurigai melakukan aktivitas mata-mata untuk kepentingan pemerintah Amerika.
FSB menuduh Evan mengumpulkan informasi tentang &amp;ldquo;kompleks industri militer.&amp;rdquo; Tuduhan itu kembali disampaikan oleh juru bicara kementerian luar negeri Rusia, Maria Zakharova, dan juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, yang sama-sama menuduh Gershkovich tertangkap basah



</description><content:encoded>JAKARTA - Amerika Serikat (AS) meminta warganya yang ada di Rusia untuk segera pergi. Seruan itu dilakukan sebagai respons penangkapan jurnalis Wall Street Journal (WSJ) Evan Gershkovich.
Okezone merangkum 5 fakta hubungan AS-Rusia kian memanas. Berikut ulasannya:
1. Menlu Amerika Prihatin tentang Penangkapan Jurnalis WSJ
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Antony Blinken mengatakan Washington sangat prihatin tentang penangkatan Evan.
&quot;Dalam istilah yang paling kuat, kami mengutuk upaya Kremlin yang terus menerus untuk mengintimidasi, menindas, dan menghukum jurnalis dan suara masyarakat sipil,&quot; kata Blinken.

BACA JUGA:
Imbas Penangkapan Jurnalis WSJ, Amerika Minta Warganya Keluar dari Rusia

2. Amerika Minta Warganya Segera Tinggalkan Rusia
&amp;ldquo;Kami mengulangi peringatan keras kami tentang bahaya yang ditimbulkan terhadap warga AS di dalam Federasi Rusia. Warga negara AS yang tinggal atau bepergian di Rusia harus segera berangkat,&amp;rdquo; kata diplomat tinggi AS itu dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari RT, Jumat (31/3/2023).

BACA JUGA:
Mengapa Setiap Ada Perang Selalu Ada Amerika Serikat?

3. Ini Pesan Gedung Putih terkait Memanasnya Hubungan AS-Rusia
Gedung Putih juga menyerukan pesan serupa. Sekretaris Pers Karine Jean-Pierre menyatakan tindakan Rusia yang menargetkan WN Amerika merupakan sesuatu yang tak bisa diterima.
4. Gedung Putih Kutuk Rusia terkait Penangkapan Jurnalis WSJ
&quot;Kami juga mengutuk penargetan dan penindasan terus-menerus pemerintah Rusia terhadap jurnalis dan kebebasan pers,&amp;rdquo; tambahnya.
5. Jurnalis WSJ Ditangkap dengan Tuduhan Spionase
Sebelumnya, Rusia menangkap reporter Wall Street Journal (WSJ) Evan Gershkovich, Kamis (30/3/2023). Evan ditangkap atas tuduhan spionase.
Otoritas Rusia menangkap wartawan berusia 31 tahun itu di kota Yekaterinburg, di timur Rusia. Evan bekerja untuk WSJ Biro Moskow dan memegang akreditasi pers Rusia resmi. Ia telah bekerja di Rusia sejak 2017.
Badan Keamanan Rusia, FSB, merilis sebuah pernyataan yang mengatakan bahwa pihaknya telah menghentikan aktivitas ilegal yang dilakukan Evan. Ia dicurigai melakukan aktivitas mata-mata untuk kepentingan pemerintah Amerika.
FSB menuduh Evan mengumpulkan informasi tentang &amp;ldquo;kompleks industri militer.&amp;rdquo; Tuduhan itu kembali disampaikan oleh juru bicara kementerian luar negeri Rusia, Maria Zakharova, dan juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, yang sama-sama menuduh Gershkovich tertangkap basah



</content:encoded></item></channel></rss>
